Meluncur Tak Terkendali, Dimana Roket Peluncur China Bakal Jatuh?

Internasional | 2021-05-08

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Roket Long March 5B membawa modul inti stasiun ruang angkasa milik China, Tianhe.
JALURINFO,- Sebuah roket peluncur China yang saat ini sedang mengorbit Bumi bakal kembali memasuki atmosfer tanpa kendali — dan para ilmuwan tidak tahu di mana ia akan mendarat.

Sejak 1990, tidak ada benda buatan manusia seberat lebih dari 10 ton yang sengaja dibiarkan di orbit untuk jatuh kembali ke Bumi tanpa kendali. Namun dalam beberapa hari ke depan, roket Long March 5B seberat 21 ton akan menjadi salah satu peluncur terbesar yang berbuat demikian.

Dengan lebar lima meter dan panjang 30 meter, roket itu digunakan untuk membawa modul untuk stasiun luar angkasa baru China ke orbit pada akhir April. Sekarang ia bergerak dengan kecepatan sekitar 27.600 km/jam dalam orbit jatuh menuju Bumi.

Baca juga: Ahli Epidemiologi Hongkong : Antibodi Vaksin BionTech Lebih Kuat dari Sinovac

Koresponden sains BBC, Jonathan Amos, mengatakan roket tersebut bergerak di zona yang membentang 41 derajat ke utara dan selatan khatulistiwa - mencakup New York, Istanbul dan Beijing di utara serta Wellington dan Cile di selatan.

Dia berkata: "Jika Anda tinggal di utara atau selatan zona ini, ia tidak akan menimpa Anda, dan jika Anda tinggal di dalam zona itu, dekat dengan ekuator, kemungkinan ada sesuatu yang jatuh sangat, sangat kecil — 70 % dari Bumi tertutup lautan jadi jika ada [puing-puing] yang selamat dari roket yang terbakar ketika jatuh ke bumi, kemungkinan besar ia akan berakhir di air."




BERITA TERKAIT

Kabar Terbaru Jack Ma Usai Lama Tak Muncul

Internasional

Kabar Terbaru Jack Ma Usai Lama Tak Muncul

dibaca 2061 kali
Pasifik Memanas, Rusia-China Kepung Kapal Amerika

Internasional

Pasifik Memanas, Rusia-China Kepung Kapal Amerika

dibaca 1590 kali
Joe Biden dan Vladimir Putin Gelar Pertemuan di Jenewa
Naftali Bennett: Israel Negara Impian Yahudi yang Pantas Diwujudkan
NATO Ungkap Teori Ancaman China, Bagaimana Isinya?
Kekuasaan Netanyahu Berakhir, Apa Pengaruhnya Bagi Palestina?
AS  Peringatkan Warganya yang ingin Berkunjung ke Indonesia
Beredar Video Tindakan Keji Sipir Israel terhadap Warga Palestina di Dalam Penjara
Bentrok dengan Israel di Tepi Barat Tewaskan 2 Keamanan Palestina
Respon Tindakan Amerika, Rusia Kirim Puluhan Kapal Perang ke Samudra Pasfik

TERPOPULER

  1. Khawatir Masuknya Covid-19 Varian Baru, Pengurus Desak Munas VII Kadin di Kendari "Di Rem Mendadak".

  2. Menelusuri Jejak Pembunuhan Mayat Terbakar di Tompo Ladang Maros (part-2)

  3. Kasus Baru Covid-19 Nyaris Menyentuh 13 Ribu, 3 Provinsi Ini Penyumbang Terbanyak

  4. Menelusuri Jejak Pembunuhan Mayat Terbakar di Tompo Ladang Maros (1)

  5. Wujudkan Pangkep Hebat, Tim Unifa Hadiri Undangan Musrembang RPJMD Kabupaten Pangkep

  6. Indef: PPN Sembako Premium Berpotensi Mendorong Lonjakan Impor Pangan

  7. Arab Saudi Umumkan Skema Haji 2021, Kemenlu : Hanya Untuk yang Mukim

  8. Hasil SBMPTN 2021 Diumumkan Senin Lusa, Cek Jam dan Linknya di sini

  9. Pemerintah Arab Saudi: Haji 2021 Hanya 60 Ribu Orang, untuk Warga Lokal dan Ekspatriat

  10. Selain Sembako, Sektor Pendidikan juga Bakal Dikenai Pajak (PPN)

RELIGI

Arab Saudi Umumkan Skema Haji 2021, Kemenlu : Hanya Untuk yang Mukim

Terkait Haji, Yaqut: Kemenag Akan Fokus untuk Persiapan Haji Tahun Depan

Pemerintah Arab Saudi: Haji 2021 Hanya 60 Ribu Orang, untuk Warga Lokal dan Ekspatriat

