Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Inspektorat Telusuri Tenaga Kontrak Fiktif di Pemkot Makassar

Berita Sul-Sel | 2021-09-27

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Plt Kepala Inspektorat Makassar, Siswanta Andi Attas
MAKASSAR, JALURINFO.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai melakukan penelusurian tenaga kontrak fiktif. Sasarannya, Inspektorat Makassar melakukan pemeriksaan di kecamatan sebab tenaga kontrak tersebut disinyalir berada di wilayah ini. Sejauh ini, ada tujuh kecamatan yang telah di periksa.

Plt Kepala Inspektorat Makassar, Siswanta Andi Attas mengatakan, indikasi adanya tenaga kontrak fiktif ini memang menjadi perhatian. Sebab, berdasarkan temuan awal, ada tenaga kontrak yang sudah tidak aktif tetapi namanya masih tercatat.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

“Dari 15 kecamatan, baru tujuh yang selesai pemeriksaannya. Hasilnya juga sementara direkap. Insya Allah Senin (hari ini) saya pantau progresnya seperti apa. Kalau sudah ada hasilnya akan kami sampaikan,” ujar Siswanta Andi Attas, Minggu (26/9).

Siswanta mengungkapkan, tenaga kontrak yang disinyalir fiktif itu tercatat dalam surat keputusan (SK) Wali Kota Makassar. Namun, ia belum bisa memastikan berapa jumlahnya. Masih menunggu hasil pemeriksaan.

“Sementara saya minta dan kumpulkan datanya dari Kasubag Pelaporan, kecamatan apa saja yang sudah selesai,” ucapnya.

Temuan tenaga kontrak fiktif ini sudah berulang kali mencuat. Pada 2020 lalu, jumlah tenaga kontrak di Pemkot Makassar sebanyak 8.449 orang. Sedangkan di 2019, tecatat ada 8.817 orang. Kala itu Inspektorat Makassar menemukan 396 tenaga kontrak yang disinyalir fiktif pada 2019.




BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman
Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial
Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  3. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  4. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  5. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  6. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  7. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  8. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

  9. Presiden PSG Ngamuk Ancam Bunuh Staf Madrid

  10. Video Pengambilan Sumpah Jabatan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulsel

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Inspektorat Telusuri Tenaga Kontrak Fiktif di Pemkot Makassar

Berita Sul-Sel | 2021-09-27

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Plt Kepala Inspektorat Makassar, Siswanta Andi Attas
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai melakukan penelusurian tenaga kontrak fiktif. Sasarannya, Inspektorat Makassar melakukan pemeriksaan di kecamatan sebab tenaga kontrak tersebut disinyalir berada di wilayah ini. Sejauh ini, ada tujuh kecamatan yang telah di periksa.

Plt Kepala Inspektorat Makassar, Siswanta Andi Attas mengatakan, indikasi adanya tenaga kontrak fiktif ini memang menjadi perhatian. Sebab, berdasarkan temuan awal, ada tenaga kontrak yang sudah tidak aktif tetapi namanya masih tercatat.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

“Dari 15 kecamatan, baru tujuh yang selesai pemeriksaannya. Hasilnya juga sementara direkap. Insya Allah Senin (hari ini) saya pantau progresnya seperti apa. Kalau sudah ada hasilnya akan kami sampaikan,” ujar Siswanta Andi Attas, Minggu (26/9).

Siswanta mengungkapkan, tenaga kontrak yang disinyalir fiktif itu tercatat dalam surat keputusan (SK) Wali Kota Makassar. Namun, ia belum bisa memastikan berapa jumlahnya. Masih menunggu hasil pemeriksaan.

“Sementara saya minta dan kumpulkan datanya dari Kasubag Pelaporan, kecamatan apa saja yang sudah selesai,” ucapnya.

Temuan tenaga kontrak fiktif ini sudah berulang kali mencuat. Pada 2020 lalu, jumlah tenaga kontrak di Pemkot Makassar sebanyak 8.449 orang. Sedangkan di 2019, tecatat ada 8.817 orang. Kala itu Inspektorat Makassar menemukan 396 tenaga kontrak yang disinyalir fiktif pada 2019.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020