×
Berita Terpopuler Hari Ini: Dokter Paru Definisikan 5 Tingkat Keparahan Covid-19 , Berikut Ulasannya Lolos 16 Besar Copa Del Rey, Barcelona Susah Payah Kalahkan Cornella Patut Waspada! BMKG Ingatkan 19 Wilayah Ini Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem Seminggu Setelah Divaksin, Bupati Sleman Positif Covid 19 Begini Pandangan Syekh Ibnu Athaillah Soal Karakter Asli Kehidupan Dunia Begini Kondisi Kepulauan Talaud Sulut Usai Gempa M 7,1 Keberadaan Harun Masiku Masih Misterius, KPK Didesak Terbitkan Red Notice Ini Pergerakan Lempeng yang Menyebabkan Gempa Bermagnitudo 7.0 di Talaud Sulut Hasan Mbou Imbau Kader Partai Berkarya HMP Jaga Sultra Tetap Kondusif M1R SSB Sultra Siap Bersinergi Wujudkan Kamtibmas Yang Kondusif Di Sulawesi Tenggara
Landscape for All Languages

POLITIK & PILKADA

Hasan Mbou Imbau Kader Partai Berkarya HMP Jaga Sultra Tetap Kondusif

Pilkada 2022, Gerindra Kendari Siap Usung Abdul Rasak-Andi Sulolipu

Ada Ramalan 2021 Ganti Presiden, RR: Sulit Dipercaya Tapi Indikasinya Ada

KPU Diskualifikasi Paslon Pemenang Pilkada Lampung, Ini Alasannya

Bupati Maros Terpilih akan Dilantik 17 Pebruari 2021

OLAHRAGA

  1. Usai Real Madrid Tersingkir dari Copa Del Rey, Zidane Terancam dipecat

  2. Lolos 16 Besar Copa Del Rey, Barcelona Susah Payah Kalahkan Cornella

  3. Jose Mourinho Sempat Selebrasi, Tottenham Vs Fulham Berakhir Seri

  4. Liga Inggris, Ini Prediksi Susunan Burnley Vs MU

  5. Hadapi Torino, Milan Berpeluang Lebarkan Jarak dengan Pesaing

  6. Kontribusi Minim Lawan AC Milan, Ronaldo Panen Kritik

  7. Hadapi MU, Manc City Tidak Diperkuat 6 Pemain Akibat Covid-19

SELEBRITI

Polisi Tetapkan Gisel sebagai Tersangka Kasus Video Syur

Rizky Billar Akhirnya Resmi Lamar Pujaan Hatinya, Lesty Kejora.

Kasus Video Syur 19 Detik, Gisel Diperiksa Polda Metro Jaya

Bukan Gosip! Aura Kasih Resmi Daftarkan Gugatan Cerai Suami ke PA Jaksel

Setelah istrinya, Sandiaga Uno Juga Dinyatakan Positif Corona

HUKUM & KRIMINAL

  1. Keberadaan Harun Masiku Masih Misterius, KPK Didesak Terbitkan Red Notice

  2. Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri Protes Kematian Haji Permata yang Tewas Tertembak

  3. Kasus RS Batua Disebut Bakal Seret Banyak Pejabat

  4. Ini Keputusan Hakim Terkait Gugatan PKPU QNB ke PT Semen Bosowa

  5. BERITA VIDEO: Polda Sultra Ekspos Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu 590 Gram yang Disita dari Kurir Jaringan Kalimantan

Investigasi Penembakan Anggota FPI Masuk Tahap Finalisasi

Hukum & Kriminal | 2021-01-08

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
JAKARTA, JALURINFO,- Komisi Nasional Hak Assasi Manusia (Komnas HAM) saat ini sedang dalam tahap finalisasi penyelidikan kematian enam laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat. Salah satu bagian dari finalisasi laporan tersebut adalah memastikan kembali sejumlah video dan foto screen capture yang telah diperoleh dari beberapa pihak dan saat proses permintaan keterangan saksi.