Calon Jamaah Haji Ramai-ramai Tarik Setoran Pelunasan, Begini Komentar Kemenag

Isu Dana Haji Disalahgunakan, Muhadjir Datangi BPKH

EKONOMI

  1. Khawatir Masuknya Covid-19 Varian Baru, Pengurus Desak Munas VII Kadin di Kendari "Di Rem Mendadak".

  2. Indef: PPN Sembako Premium Berpotensi Mendorong Lonjakan Impor Pangan

  3. Selain Sembako, Sektor Pendidikan juga Bakal Dikenai Pajak (PPN)

  4. Terkait Rencana Pajak Sembako, Ekonom: Sebaiknya Hanya Berlaku di Retail Modern

  5. Garuda Sudah Pangkas Lebih 20 Persen Karyawannya Sejak Pandemi

  6. Pelaku UMKM Sebut Munas Kadin Berkah bagi Sultra

  7. Gali Potensi Pajak, Pemerintah Akan Gabung Data NIK dan NPWP

  8. Menkeu Akan Kenakan Pajak 35 Persen Untuk Pendapatan 5 Milyar

  9. Jelang Idul Fitri, ini Jumlah Uang Tunai yang Disiapkan BTN

  10. Penjelasan Sri Mulyani Soal Penyebab THR PNS Tak Dibayar Penuh Tahun Ini

  11. Tak Cuma PNS, Jokowi dan Anggota DPR Juga Dipastikan Dapat THR

  12. Tindaklanjuti Aduan Terkait Pembayaran THR, Kemnaker Bentuk Posko THR Keagamaan 2021

Meluncur Tak Terkendali, Dimana Roket Peluncur China Bakal Jatuh?

Internasional | 2021-05-08

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Roket Long March 5B membawa modul inti stasiun ruang angkasa milik China, Tianhe.
Choose Language!
JALURINFO,- Sebuah roket peluncur China yang saat ini sedang mengorbit Bumi bakal kembali memasuki atmosfer tanpa kendali — dan para ilmuwan tidak tahu di mana ia akan mendarat.

Sejak 1990, tidak ada benda buatan manusia seberat lebih dari 10 ton yang sengaja dibiarkan di orbit untuk jatuh kembali ke Bumi tanpa kendali. Namun dalam beberapa hari ke depan, roket Long March 5B seberat 21 ton akan menjadi salah satu peluncur terbesar yang berbuat demikian.

Dengan lebar lima meter dan panjang 30 meter, roket itu digunakan untuk membawa modul untuk stasiun luar angkasa baru China ke orbit pada akhir April. Sekarang ia bergerak dengan kecepatan sekitar 27.600 km/jam dalam orbit jatuh menuju Bumi.

Baca juga: Ahli Epidemiologi Hongkong : Antibodi Vaksin BionTech Lebih Kuat dari Sinovac

Koresponden sains BBC, Jonathan Amos, mengatakan roket tersebut bergerak di zona yang membentang 41 derajat ke utara dan selatan khatulistiwa - mencakup New York, Istanbul dan Beijing di utara serta Wellington dan Cile di selatan.

Dia berkata: "Jika Anda tinggal di utara atau selatan zona ini, ia tidak akan menimpa Anda, dan jika Anda tinggal di dalam zona itu, dekat dengan ekuator, kemungkinan ada sesuatu yang jatuh sangat, sangat kecil — 70 % dari Bumi tertutup lautan jadi jika ada [puing-puing] yang selamat dari roket yang terbakar ketika jatuh ke bumi, kemungkinan besar ia akan berakhir di air."

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

Terkait Covid-19

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020