Menakar Perkataan HRS dan Bima Arya di Persidangan, Siapa yang Bohong?

Nasional | 2021-04-15

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Habib Rizieq Syihab
JAKARTA, JALURINFO,- Pengadilan Negeri Jakarta Timur melanjutkan sidang kasus data swab RS UMMI, Bogor, yang menjerat Habib Rizieq Syihab, Rabu (14/4).

Dalam kasus data swab, jaksa penuntut umum Kejagung menghadirkan beberapa saksi, salah satunya Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Selain untuk Habib Rizieq, Bima Arya bersaksi untuk menantu Habib Rizieq, Hanif Alatas, dan Direktur Utama RS Ummi, dokter Andi Tatat, yang duduk sebagai terdakwa.

Habib Rizieq Tuding Bima Arya Berbohong
Saat diberi kesempatan berbicara, Habib Rizieq terus mencecar Bima Arya. Khususnya soal pernyataan Bima Arya yang menyebut Habib Rizieq berbohong mengenai kondisi kesehatan ketika dirawat di RS UMMI, Kota Bogor.

Habib Rizieq kemudian menuding justru Bima Arya yang berbohong dalam kesaksiannya.

"Jadi saya minta dicatat, Wali Kota Bima Arya, Wali Kota Bogor sekaligus Ketua Satgas COVID-19 (Bogor) di pengadilan yang mulia ini telah melakukan kebohongan di atas kebohongan," ujar Habib Rizieq di ruang sidang PN Jaktim, Rabu (14/4).

Habib Rizieq menilai Bima Arya berbohong soal RS UMMI dan menantunya, Hanif Alatas, yang disebut melanggar kesepakatan tak menyampaikan hasil data swabnya.

Padahal, kata Habib Rizieq, ketika itu pihaknya memang belum menerima hasil tes PCR yang dilakukan tim MER-C. Namun Habib Rizieq menilai Bima Arya yang tidak sabar justru langsung melaporkannya ke polisi. Sehingga kasus data swab menjadi ranah pidana.

Situasi jalannya persidangan kali ini cukup panas. Karena baik Habib Rizieq dan Bima Arya terlibat adu argumen. Keduanya bahkan saling menuding telah melakukan kebohongan.

Baca juga: Penundaan Pemilu 2024 Disebut Berpotensi Lahirkan Pemimpin Otoriter

Habib Rizieq ke Bima Arya: Kok Tega Anda Bilang Saya Bohong
Protes dari Habib Rizieq Syihab mewarnai sidang kasus data swab di RS UMMI yang menghadirkan Wali Kota Bogor, Bima Arya, sebagai saksi.

Habib Rizieq memprotes keterangan Bima Arya di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saat proses penyidikan. Di BAP, Bima Arya menyebut Habib Rizieq berbohong soal kondisinya saat dirawat di RS UMMI yang rupanya positif COVID-19.

"BAP jawaban nomor 9 halaman 18 pada BAP tambahan Anda katakan sebagaimana barang bukti yang sebelumnya diperlihatkan penyidik berupa rekam medis saudara Habib Rizieq Syihab, bahwa kata-kata yang disampaikan Habib Rizieq Syihab adalah bukan yang sebenarnya atau berita bohong," kata Habib Rizieq di ruang sidang PN Jaktim saat membacakan BAP Bima Arya, Rabu (14/4).

"Pertanyaan saya, kenapa dalam BAP kok tega Anda katakan saya bohong?" lanjut Habib Rizieq bertanya ke Bima Arya.

Bima Arya kemudian menjelaskan berdasarkan rekam medis yang diperlihatkan penyidik, kondisi kesehatan Habib Rizieq saat dirawat di RS UMMI memang terindikasi positif COVID-19 berdasarkan hasil tes swab antigen. Rekam medis tersebut, kata Bima Arya, tak sesuai dengan pernyataan Habib Rizieq yang mengaku sehat.

"Pertama karena sebagai Ketua Satgas saya merasa ada yang ditutup-tutupi oleh RS UMMI yang kemudian terbukti bahwa ada laporan tentang kondisi Habib dan semua disampaikan ke kami. Kedua, Habib mengakui ada indikasi dari dokter, ini yang periksa dokter sampaikan ada indikasi COVID-19," jawab Bima Arya.