"Dari 8000 lebih video dan ribuan screen capture mewakili beberapa titik, seluruhnya sedang diamati kembali dan pendalaman oleh para penyelidik Komnas HAM RI," kata Komisiomer Komnas HAM sekaligus Ketua Tim Penyelidikan, Choirul Anam dalam keterangannya, Kamis (7/1).

"Tim Penyelidikan Komnas HAM RI berharap tahapan ini lancar dan peristiwa tersebut segera dapat terlihat, " tambah Anam.

Baca juga: Keberadaan Harun Masiku Masih Misterius, KPK Didesak Terbitkan Red Notice

Sebelumnya, pada Selasa (5/1), Tim Penyelidik Komnas HAM meminta keterangan kepada Ahli Psikologi Forensik. Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengatakan kepada ahli psikologi forensik, tim menanyakan keterangan terkait rekaman atau voice note ada di dalam barang bukti.

Beka mengatakan, keterangan dari para ahli dan saksi sudah memasuki tahap akhir penyelidikan. Sehingga, semakin membawa titik terang kepada Komnas HAM untuk menyusun kepingan puzzle dari insiden tersebut.

"Ini tahap akhir jadi membawa terang dan memudahkan untuk melihat konstruksi peristiwanya secara utuh, " tutur Beka.




BERITA TERKAIT

Ini Keputusan Hakim Terkait Gugatan PKPU QNB ke PT Semen Bosowa
BERITA VIDEO: Polda Sultra Ekspos Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu 590 Gram yang Disita dari Kurir Jaringan Kalimantan
BERITA VIDEO: 590 Gram Narkotika Berhasil Disita Polda Sultra Dari Pengedar Jaringan Kaimantan
PT Tiran Sulawesi Siap Hadapi Gugatan Hukum PT BNP

Hukum & Kriminal

PT Tiran Sulawesi Siap Hadapi Gugatan Hukum PT BNP

dibaca 2309 kali
Tuntut Ganti Rugi Lahan, Masyarakat Ancam Hentikan Paksa Aktifitas CV Unaaha Bakti Persada.
590 Gram Narkotika Jenis Sabu Disita Polda Sultra Dari Kurir Narkoba Jaringan Kalimantan.
DKPP Pecat  Arief Budiman dari Jabatan Ketua KPU RI

Hukum & Kriminal

DKPP Pecat Arief Budiman dari Jabatan Ketua KPU RI

dibaca 3754 kali
Seorang Ayah di Konawe Cabuli Anak Tirinya

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Konawe Cabuli Anak Tirinya

dibaca 2676 kali
Diduga Tidak Transparan, PT Merbau Jaya Konsel Didemo oleh Forum Aliansi Masyarakat
Polda Sultra :  Perkara PT Trisula dan PT BBS  Sudah masuk Tahap Lidik Dan Sidik

TERPOPULER

  1. Sekolahkan Anaknya hingga jadi Pengacara, Kini Digugat Anaknya di Pengadilan

  2. Unifa Terjunkan Mahasiswa Program KKNE ke Lokasi Bencana Gempa Sulbar

  3. Dosen Universitas Negeri di Makassar Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Rumah

  4. Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri Protes Kematian Haji Permata yang Tewas Tertembak

  5. M1R SSB Sultra Bergerak Membuka Posko Peduli Gempa Sulbar

  6. BERITA VIDEO: Polda Sultra Ekspos Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu 590 Gram yang Disita dari Kurir Jaringan Kalimantan

  7. BERITA VIDEO: 590 Gram Narkotika Berhasil Disita Polda Sultra Dari Pengedar Jaringan Kaimantan

  8. Kepala Dinas Sosial Pasangkayu Sulbar, Meninggal Dunia di Tenda Pengungsian

  9. Strategi Penanganan Multibencana

    Oleh: Prof. Dr. Eng. Adi Maulana, ST.M.Phil.

