Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Manajemen RSUD Segera Tindak Lanjut Dugaan Malapraktek Dokter Kandungan di Bantaeng

Berita Sul-Sel | 2020-06-02

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Barrier gate atau palang pintu di gerbang masuk RSUD Prof Dr Anwar Makkatutu Bantaeng. (Siddiq/Radar Selatan)
BANTAENG, JALURINFO.COM,- Seorang pasien berinisial NU (36) melapor ke Polres Bantaeng usai menjadi korban malapraktek di RSUD Bantaeng oleh salah satu dokter kandungan berinisial IN.

Pasien asal Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto itu merasa dirugikan setelah melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit tersebut.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Bantaeng, dr Hikmawaty menuturkan bahwa pihaknya segera lakukan tindak lanjut atas kabar yang beredar terkait dugaan malapraktek itu.

“Kami di RSUD sangat respon terhadap berbagai keluhan ataupun masukan tentang layanan. Kami menyediakan unit khusus untuk menangani pengaduan ataupun permasalahan layanan,” kata kata dr Hikmah, sapaan karibnya saat dihubungi, Senin, 1 Juni 2020.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Dia menjelaskan, langkah awal yang akan dilakukan yaitu investigasi dan verifikasi, serta melakukan koordinasi dengan pihak komite medik.

“Sebenarnya kami belum dapat laporan atas dugaan malapraktik itu, namun pada prinsipnya menanggapi bahwa kami dari pihak manajemen akan segera menindaklanjuti. Insya Allah kami rencanakan Selasa (2/6/2020) besok akan segera kami tindaklanjuti,” katanya.

Saat ini pihaknya belum bisa memberikan informasi lebih mendalam dugaan malapraktek ini. Sebab ada indikator tertentu sampai seorang dokter bisa dinyatakan malapraktek.

Seperti diketahui, korban inisial NU bersama suaminya telah melaporkan hal ini kepada pihak Kepolisian setempat dengan nomor LP/146/V/2020/SPKT tertanggal 30 Mei 2020 dengan perkara Malapraktik di RS Anwar Makkatutu Bantaeng.




BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman
Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial
Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  4. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  5. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  6. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  7. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  8. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  9. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  10. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Manajemen RSUD Segera Tindak Lanjut Dugaan Malapraktek Dokter Kandungan di Bantaeng

Berita Sul-Sel | 2020-06-02

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Barrier gate atau palang pintu di gerbang masuk RSUD Prof Dr Anwar Makkatutu Bantaeng. (Siddiq/Radar Selatan)
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

BANTAENG, JALURINFO.COM,- Seorang pasien berinisial NU (36) melapor ke Polres Bantaeng usai menjadi korban malapraktek di RSUD Bantaeng oleh salah satu dokter kandungan berinisial IN.

Pasien asal Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto itu merasa dirugikan setelah melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit tersebut.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Bantaeng, dr Hikmawaty menuturkan bahwa pihaknya segera lakukan tindak lanjut atas kabar yang beredar terkait dugaan malapraktek itu.

“Kami di RSUD sangat respon terhadap berbagai keluhan ataupun masukan tentang layanan. Kami menyediakan unit khusus untuk menangani pengaduan ataupun permasalahan layanan,” kata kata dr Hikmah, sapaan karibnya saat dihubungi, Senin, 1 Juni 2020.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Dia menjelaskan, langkah awal yang akan dilakukan yaitu investigasi dan verifikasi, serta melakukan koordinasi dengan pihak komite medik.

“Sebenarnya kami belum dapat laporan atas dugaan malapraktik itu, namun pada prinsipnya menanggapi bahwa kami dari pihak manajemen akan segera menindaklanjuti. Insya Allah kami rencanakan Selasa (2/6/2020) besok akan segera kami tindaklanjuti,” katanya.

Saat ini pihaknya belum bisa memberikan informasi lebih mendalam dugaan malapraktek ini. Sebab ada indikator tertentu sampai seorang dokter bisa dinyatakan malapraktek.

Seperti diketahui, korban inisial NU bersama suaminya telah melaporkan hal ini kepada pihak Kepolisian setempat dengan nomor LP/146/V/2020/SPKT tertanggal 30 Mei 2020 dengan perkara Malapraktik di RS Anwar Makkatutu Bantaeng.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020