Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

KPK Cium Aroma Korupsi Gaya Baru

Berita Sul-Sel | 2021-03-17

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Komisi Pemberantasan Korupsi
MAKASSAR, JALURINFO,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengendus adanya modus baru operandi tindak pidana korupsi di Sulawesi Selatan.

Modus korupsi yang dimaksud bukan hanya soal pengadaan barang dan jasa, tapi sering juga ditemukan modus korupsi melalui intervensi penerimaan daerah, perizinan, benturan kepentingan, dan penyalahgunaan wewenang.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

“Ada modus-modus lain dalam tindak pidana korupsi, dan bukan hanya soal pengadaan barang dan jasa,” ujar Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar dalam rapat koordinasi dan supervisi di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Selasa (16/3/2021).

Lili Pintauli Siregar meminta jajaran Pemda Sulsel berkomitmen dalam upaya pemberantasan korupsi. Diantaranya dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan korupsi dalam tata kelola pemerintahannya.

“Saya mengajak seluruh jajaran di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk bersama-sama dan serius dalam memberantas korupsi. Karena di pemerintahan daerah kita ketahui cukup rentan terjadinya berbagai modus tindak pidana korupsi,” kata Lili.

Karena itu, ada empat komitmen rencana aksi antikorupsi yang disepakati Pemprov Sulsel dengan KPK, yakni Pengelolaan Barang dan Jasa (PBJ) yang independen dan bebas suap, perbaikan manajemen SDM (promosi, mutasi dan rotasi), implementasi benturan kepentingan, penguatan APIP untuk pengawasan penanganan Covid-19 dan Pembangunan Ekonomi Nasional (PEN).

Menurutnya, tantangan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dalam mengawal tata kelola pemerintahan daerah di era Covid-19 ini sangat sulit. Karena itu dibutuhkan komitmen kuat dari seluruh jajaran pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.




BERITA TERKAIT

Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi
26  Februari, Ganas Annar MUI Sulsel Dikukuhkan

Berita Sul-Sel

26 Februari, Ganas Annar MUI Sulsel Dikukuhkan

dibaca 9351 kali
Pemkab Gowa Perpanjang Seleksi Terbuka Jabatan Sekda Gowa  Hingga 26 Januari

TERPOPULER

  1. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  2. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  3. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

  4. Presiden PSG Ngamuk Ancam Bunuh Staf Madrid

  5. Video Pengambilan Sumpah Jabatan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulsel

  6. Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

  7. Indonesia Dukung Resolusi PBB Soal Invasi Rusia ke Ukraina

  8. Penundaan Pemilu 2024 Disebut Berpotensi Lahirkan Pemimpin Otoriter

  9. DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

  10. Update Perang Rusia-Ukraina, Ukraina Laporkan 137 Kematian

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

KPK Cium Aroma Korupsi Gaya Baru

Berita Sul-Sel | 2021-03-17

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Komisi Pemberantasan Korupsi
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengendus adanya modus baru operandi tindak pidana korupsi di Sulawesi Selatan.

Modus korupsi yang dimaksud bukan hanya soal pengadaan barang dan jasa, tapi sering juga ditemukan modus korupsi melalui intervensi penerimaan daerah, perizinan, benturan kepentingan, dan penyalahgunaan wewenang.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

“Ada modus-modus lain dalam tindak pidana korupsi, dan bukan hanya soal pengadaan barang dan jasa,” ujar Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar dalam rapat koordinasi dan supervisi di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Selasa (16/3/2021).

Lili Pintauli Siregar meminta jajaran Pemda Sulsel berkomitmen dalam upaya pemberantasan korupsi. Diantaranya dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan korupsi dalam tata kelola pemerintahannya.

“Saya mengajak seluruh jajaran di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk bersama-sama dan serius dalam memberantas korupsi. Karena di pemerintahan daerah kita ketahui cukup rentan terjadinya berbagai modus tindak pidana korupsi,” kata Lili.

Karena itu, ada empat komitmen rencana aksi antikorupsi yang disepakati Pemprov Sulsel dengan KPK, yakni Pengelolaan Barang dan Jasa (PBJ) yang independen dan bebas suap, perbaikan manajemen SDM (promosi, mutasi dan rotasi), implementasi benturan kepentingan, penguatan APIP untuk pengawasan penanganan Covid-19 dan Pembangunan Ekonomi Nasional (PEN).

Menurutnya, tantangan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dalam mengawal tata kelola pemerintahan daerah di era Covid-19 ini sangat sulit. Karena itu dibutuhkan komitmen kuat dari seluruh jajaran pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020