Humas IDI: Makassar Jadi Epicentrum Covid-19 Sulsel

Berita Sul-Sel | 2021-01-08

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Humas IDI Kota Makassar, dr Wachyudi Muchsin SH, saat membawakan materi sosialisasi penanganan Covid-19 di depan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pengurus Dharmawanita Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Sulsel di Ruang Pertemuan Perkimtan Sulsel, Jumat (8/1/2021).
MAKASSAR, JALURINFO,- Kondisi penularan Covid-19 hingga saat ini, masih terus mengkawatirkan. Bahkan, awal tahun 2021 ini, masih terus meningkat. Berdasarkan data yang ada, menunjukkan tren kenaikan positif Covid-19 di Sulsel. Dimana 1 Januari 2021 sebanyak 550 kasus, 2 Januari 2021 berjumlah 590 kasus, 3 Januari 2021 dengan 595 kasus, dan 4 Januari 2021 sebanyak 510 kasus, 5 Januari 2021 639 kasus, 6 Januari 2021 463 kasus, 7 Januari 2021 sebanyak 366 kasus.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Terbanyak atau yang menjadi episentrumnya adalah di Kota Makassar. Hal ini, mendapatkan perhatian luar biasa dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar. Untuk itu, Humas IDI Kota Makassar, dr Wachyudi Muchsin SH, saat membawakan materi sosialisasi penanganan Covid-19 di depan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pengurus Dharmawanita Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Sulsel di Ruang Pertemuan Perkimtan Sulsel, Jumat (8/1/2021), berharap agar dengan adanya peningkatan Covid-19 ini, menyadarkan masyarakat agar jangan menganggap remeh pandemi Covid-19 yang saat ini tingkat penyebarannya lebih massif akibat Klaster Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) dan Klaster Liburan dari awal penyebaran virus corona.




BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman
Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial
Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Humas IDI: Makassar Jadi Epicentrum Covid-19 Sulsel

Berita Sul-Sel | 2021-01-08

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Humas IDI Kota Makassar, dr Wachyudi Muchsin SH, saat membawakan materi sosialisasi penanganan Covid-19 di depan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pengurus Dharmawanita Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Sulsel di Ruang Pertemuan Perkimtan Sulsel, Jumat (8/1/2021).
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO,- Kondisi penularan Covid-19 hingga saat ini, masih terus mengkawatirkan. Bahkan, awal tahun 2021 ini, masih terus meningkat. Berdasarkan data yang ada, menunjukkan tren kenaikan positif Covid-19 di Sulsel. Dimana 1 Januari 2021 sebanyak 550 kasus, 2 Januari 2021 berjumlah 590 kasus, 3 Januari 2021 dengan 595 kasus, dan 4 Januari 2021 sebanyak 510 kasus, 5 Januari 2021 639 kasus, 6 Januari 2021 463 kasus, 7 Januari 2021 sebanyak 366 kasus.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Terbanyak atau yang menjadi episentrumnya adalah di Kota Makassar. Hal ini, mendapatkan perhatian luar biasa dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar. Untuk itu, Humas IDI Kota Makassar, dr Wachyudi Muchsin SH, saat membawakan materi sosialisasi penanganan Covid-19 di depan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pengurus Dharmawanita Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Sulsel di Ruang Pertemuan Perkimtan Sulsel, Jumat (8/1/2021), berharap agar dengan adanya peningkatan Covid-19 ini, menyadarkan masyarakat agar jangan menganggap remeh pandemi Covid-19 yang saat ini tingkat penyebarannya lebih massif akibat Klaster Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) dan Klaster Liburan dari awal penyebaran virus corona.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020