  10. Buka Keran Ekspor 2021, Biji Mete Sultra Pasok Pasar Vietnam

RELIGI

Begini Pandangan Syekh Ibnu Athaillah Soal Karakter Asli Kehidupan Dunia

Ini Wasiat Syech Ali Jaber Soal Keutamaan Membaca Surah Al-Mulk

Terapkan Kebijakan Baru, Pengguna WhatsApp Beralih ke Telegram atau Signal?

Bersikap Baik atau Benar, Mana yang Lebih Utama?

Ingin Selamat Dunia Akhirat, Ini 3 Penyakit Hati yang Wajib Dihindari

EKONOMI

  1. Utang Pemerintah Tembus Rp 6.000 Triliun, Ini Penjelasan Menkeu Sri Mulyani

  2. Buka Keran Ekspor 2021, Biji Mete Sultra Pasok Pasar Vietnam

  3. Jokowi Tetapkan Nilai Tunjangan PNS untuk 4 Jabatan Fungsional

  4. Jualan Pot Bunga saat Pandemi, Ibu Ini dapat Omset Jutaan Rupiah per Bulan

  5. Menguat Hingga 8 Persen, Saham Tesla Lampaui Facebook

  6. Abaikan Protokol Keesehatan , FMPK Minta Kadin Sultra Tunda Tahapan Muswil

  7. SC Musprov Kadin Sultra : Malu Kita, Masa pengusaha besar untuk menjadi ketua Kadin uang Rp 500 juta dipersoalkan

  8. Bos Alibaba Jack Ma Dikabarkan `Menghilang` Setelah Mengkritik Pemerintah China

  9. Gandeng PMI, Sandiaga Uno Akan Kembangkan Wisata Kemanusiaan di Indonesia

  10. Kabar Gembira! PPPK Juga akan Dapat Dana Pensiun

  11. Di Tengah Pandemi Covid-19, Harta Para Milyarder Melejit Tajam

  12. Utang Pemerintah Nyaris Tembus Rp 6.000 Triliun, Begini Penjelasan Sri Mulyani

Investigasi Penembakan Anggota FPI Masuk Tahap Finalisasi

Hukum & Kriminal | 2021-01-08

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
JAKARTA, JALURINFO,- Komisi Nasional Hak Assasi Manusia (Komnas HAM) saat ini sedang dalam tahap finalisasi penyelidikan kematian enam laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat. Salah satu bagian dari finalisasi laporan tersebut adalah memastikan kembali sejumlah video dan foto screen capture yang telah diperoleh dari beberapa pihak dan saat proses permintaan keterangan saksi.

"Dari 8000 lebih video dan ribuan screen capture mewakili beberapa titik, seluruhnya sedang diamati kembali dan pendalaman oleh para penyelidik Komnas HAM RI," kata Komisiomer Komnas HAM sekaligus Ketua Tim Penyelidikan, Choirul Anam dalam keterangannya, Kamis (7/1).

"Tim Penyelidikan Komnas HAM RI berharap tahapan ini lancar dan peristiwa tersebut segera dapat terlihat, " tambah Anam.

Baca juga: Keberadaan Harun Masiku Masih Misterius, KPK Didesak Terbitkan Red Notice

Sebelumnya, pada Selasa (5/1), Tim Penyelidik Komnas HAM meminta keterangan kepada Ahli Psikologi Forensik. Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengatakan kepada ahli psikologi forensik, tim menanyakan keterangan terkait rekaman atau voice note ada di dalam barang bukti.

Beka mengatakan, keterangan dari para ahli dan saksi sudah memasuki tahap akhir penyelidikan. Sehingga, semakin membawa titik terang kepada Komnas HAM untuk menyusun kepingan puzzle dari insiden tersebut.

"Ini tahap akhir jadi membawa terang dan memudahkan untuk melihat konstruksi peristiwanya secara utuh, " tutur Beka.

Berita Terkait

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

JANGAN LEWATKAN

PT AKM Somasi PT AKP

PT AKM Somasi PT AKP

dibaca 2407 kali

#PT AKM

Berita Sul-Sel

Terkait Covid-19

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020