Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Kasus Corona di Sulsel Kian Gawat, Arqam: Ramalan Prof Rudy “Mimpi Buruk”

Berita Sul-Sel | 2020-07-19

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Akademisi Unismuh Makassar, Arqam Azikin menilai Prof Rudy lebih gagal daripada Prof Yusran dan Iqbal Suhaeb. Faktanya menargetkan penyelesaian Juli akan jadi mimpi buruk.
MAKASSAR, JALURINFO,- Saat ini, kasus terbaru covid-19 di Sulsel kian gawat sangat mengkhawatirkan, bahkan masuk kategori memecahkan rekor tepat pada Sabtu 18 Juli 2020 malam. Hal ini sesuai Data resmi Tim Gugus Covid-19 nasional yang diumumkan penambahan kasus positif Covid-19 sehingga total 7.875 kasus positif baru.

Khusus kota Makassar, Sabtu kemarin penambahan 64 kasus. Sehingga total mencapai 4.179. Jumlah ini kian terus bertamabah sejak dilantiknya Pj. Wali Kota Prof. Rudy Djamaluddin bulan lalu. Bahkan PNS bergelar guru besar ini pernah “meramal” Juli menyelesaikan persoalan covid-19 di kota Makassar.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Menanggapi hal ini, Akademisi Unismuh Makassar, Arqam Azikin menilai Prof Rudy lebih gagal daripada Prof Yusran dan Iqbal Suhaeb. Faktanya menargetkan penyelesaian Juli akan jadi mimpi buruk.

“Ketua gugus tugas Makassar jadi ‘Peramal Juli’, sejak pelantikan hingga hari ini data penambahan positit di Makassar bertambah. Ini karena langkahnya Penanganan dan pencegahan (2P) tidak maksimal,” ujar pengamat Polotik Kebangsaan ini, Minggu (19/7/2020).

Selain itu, pria yang akrab disapa KAK ini menilai, tampaknya warga Makassar mesti mengikuti dengan cermat apa yang dilaksanakan Rudy Djamaluddin sebagai Pj Wali kota sejak dilantik, karena sudah ada Anggota DPRD Makassar mempertanyakan kinerja Rudy Djamaluddin (RD).




BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman
Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial
Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  4. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  5. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  6. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  7. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  8. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  9. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  10. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Kasus Corona di Sulsel Kian Gawat, Arqam: Ramalan Prof Rudy “Mimpi Buruk”

Berita Sul-Sel | 2020-07-19

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Akademisi Unismuh Makassar, Arqam Azikin menilai Prof Rudy lebih gagal daripada Prof Yusran dan Iqbal Suhaeb. Faktanya menargetkan penyelesaian Juli akan jadi mimpi buruk.
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO,- Saat ini, kasus terbaru covid-19 di Sulsel kian gawat sangat mengkhawatirkan, bahkan masuk kategori memecahkan rekor tepat pada Sabtu 18 Juli 2020 malam. Hal ini sesuai Data resmi Tim Gugus Covid-19 nasional yang diumumkan penambahan kasus positif Covid-19 sehingga total 7.875 kasus positif baru.

Khusus kota Makassar, Sabtu kemarin penambahan 64 kasus. Sehingga total mencapai 4.179. Jumlah ini kian terus bertamabah sejak dilantiknya Pj. Wali Kota Prof. Rudy Djamaluddin bulan lalu. Bahkan PNS bergelar guru besar ini pernah “meramal” Juli menyelesaikan persoalan covid-19 di kota Makassar.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Menanggapi hal ini, Akademisi Unismuh Makassar, Arqam Azikin menilai Prof Rudy lebih gagal daripada Prof Yusran dan Iqbal Suhaeb. Faktanya menargetkan penyelesaian Juli akan jadi mimpi buruk.

“Ketua gugus tugas Makassar jadi ‘Peramal Juli’, sejak pelantikan hingga hari ini data penambahan positit di Makassar bertambah. Ini karena langkahnya Penanganan dan pencegahan (2P) tidak maksimal,” ujar pengamat Polotik Kebangsaan ini, Minggu (19/7/2020).

Selain itu, pria yang akrab disapa KAK ini menilai, tampaknya warga Makassar mesti mengikuti dengan cermat apa yang dilaksanakan Rudy Djamaluddin sebagai Pj Wali kota sejak dilantik, karena sudah ada Anggota DPRD Makassar mempertanyakan kinerja Rudy Djamaluddin (RD).

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020