Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Jalur Lain ke Torut Bisa Lewat Bua, Walbar, dan Latuppa, Tuntas Tahun Ini

Berita Sul-Sel | 2020-06-30

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Jalan Alternatif Palopo Ke Toraja Utara Bisa Lewat Bua, Walbar, dan Latuppa
PALOPO, JALURINFO,- Meskipun jalan penghubung Palopo ke Rantepao terputus di km 23, tetapi warga dapat memanfaatkan sejumlah jalur alternatif, tanpa harus memutar jauh ke daerah Sidrap. Setidaknya ada tiga jalur alternatif yang bisa dilalui warga dari dan ke Rantepao.

Pertama, melalui jalan di Desa Puty, Labokke (Bua) tembus Bastem Utara, lalu ke Rantepao. Kedua, jalan dari Batusitanduk (Walenrang) tembus di Sa’dan, dan Rantepao. Ketiga, lewat Latuppa tembus Bongko (Bastem Utara), dan Rantepao.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono saat meninjau lokasi longsor di km 23 Battang Barat mengungkapkan akan mempercepat jalur lain menuju Toraja Utara, yakni melalui Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu akan segera diselesaikan.

Jalur ini nantinya dapat digunakan secapatnya bagi siapa saja yang ingin ke Toraja.

“Jalur lain dari Luwu akan segera kita selesaikan. Semoga tidak ada kendala,” kata Basuki saat di lokasi longsor.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Penganggaran jembatan permanen jalur Palopo-Toraja juga akan segera dirumuskan.

“Anggarannya akan segera disusun. Kalau untuk bencana seperti ini harus dikebut,” kuncinya.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah juga telah mengutarakan, pemerintah Pemprov Sulsel telah membuka jalur baru dari Rantepao ke Bua (Labokke) yang lebih dekat dan medannya juga tidak terlalu ekstrem bagi pengendara baik motor maupun mobil.

Jalur ini telah dilalui Gubernur Nurdin Abdullah November 2019, lalu, mengendarai mobil 4WD, start dari kantor Wali Kota Palopo menuju Rantepao lewat Labokke dan Bastem Utara.

Anggaran Jalan

Terkait anggaran untuk pembukaan dan pelebaran badan jalan jalur ini sepenuhnya menggunakan APBD Provinsi Sulsel tahun 2019 sebesar Rp21.304.665.800 dengan lama pengerjaan 210 hari kerja dimulai sejak 21 Mei 2019, lalu, yang dikerjakan PT Lantoraland.

Jalan ini menghubungkan Bua-Pakkalolo-Bastem Utara-Rantepao, sebagai jalan poros yang akan menghubungkan Bandara La Galigo Bua di Kabupaten Luwu dengan Rantepao, Toraja Utara.

“Jika sebelum pengerjaan jalur tersebut ditempuh sekitar 2,5 jam, maka setelah pengerjaan waktu tempuh jadi lebih cepat sekitar 1 jam,” kata Gubernur Sulsel kala itu.

Jalur ini juga akan membuka wilayah Bastem yang selama ini terisolir. “Kita harapkan juga akan meningkatkan perekonomian di kawasan Luwu Raya, Bandara Bua yang saat ini telah diperluas juga akan menjadi bandara alternatif bagi turis mancanegara yang hendak ke Toraja,” pungkasnya.




BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman
Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial
Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  4. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  5. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  6. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  7. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  8. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  9. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  10. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Jalur Lain ke Torut Bisa Lewat Bua, Walbar, dan Latuppa, Tuntas Tahun Ini

Berita Sul-Sel | 2020-06-30

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Jalan Alternatif Palopo Ke Toraja Utara Bisa Lewat Bua, Walbar, dan Latuppa
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

PALOPO, JALURINFO,- Meskipun jalan penghubung Palopo ke Rantepao terputus di km 23, tetapi warga dapat memanfaatkan sejumlah jalur alternatif, tanpa harus memutar jauh ke daerah Sidrap. Setidaknya ada tiga jalur alternatif yang bisa dilalui warga dari dan ke Rantepao.

Pertama, melalui jalan di Desa Puty, Labokke (Bua) tembus Bastem Utara, lalu ke Rantepao. Kedua, jalan dari Batusitanduk (Walenrang) tembus di Sa’dan, dan Rantepao. Ketiga, lewat Latuppa tembus Bongko (Bastem Utara), dan Rantepao.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono saat meninjau lokasi longsor di km 23 Battang Barat mengungkapkan akan mempercepat jalur lain menuju Toraja Utara, yakni melalui Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu akan segera diselesaikan.

Jalur ini nantinya dapat digunakan secapatnya bagi siapa saja yang ingin ke Toraja.

“Jalur lain dari Luwu akan segera kita selesaikan. Semoga tidak ada kendala,” kata Basuki saat di lokasi longsor.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Penganggaran jembatan permanen jalur Palopo-Toraja juga akan segera dirumuskan.

“Anggarannya akan segera disusun. Kalau untuk bencana seperti ini harus dikebut,” kuncinya.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah juga telah mengutarakan, pemerintah Pemprov Sulsel telah membuka jalur baru dari Rantepao ke Bua (Labokke) yang lebih dekat dan medannya juga tidak terlalu ekstrem bagi pengendara baik motor maupun mobil.

Jalur ini telah dilalui Gubernur Nurdin Abdullah November 2019, lalu, mengendarai mobil 4WD, start dari kantor Wali Kota Palopo menuju Rantepao lewat Labokke dan Bastem Utara.

Anggaran Jalan

Terkait anggaran untuk pembukaan dan pelebaran badan jalan jalur ini sepenuhnya menggunakan APBD Provinsi Sulsel tahun 2019 sebesar Rp21.304.665.800 dengan lama pengerjaan 210 hari kerja dimulai sejak 21 Mei 2019, lalu, yang dikerjakan PT Lantoraland.

Jalan ini menghubungkan Bua-Pakkalolo-Bastem Utara-Rantepao, sebagai jalan poros yang akan menghubungkan Bandara La Galigo Bua di Kabupaten Luwu dengan Rantepao, Toraja Utara.

“Jika sebelum pengerjaan jalur tersebut ditempuh sekitar 2,5 jam, maka setelah pengerjaan waktu tempuh jadi lebih cepat sekitar 1 jam,” kata Gubernur Sulsel kala itu.

Jalur ini juga akan membuka wilayah Bastem yang selama ini terisolir. “Kita harapkan juga akan meningkatkan perekonomian di kawasan Luwu Raya, Bandara Bua yang saat ini telah diperluas juga akan menjadi bandara alternatif bagi turis mancanegara yang hendak ke Toraja,” pungkasnya.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020