Kantongi Rekomendasi B.1-KWK, Kandidat Belum Pede Deklarasi

Politik & Pilkada | 2020-08-19

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Bursa kandidat Pilkada Makassar 2020 dari Syamsu Rizal, Danny Pomanto, Irman YL hingga Munafri Arifuddin
MAKASSAR, JALURINFO,- Dukungan partai politik (Parpol) di Pilwalkot Makassar telah terbentuk. Formasi koalisi memunculkan empat pasangan calon (Paslon) yang memungkinkan melaju ke tahapan pendaftaran yang akan dimulai pada 4-6 September 2020.

Hanya saja, belum ada satupun pasangan calon yang senter tendengar maju untuk mendeklarasikan diri meski rekomendasi resmi dalam bentuk B.1-KWK telah dikantongi.

Empat paslon tersebut yakni Moh Ramdhan “Danny” Pomanto-Fatmawati Rusdi (Adama), Syamsu Rizal-Fadli Ananda (Dilan), Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Nurdin Halid (Imun) dan Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando (MA-ARB).

Bakal calon Wali Kota Makassar, Danny Pomanto belum bisa memastikan apakah akan menggelar deklarasi atau langsung mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Kita belum tahu apakah harus deklarasi atau langsung mendaftar di KPU,” ujar Danny Pomanto, Selasa (18/8).

Bukan tanpa alasan, kata DP—akronim Danny Pomanto, situasi saat ini masih pandemi Covid-19 sehingga pihaknya masih belum memutuskan terkait persiapan deklarasi.

Pihaknya bahkan masih pertimbangkan deklarasi secara virtual. Sebab, semua masih dikoordinasikan tim. Intinya, kata DP, mandat partai lengkap, sosialisasi dan mendaftar di KPU menjadi bagian rencana tim pemenangan.

Baca juga: Surya Paloh Ungkap NasDem Siapkan 3 Kandidat Capres 2024

“Kita cari format terbaik, karena deklarasi nantinya tidak sama seperti dulu yang dilakukan secara besar-besaran. Kita masih pertimbangkan, jangan sampai ada kluster baru,” jelasnya.

Ditanya soal partai koalisi beralih kandidat, kata Danny, dirinya tidak ingin berkomentar banyak. Selain rekomendasi model B.1-KWK telah ditangan, konsolidasi dua partai koalisi juga dinilai sudah semakin kuat dan siap untuk menangkan DP-Fatma.

“Tidak apa-apa banyak orang bilang partai koalisi kita beralih. Justru mereka itu yang rawan pindah partainya,” katanya.

Danny menambahkan, pihaknya masih melakukan koordinasi dan memantapkan dengan seluruh tim pemenangan. Rencananya, DP-Fatma akan mendaftar di KPU tanggal 4 September. “Kita mendaftar di KPU 4 September, pukul 09.00 pagi,” tandasnya.




BERITA TERKAIT

Bertemu Pendukungnya di Makassar, Anies: Jangan
Jelang Uji Kelayakan dan Kepatutan, Dua Kandidat Ketua Demokrat Sulsel Perang Opini
Jelang Musda Demokrat, Dua Kandidat Saling Klaim Kantongi Dukungan
NH Deklarasikan Diri Maju Pilgub Sulsel, Begini Kata Pengamat
Tak Terima Diberhentikan dari Partai, Kader Gerindra Gugat Prabowo Rp 501 M
Tak Ingin Kehilangan Waktu, IAS Gemakan “AHY Presiden, IAS Gubernur”
Di Ultahnya, Gubernur Ganjar Pakai Songkok Bone dan Lipa Sabbe -Ganjar:  Saya dengan Pak Amran Sudah Berteman Sejak Lama
Elektabilitas Airlangga masih Rendah, Golkar Tetap Optimistis Usung Jadi Capres
HUT ke-57 Partai Golkar, Airlangga Minta Kader Makin Kompak dan Solid
NH Siapkan Kejutan Jelang Pilgub Sulsel 2024 Mendatang

Politik & Pilkada

NH Siapkan Kejutan Jelang Pilgub Sulsel 2024 Mendatang

dibaca 62710 kali

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Kantongi Rekomendasi B.1-KWK, Kandidat Belum Pede Deklarasi

Politik & Pilkada | 2020-08-19

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Bursa kandidat Pilkada Makassar 2020 dari Syamsu Rizal, Danny Pomanto, Irman YL hingga Munafri Arifuddin
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO,- Dukungan partai politik (Parpol) di Pilwalkot Makassar telah terbentuk. Formasi koalisi memunculkan empat pasangan calon (Paslon) yang memungkinkan melaju ke tahapan pendaftaran yang akan dimulai pada 4-6 September 2020.

Hanya saja, belum ada satupun pasangan calon yang senter tendengar maju untuk mendeklarasikan diri meski rekomendasi resmi dalam bentuk B.1-KWK telah dikantongi.

Empat paslon tersebut yakni Moh Ramdhan “Danny” Pomanto-Fatmawati Rusdi (Adama), Syamsu Rizal-Fadli Ananda (Dilan), Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Nurdin Halid (Imun) dan Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando (MA-ARB).

Bakal calon Wali Kota Makassar, Danny Pomanto belum bisa memastikan apakah akan menggelar deklarasi atau langsung mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Kita belum tahu apakah harus deklarasi atau langsung mendaftar di KPU,” ujar Danny Pomanto, Selasa (18/8).

Bukan tanpa alasan, kata DP—akronim Danny Pomanto, situasi saat ini masih pandemi Covid-19 sehingga pihaknya masih belum memutuskan terkait persiapan deklarasi.

Pihaknya bahkan masih pertimbangkan deklarasi secara virtual. Sebab, semua masih dikoordinasikan tim. Intinya, kata DP, mandat partai lengkap, sosialisasi dan mendaftar di KPU menjadi bagian rencana tim pemenangan.

Baca juga: Surya Paloh Ungkap NasDem Siapkan 3 Kandidat Capres 2024

“Kita cari format terbaik, karena deklarasi nantinya tidak sama seperti dulu yang dilakukan secara besar-besaran. Kita masih pertimbangkan, jangan sampai ada kluster baru,” jelasnya.

Ditanya soal partai koalisi beralih kandidat, kata Danny, dirinya tidak ingin berkomentar banyak. Selain rekomendasi model B.1-KWK telah ditangan, konsolidasi dua partai koalisi juga dinilai sudah semakin kuat dan siap untuk menangkan DP-Fatma.

“Tidak apa-apa banyak orang bilang partai koalisi kita beralih. Justru mereka itu yang rawan pindah partainya,” katanya.

Danny menambahkan, pihaknya masih melakukan koordinasi dan memantapkan dengan seluruh tim pemenangan. Rencananya, DP-Fatma akan mendaftar di KPU tanggal 4 September. “Kita mendaftar di KPU 4 September, pukul 09.00 pagi,” tandasnya.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020