Mampu Hasilkan Ratusan Juta Rupiah, TP PKK Sulsel Lakukan Pengembangan Budi Daya Talas Satoimo

Berita Sul-Sel | 2020-06-22

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ketua TP PKK Sulsel, Lies F Nurdin di sela-sela penanaman talas satoimo di GOR Sudiang, beberapa waktu lalu. Foto: Humas Pemprov Sulsel
JAKARTA, JALURINFO.COM,- Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Lies F Nurdin, mengunjungi pabrik pengolahan talas satoimo, PT Tridanawa Perkasa Indonesia (TPI) Makassar, Sabtu, 20 Juni 2020, lalu.

Tiba di lokasi Lies yang didampingi Kepada Dinas Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sulsel, Andi Ardin Tjatjo, langsung melihat proses pengolahan talas yang dilakukan buruh pabrik. Mulai dari proses pembersihan, pemotongan, hingga pengeringan.

Ketua TP PKK Sulsel Lies mengatakan, talas ini sangat bermanfaat untuk kesehatan, sekaligus bisa meningkatkan kesejahteraan petani bahkan di ekspor hingga ke Jepang

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

“Pengembangan talas satoimo merupakan salah satu cita-cita Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, yang bisa meningkatkan kesejahteraan petani, tinggal proses penanaman dan pengembangan yang harus benar,”ungkapnya.

Ia menjelaskan satu hektare lahan yang ditanami talas satoimo bisa menghasilkan seratus juta rupiah. ” Ini akan sangat luar biasa bagi petani,dengan lahan seluas satu hektar yang ditanami talas bisa menghasilkan hingga seratus juta rupiah, Sehingga Kita akan terus memperkenalkan ini ke masyarakat,bahkan menjadikan talas satoimo ini sebagai tanaman pekarangan”,Jelasnya.

Lies menyarankan agar memanfaatkan lahan yang ada di Puca’ Maros, untuk lokasi penanaman talas satoimo. “Kita akan memanfaatkan lahan yang kosong agar produktif seperti lahan di Puca maros,”pungkasnya.




BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman
Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial
Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Mampu Hasilkan Ratusan Juta Rupiah, TP PKK Sulsel Lakukan Pengembangan Budi Daya Talas Satoimo

Berita Sul-Sel | 2020-06-22

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ketua TP PKK Sulsel, Lies F Nurdin di sela-sela penanaman talas satoimo di GOR Sudiang, beberapa waktu lalu. Foto: Humas Pemprov Sulsel
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

JAKARTA, JALURINFO.COM,- Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Lies F Nurdin, mengunjungi pabrik pengolahan talas satoimo, PT Tridanawa Perkasa Indonesia (TPI) Makassar, Sabtu, 20 Juni 2020, lalu.

Tiba di lokasi Lies yang didampingi Kepada Dinas Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sulsel, Andi Ardin Tjatjo, langsung melihat proses pengolahan talas yang dilakukan buruh pabrik. Mulai dari proses pembersihan, pemotongan, hingga pengeringan.

Ketua TP PKK Sulsel Lies mengatakan, talas ini sangat bermanfaat untuk kesehatan, sekaligus bisa meningkatkan kesejahteraan petani bahkan di ekspor hingga ke Jepang

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

“Pengembangan talas satoimo merupakan salah satu cita-cita Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, yang bisa meningkatkan kesejahteraan petani, tinggal proses penanaman dan pengembangan yang harus benar,”ungkapnya.

Ia menjelaskan satu hektare lahan yang ditanami talas satoimo bisa menghasilkan seratus juta rupiah. ” Ini akan sangat luar biasa bagi petani,dengan lahan seluas satu hektar yang ditanami talas bisa menghasilkan hingga seratus juta rupiah, Sehingga Kita akan terus memperkenalkan ini ke masyarakat,bahkan menjadikan talas satoimo ini sebagai tanaman pekarangan”,Jelasnya.

Lies menyarankan agar memanfaatkan lahan yang ada di Puca’ Maros, untuk lokasi penanaman talas satoimo. “Kita akan memanfaatkan lahan yang kosong agar produktif seperti lahan di Puca maros,”pungkasnya.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020