BERITA TERKAIT

Fadli Zon: Di Negeri Paling Kapitalis, PCR dan Antigen Ternyata Semuanya GRATIS
Usai Dipanggil Jokowi, Menaker Jamin Segera Revisi Aturan JHT
Terungkap Penyebab Langkanya Minyak Goreng, Ternyata Ini Biang Keroknya
Bikin Geleng-Geleng Kepala , Ini Aturan Baru Perpanjang dan Bikin SIM
Mulai 1 Maret 2022, BPJS Jadi Syarat Jual Beli Tanah
JHT Cair di Usia 56 Tahun, Angota DPR Minta Evaluasi
Triliunan Tagihan Covid dari Rumah Sakit Tak Dibayar, Ini Alasan Pemerintah
Mahfud MD Sebut Tindakan Polisi di Desa Wadas Sudah Sesuai Prosedur
Hari Pers Nasional, Presiden Dorong Industri Pers Bertransformasi Cepat
Jenderal Dudung Minta Bahar Smith dan Rizieq Tak Usah Macam-macam

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Menakar Perkataan HRS dan Bima Arya di Persidangan, Siapa yang Bohong?

Nasional | 2021-04-15

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Habib Rizieq Syihab
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

JAKARTA, JALURINFO,- Pengadilan Negeri Jakarta Timur melanjutkan sidang kasus data swab RS UMMI, Bogor, yang menjerat Habib Rizieq Syihab, Rabu (14/4).

Dalam kasus data swab, jaksa penuntut umum Kejagung menghadirkan beberapa saksi, salah satunya Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Selain untuk Habib Rizieq, Bima Arya bersaksi untuk menantu Habib Rizieq, Hanif Alatas, dan Direktur Utama RS Ummi, dokter Andi Tatat, yang duduk sebagai terdakwa.

Habib Rizieq Tuding Bima Arya Berbohong
Saat diberi kesempatan berbicara, Habib Rizieq terus mencecar Bima Arya. Khususnya soal pernyataan Bima Arya yang menyebut Habib Rizieq berbohong mengenai kondisi kesehatan ketika dirawat di RS UMMI, Kota Bogor.

Habib Rizieq kemudian menuding justru Bima Arya yang berbohong dalam kesaksiannya.

"Jadi saya minta dicatat, Wali Kota Bima Arya, Wali Kota Bogor sekaligus Ketua Satgas COVID-19 (Bogor) di pengadilan yang mulia ini telah melakukan kebohongan di atas kebohongan," ujar Habib Rizieq di ruang sidang PN Jaktim, Rabu (14/4).

Habib Rizieq menilai Bima Arya berbohong soal RS UMMI dan menantunya, Hanif Alatas, yang disebut melanggar kesepakatan tak menyampaikan hasil data swabnya.

Padahal, kata Habib Rizieq, ketika itu pihaknya memang belum menerima hasil tes PCR yang dilakukan tim MER-C. Namun Habib Rizieq menilai Bima Arya yang tidak sabar justru langsung melaporkannya ke polisi. Sehingga kasus data swab menjadi ranah pidana.

Situasi jalannya persidangan kali ini cukup panas. Karena baik Habib Rizieq dan Bima Arya terlibat adu argumen. Keduanya bahkan saling menuding telah melakukan kebohongan.

Baca juga: Penundaan Pemilu 2024 Disebut Berpotensi Lahirkan Pemimpin Otoriter

Habib Rizieq ke Bima Arya: Kok Tega Anda Bilang Saya Bohong
Protes dari Habib Rizieq Syihab mewarnai sidang kasus data swab di RS UMMI yang menghadirkan Wali Kota Bogor, Bima Arya, sebagai saksi.

Habib Rizieq memprotes keterangan Bima Arya di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saat proses penyidikan. Di BAP, Bima Arya menyebut Habib Rizieq berbohong soal kondisinya saat dirawat di RS UMMI yang rupanya positif COVID-19.

"BAP jawaban nomor 9 halaman 18 pada BAP tambahan Anda katakan sebagaimana barang bukti yang sebelumnya diperlihatkan penyidik berupa rekam medis saudara Habib Rizieq Syihab, bahwa kata-kata yang disampaikan Habib Rizieq Syihab adalah bukan yang sebenarnya atau berita bohong," kata Habib Rizieq di ruang sidang PN Jaktim saat membacakan BAP Bima Arya, Rabu (14/4).

"Pertanyaan saya, kenapa dalam BAP kok tega Anda katakan saya bohong?" lanjut Habib Rizieq bertanya ke Bima Arya.

Bima Arya kemudian menjelaskan berdasarkan rekam medis yang diperlihatkan penyidik, kondisi kesehatan Habib Rizieq saat dirawat di RS UMMI memang terindikasi positif COVID-19 berdasarkan hasil tes swab antigen. Rekam medis tersebut, kata Bima Arya, tak sesuai dengan pernyataan Habib Rizieq yang mengaku sehat.

"Pertama karena sebagai Ketua Satgas saya merasa ada yang ditutup-tutupi oleh RS UMMI yang kemudian terbukti bahwa ada laporan tentang kondisi Habib dan semua disampaikan ke kami. Kedua, Habib mengakui ada indikasi dari dokter, ini yang periksa dokter sampaikan ada indikasi COVID-19," jawab Bima Arya.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020