Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Mengenal Pesawat R80, Proyek Habibie yang Disetop Pemerintah

Teknologi | 2020-06-03

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi pesawat R80
JAKARTA, JALURINFO.COM,- Pesawat R80 merupakan hasil rancangan presiden Indonesia ketiga yaitu Bacharudin Jusuf (BJ) Habibie yang sebelumnya masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Sayangnya, pemerintah memutuskan untuk mencabut proyek pesawat R80 dan pesawat rancangan Habibie yang lain yaitu N245 dari PSN lalu digantikan dengan pengembangan teknologi drone.

"Tiga proyek terkait pengembangan drone itu sebagai pengganti proyek yang dikeluarkan antara lain R80 dan N245, sehingga dialihkan menjadi teknologi drone yang dianggap lebih cocok dengan situasi sekarang," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi video pada 29 Mei lalu.

Lebih lanjut Airlangga menyebut sebetulnya pengembangan teknologi drone sudah dilakukan dari sebelum diputuskan untuk masuk PSN dan dikembangkan oleh PT Dirgantara Indonesia (Persero).

Baca juga: Hubungkan Indonesia-Australia-AS, Indosat Bangun Kabel Bawah Laut 18.000 Km

Mendiang Habibie merancang R80 untuk penerbangan jarak pendek hingga menengah. Pesawat ini dapat melayani rute Palembang-Bali.

Pesawat R80 mampu mengangkut 80 hingga 100 penumpang dengan dimensi panjang 32,3 meter dengan lebar sayap 30.5 meter dan tinggi 8,5 meter. Pesawat ini dapat terbang dengan kecepatan maksimal 330 knots atau sekitar 611 kilometer per jam.

Pesawat R80 memiliki berat maksimum saat take off 27.000 kilogram dan operasi tanpa bebas 16.200 kilogram. Dengan digerakkan mesin turboprop, konsumsi bahan bakar pesawat R80 jauh lebih irit 20 persen ketimbang pesawat bermesin jet.




BERITA TERKAIT

NASA Jabarkan Perkembangan Stasiun Luar Angkasa Internasional
Begini Cara Tambah Alamat di Google Maps Lewat PC dan HP
Kiamat Sudah Dekat! Elon Musk Bangun Bahtera Nabi Nuh
Kisah Pria Lamongan Rakit Pesawat Sendiri, Belajar dari Alaska
Jokowi Optimistis Indonesia Bisa Jadi Raksasa Digital Setelah Cina-India
3 Minggu Lagi, WhatsApp Tak Bisa Dipakai Lagi di Handphone Ini
Facebook Down, Mark Zuckerberg Rugi Hampir Rp 100 Triliun
Pengguna Signal dan Telegram Melonjak Usai WhatsApp Down
WhatsApp, Instagram, dan Facebook Tumbang, Ini Kata Mark Zuckerberg
Daftar Wilayah yang Diselimuti Sinyal 5G di Indonesia

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  4. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  5. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  6. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  7. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  8. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  9. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  10. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Mengenal Pesawat R80, Proyek Habibie yang Disetop Pemerintah

Teknologi | 2020-06-03

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi pesawat R80
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

JAKARTA, JALURINFO.COM,- Pesawat R80 merupakan hasil rancangan presiden Indonesia ketiga yaitu Bacharudin Jusuf (BJ) Habibie yang sebelumnya masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Sayangnya, pemerintah memutuskan untuk mencabut proyek pesawat R80 dan pesawat rancangan Habibie yang lain yaitu N245 dari PSN lalu digantikan dengan pengembangan teknologi drone.

"Tiga proyek terkait pengembangan drone itu sebagai pengganti proyek yang dikeluarkan antara lain R80 dan N245, sehingga dialihkan menjadi teknologi drone yang dianggap lebih cocok dengan situasi sekarang," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi video pada 29 Mei lalu.

Lebih lanjut Airlangga menyebut sebetulnya pengembangan teknologi drone sudah dilakukan dari sebelum diputuskan untuk masuk PSN dan dikembangkan oleh PT Dirgantara Indonesia (Persero).

Baca juga: Hubungkan Indonesia-Australia-AS, Indosat Bangun Kabel Bawah Laut 18.000 Km

Mendiang Habibie merancang R80 untuk penerbangan jarak pendek hingga menengah. Pesawat ini dapat melayani rute Palembang-Bali.

Pesawat R80 mampu mengangkut 80 hingga 100 penumpang dengan dimensi panjang 32,3 meter dengan lebar sayap 30.5 meter dan tinggi 8,5 meter. Pesawat ini dapat terbang dengan kecepatan maksimal 330 knots atau sekitar 611 kilometer per jam.

Pesawat R80 memiliki berat maksimum saat take off 27.000 kilogram dan operasi tanpa bebas 16.200 kilogram. Dengan digerakkan mesin turboprop, konsumsi bahan bakar pesawat R80 jauh lebih irit 20 persen ketimbang pesawat bermesin jet.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020