Marak Tawaran Pinjaman Online lewat SMS ata WA, Ini Saran OJK

Trending | 2021-06-25

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
MAKASSAR, JALURINFO.COM - Penawaran pinjaman online (pinjol) menjamur di masa pendemi ini. Promosinya pun gencar lewat pelbagai cara. Seperti melalui pesan singkat (short message service atau SMS) maupun aplikasi WhatsApp (WA). Jika melalui cara itu, maka dipastikan perusahaan pinjol-nya ilegal.

Demikian disampaikan Juru Bicara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sekar Putih Djarot.

Sekar menyatakan bahwa penawaran pinjaman uang melalui pesan singkat maupun aplikasi WhatsApp salah satu ciri pinjol ilegal. Biasanya pinjol menggunakan nomor yang tidak dikenal oleh si pengguna ponsel.

“Fintech lending atau pinjol yang terdaftar dan berizin OJK tidak diperbolehkan menawarkan pinjaman melalui saluran komunikasi pribadi, baik SMS maupun pesan instan pribadi tanpa persetujuan konsumen,” ungkap Sekar tegas, Selasa 22 Juni 2021.

Baca juga: Pesawat Susi Air Dikeluarkan dari Hanggar Malinau, Ini Respon Susi Pudjiastuti

Jika menerima pesan yang menawarkan pinjaman dari nomer tak dikenal, Sekar menyarankan untuk mengabaikan dan segera menghapusnya, kemudian memblokir nomor tersebut.

Sekar juga mengimbau agar konsumen tidak menghubungi kontak yang tertera pada pesan pinjol ilegal, juga jika ada, tidak mengklik tautan pada pesan.




BERITA TERKAIT

 Affor Neo Jaya Bagikan Reward 22 Unit Motor
Mobil Terjang Banjir, Pedagang Kaki Lima Terguling
Miss World 2021 Ditunda, 17 Positif Covid-19 Termasuk Wakil RI
1 Pengantar Jenazah Anarkis Aniaya Pengendara di Makassar Dibekuk
Gaga Muhammad Memohon ke Hakim untuk Bisa Melayat Laura Anna
Viral Video: Tamu Hotel Ini Mengaku Didenda Rp 5 Juta Gara-gara Nodai Seprei
Viral Video Mobil Polisi Abaikan Korban Tabrak Lari
Budidaya Porang, Kadis Ketahanan Pangan Kab Bone Siap Berbagi Pengalaman
Mengintip Hunian Super Mewah Bos Newcastle, Harganya Capai Rp 3,7 T
Ini Tips Menjadi Pandemic Winner di Era Pandemi menurut Menparekref Sandiaga

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Marak Tawaran Pinjaman Online lewat SMS ata WA, Ini Saran OJK

Trending | 2021-06-25

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO.COM - Penawaran pinjaman online (pinjol) menjamur di masa pendemi ini. Promosinya pun gencar lewat pelbagai cara. Seperti melalui pesan singkat (short message service atau SMS) maupun aplikasi WhatsApp (WA). Jika melalui cara itu, maka dipastikan perusahaan pinjol-nya ilegal.

Demikian disampaikan Juru Bicara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sekar Putih Djarot.

Sekar menyatakan bahwa penawaran pinjaman uang melalui pesan singkat maupun aplikasi WhatsApp salah satu ciri pinjol ilegal. Biasanya pinjol menggunakan nomor yang tidak dikenal oleh si pengguna ponsel.

“Fintech lending atau pinjol yang terdaftar dan berizin OJK tidak diperbolehkan menawarkan pinjaman melalui saluran komunikasi pribadi, baik SMS maupun pesan instan pribadi tanpa persetujuan konsumen,” ungkap Sekar tegas, Selasa 22 Juni 2021.

Baca juga: Pesawat Susi Air Dikeluarkan dari Hanggar Malinau, Ini Respon Susi Pudjiastuti

Jika menerima pesan yang menawarkan pinjaman dari nomer tak dikenal, Sekar menyarankan untuk mengabaikan dan segera menghapusnya, kemudian memblokir nomor tersebut.

Sekar juga mengimbau agar konsumen tidak menghubungi kontak yang tertera pada pesan pinjol ilegal, juga jika ada, tidak mengklik tautan pada pesan.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020