Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Kejati Sultra Dinilai Lamban Eksekusi Dirut PT AKP, Jadi Preseden Buruk Penegakan Hukum Di Sultra

Hukum & Kriminal | 2021-06-07

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Pak Dodi, Kasipenkum Kejati Sultra
KENDARI, JALURINFO.COM - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra di tantang untuk menangkap terpidana Ivy Djaya Susanto yang telah divonis oleh Mahkamah Agung (MA) atas kasus penipuan yang di lakukannya terhadap Komisaris Utama PT Adhi Kartiko Obong Kusumu Wijaya dan Simon Takaendengan selaku Direktur Utama PT Adhi Kartiko yang saat ini sudah berganti menjadi PT Adhi Kartiko Mandiri (AKM)

Kasipenkum Kejati Sultra Dodi mengungkapkan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra telah melayangkan surat panggilan Eksekusi kepada terpidana penipuan PT Adhi Kartiko Mandiri (AKM) Ivy Djaya Susanto. Tetapi Terpidana Ivy Djaya Susanto melalui pengacaranya belum bisa memenuhi panggilan tersebut dikarenakan pengacara terpidana Ivy Djaya Susanto masih berada di Jakarta karena sesuatu hal.

Benar, JPU sudah melayangkan surat panggilan pertama kepada terpidana Ivy Djaya Susanto,".ucap Dodi Kepada Harian Rakyat Sultra melalui via telepon. senin(7/6/2021)

Baca juga: Digugat lagi, MK Tolak Legalkan Kawin Beda Agama

Lanjut Dodi mengungkapkan kalau Kejati sultra terlambat menerima salinan putusan kasasi Mahkamah Agung (MA). Dikatakan Dodi, pemanggilan terhadap terpidana Ivy Djaya Susantyo untuk selanjutnya dieksekusi sesuai dengan putusan MA.

Ditambahkan Dodi, Kejati Sultra akan mengeksekusi paksa kepada yang bersangkutan jika tidak memenuhi panggilan. " Kami akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan mengirimkan tim untuk menjemput paksa terpidana Ivy Djaya Susanto," tegas Dodi




BERITA TERKAIT

Tersangka RS Batua Dilimpahkan ke Kejati Sulsel

Hukum & Kriminal

Tersangka RS Batua Dilimpahkan ke Kejati Sulsel

dibaca 19984 kali
VIDEO: Polda Sulsel Ringkus Sindikat Penjualan Daging Penyu Hijau
Polda Sulsel Ringkus Sindikat Penjualan Daging Penyu Hijau
Video: Ini Tampang Pemuda yang Aniaya Imam Masjid di Luwu hingga Tewas
Breaking News: Video Bentrok Ormas Pecah di Kawasan Kota Lama Kendari
Dugaan Korupsi Dana Bonus Pegawai 2017-2019, Kejati Sulsel “Obok-obok” Kantor PDAM Makassar
Skuad Indonesia Kelelahan Usai Hadapi Kamboja, Ini Kata Shin Tae Yong
Selamatkan Uang Negara Rp40 Miliar, Polda Sulsel Terima Penghargaan KPK
Menyerang Petugas, Bandar Narkoba di Pinrang Dihadiahi Timah Panas
Disebut Salah Satu Kader Terbaik PAN, Hatta Rahman Didorong  Jadi Wagub Sulsel

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  3. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  4. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  5. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  6. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  7. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  8. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

  9. Presiden PSG Ngamuk Ancam Bunuh Staf Madrid

  10. Video Pengambilan Sumpah Jabatan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulsel

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Kejati Sultra Dinilai Lamban Eksekusi Dirut PT AKP, Jadi Preseden Buruk Penegakan Hukum Di Sultra

Hukum & Kriminal | 2021-06-07

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Pak Dodi, Kasipenkum Kejati Sultra
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

KENDARI, JALURINFO.COM - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra di tantang untuk menangkap terpidana Ivy Djaya Susanto yang telah divonis oleh Mahkamah Agung (MA) atas kasus penipuan yang di lakukannya terhadap Komisaris Utama PT Adhi Kartiko Obong Kusumu Wijaya dan Simon Takaendengan selaku Direktur Utama PT Adhi Kartiko yang saat ini sudah berganti menjadi PT Adhi Kartiko Mandiri (AKM)

Kasipenkum Kejati Sultra Dodi mengungkapkan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra telah melayangkan surat panggilan Eksekusi kepada terpidana penipuan PT Adhi Kartiko Mandiri (AKM) Ivy Djaya Susanto. Tetapi Terpidana Ivy Djaya Susanto melalui pengacaranya belum bisa memenuhi panggilan tersebut dikarenakan pengacara terpidana Ivy Djaya Susanto masih berada di Jakarta karena sesuatu hal.

Benar, JPU sudah melayangkan surat panggilan pertama kepada terpidana Ivy Djaya Susanto,".ucap Dodi Kepada Harian Rakyat Sultra melalui via telepon. senin(7/6/2021)

Baca juga: Digugat lagi, MK Tolak Legalkan Kawin Beda Agama

Lanjut Dodi mengungkapkan kalau Kejati sultra terlambat menerima salinan putusan kasasi Mahkamah Agung (MA). Dikatakan Dodi, pemanggilan terhadap terpidana Ivy Djaya Susantyo untuk selanjutnya dieksekusi sesuai dengan putusan MA.

Ditambahkan Dodi, Kejati Sultra akan mengeksekusi paksa kepada yang bersangkutan jika tidak memenuhi panggilan. " Kami akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan mengirimkan tim untuk menjemput paksa terpidana Ivy Djaya Susanto," tegas Dodi

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020