Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Jendral Iran Minta Israel Pulang Saja Ke Eropa

Internasional | 2021-05-31

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
TEHERAN, JALURINFO,- Komandan Pasukan Khusus Quds Iran, Esmail Ghaani, menyatakan orang-orang Israel harus meninggalkan tanah Palestina.

Menurut dia mereka harus kembali ke rumah mereka di Amerika Serikat (AS) dan Eropa. "Kami menyerukan Zionis kembali dan membeli kembali rumah mereka yang mereka jual di Eropa dan Amerika Serikat ketika mereka pindah ke wilayah penjajahan sebelum menjadi lebih mahal," kata Ghaani dilansir dari Alarabiya, Sabtu (29/5).

Pasukan Quds adalah unit elite dari Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran. Ghaani menggantikan komandan militer tertinggi Qassem Soleimani sebagai kepala pasukan setelah dibunuh Amerika Serikat pada Januari 2020.

Baca juga: Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

Ghaani mengatakan kelompok militan Palestina Hamas bisa saja menargetkan banyak fasilitas infrastruktur di Israel selama konflik awal bulan ini. Tetapi mereka tidak melakukannya karena dia yakin warga Palestina akan menggunakannya dalam waktu dekat.




BERITA TERKAIT

Indonesia Dukung Resolusi PBB Soal Invasi Rusia ke Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina, Ukraina Laporkan 137 Kematian
Serba Canggih, Ini Aneka Kendaraan Militer Rusia yang Dipakai untuk Perang.
Pasukan Rusia Rebut Pembangkit Nuklir Chernobyl

Internasional

Pasukan Rusia Rebut Pembangkit Nuklir Chernobyl

dibaca 8241 kali
Putin tandatangani dekret yang akui dua
Joe Biden dan Vladimir Putin Diminta Bertemu Lagi

Internasional

Joe Biden dan Vladimir Putin Diminta Bertemu Lagi

dibaca 7837 kali
AS Klaim Rusia akan Serang Ukraina Besok, Presiden Ukraina Seru Warga Kibarkan Bendera dan Putar Lagu Kebangsaan
Eskalasi Ketegangan Makin Meningkat, Ukraina Minta Bertemu Rusia dalam Tenggat 48 Jam
Terkait Ketegangan Rusia dan Ukraina, Putin Sebut Proposal Macron `Realistis`
Rusia Siagakan Rudal S-400 di Belarus, Ukraina Tak Gentar

TERPOPULER

  1. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  2. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  3. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

  4. Presiden PSG Ngamuk Ancam Bunuh Staf Madrid

  5. Video Pengambilan Sumpah Jabatan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulsel

  6. Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

  7. Indonesia Dukung Resolusi PBB Soal Invasi Rusia ke Ukraina

  8. Penundaan Pemilu 2024 Disebut Berpotensi Lahirkan Pemimpin Otoriter

  9. DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

  10. Update Perang Rusia-Ukraina, Ukraina Laporkan 137 Kematian

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Jendral Iran Minta Israel Pulang Saja Ke Eropa

Internasional | 2021-05-31

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

TEHERAN, JALURINFO,- Komandan Pasukan Khusus Quds Iran, Esmail Ghaani, menyatakan orang-orang Israel harus meninggalkan tanah Palestina.

Menurut dia mereka harus kembali ke rumah mereka di Amerika Serikat (AS) dan Eropa. "Kami menyerukan Zionis kembali dan membeli kembali rumah mereka yang mereka jual di Eropa dan Amerika Serikat ketika mereka pindah ke wilayah penjajahan sebelum menjadi lebih mahal," kata Ghaani dilansir dari Alarabiya, Sabtu (29/5).

Pasukan Quds adalah unit elite dari Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran. Ghaani menggantikan komandan militer tertinggi Qassem Soleimani sebagai kepala pasukan setelah dibunuh Amerika Serikat pada Januari 2020.

Baca juga: Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

Ghaani mengatakan kelompok militan Palestina Hamas bisa saja menargetkan banyak fasilitas infrastruktur di Israel selama konflik awal bulan ini. Tetapi mereka tidak melakukannya karena dia yakin warga Palestina akan menggunakannya dalam waktu dekat.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020