Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Mengungsi ke Makassar, Harus Rapid Tes Antigen

Berita Sul-Sel | 2021-01-19

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Pengungsi asal Sulbar tiba di Makassar, Senin (18/1). Sebagian dari mereka kini ditampung di Aula Kantor Dinas Sosial Sulsel.
MAKASSAR, JALURINFO.COM - Duka Sulbar adalah duka Sulsel. Pernah menjadi bagian dari daerah ini, membuat seluruh warga, termasuk Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar merasa terpanggil untuk ambil bagian meringankan beban warga provinsi tetangga yang terkena musibah gempa. Sebagai ibu kota Sulsel dengan fasilitas yang cukup memadai, Makassar menjadi salah satu lokasi strategis untuk menampung korban gempa Sulbar. Terutama yang membutuhkan penanganan kesehatan khusus. Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin mengatakan, tidak ada alasan untuk menolak korban gempa. “Jadi kita harus saling mendukung. Apalagi ini bencana. Kasihan saudara-saudara kita yang mengalami kesulitan di daerah lain,” ungkapnya. Pihaknya malah mengaku menyiapkan fasilitas memadai agar pengungsi korban gempa asal Sulbar bisa tinggal nyaman dan sehat di Makassar. “Tentu masyarakat dari manapun itu artinya kalau menganggap bahwa Kota Makassar itu bisa membuat dia lebih baik, tentu kita tidak punya alasan bahwa kami tidak boleh menerima. Kita harus terima. Kita siapkan siapkan fasilitas untuk menjamin bahwa pengungsi itu bisa tinggal nyaman dan sehat,” ungkap Rudy di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Senin (18/1). Namun, bagi korban gempa yang ingin mengungsi ke Makassar, ada satu catatan dari Rudy yang menjadi syarat. Pengungsi harus menjalani rapid tes antigen terlebih dahulu sebelum masuk ke Makassar. Selain itu, harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

“Yang terpenting protokol kesehatan harus kita jaga. Selain itu, skrining harus dilakukan. Misalnya rapid tes antigen bagi pengungsi yang masuk. Itu sebaiknya dilakukan untuk memastikan pengungsi masuk dalam kondisi bebas covid atau bebas dari terpapar covid,” tegasnya. Saat ini, puluhan pengungsi gempa dari Sulbar telah tiba di Makassar. Mereka dievakuasi menggunakan pesawat Hercules dari Bandara Tampa Padang, Sulbar menuju Lanud Hasanuddin, Makassar. Walau Dinas Sosial Sulsel telah menyediakan tempat penampungan bagi mereka, para pengungsi lebih memilih tinggal di rumah keluarganya masing-masing yang ada di Makassar.




BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman
Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial
Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  4. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  5. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  6. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  7. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  8. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  9. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  10. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Mengungsi ke Makassar, Harus Rapid Tes Antigen

Berita Sul-Sel | 2021-01-19

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Pengungsi asal Sulbar tiba di Makassar, Senin (18/1). Sebagian dari mereka kini ditampung di Aula Kantor Dinas Sosial Sulsel.
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO.COM - Duka Sulbar adalah duka Sulsel. Pernah menjadi bagian dari daerah ini, membuat seluruh warga, termasuk Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar merasa terpanggil untuk ambil bagian meringankan beban warga provinsi tetangga yang terkena musibah gempa. Sebagai ibu kota Sulsel dengan fasilitas yang cukup memadai, Makassar menjadi salah satu lokasi strategis untuk menampung korban gempa Sulbar. Terutama yang membutuhkan penanganan kesehatan khusus. Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin mengatakan, tidak ada alasan untuk menolak korban gempa. “Jadi kita harus saling mendukung. Apalagi ini bencana. Kasihan saudara-saudara kita yang mengalami kesulitan di daerah lain,” ungkapnya. Pihaknya malah mengaku menyiapkan fasilitas memadai agar pengungsi korban gempa asal Sulbar bisa tinggal nyaman dan sehat di Makassar. “Tentu masyarakat dari manapun itu artinya kalau menganggap bahwa Kota Makassar itu bisa membuat dia lebih baik, tentu kita tidak punya alasan bahwa kami tidak boleh menerima. Kita harus terima. Kita siapkan siapkan fasilitas untuk menjamin bahwa pengungsi itu bisa tinggal nyaman dan sehat,” ungkap Rudy di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Senin (18/1). Namun, bagi korban gempa yang ingin mengungsi ke Makassar, ada satu catatan dari Rudy yang menjadi syarat. Pengungsi harus menjalani rapid tes antigen terlebih dahulu sebelum masuk ke Makassar. Selain itu, harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

“Yang terpenting protokol kesehatan harus kita jaga. Selain itu, skrining harus dilakukan. Misalnya rapid tes antigen bagi pengungsi yang masuk. Itu sebaiknya dilakukan untuk memastikan pengungsi masuk dalam kondisi bebas covid atau bebas dari terpapar covid,” tegasnya. Saat ini, puluhan pengungsi gempa dari Sulbar telah tiba di Makassar. Mereka dievakuasi menggunakan pesawat Hercules dari Bandara Tampa Padang, Sulbar menuju Lanud Hasanuddin, Makassar. Walau Dinas Sosial Sulsel telah menyediakan tempat penampungan bagi mereka, para pengungsi lebih memilih tinggal di rumah keluarganya masing-masing yang ada di Makassar.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020