Hingga 2030, Pemerintah Akan Beli 500 Ribu Kendaraan Listrik

Teknologi | 2021-07-17

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Budi Karya Sumadi menunjukkan mobil listrik saat diluncurkan sebagai kendaraan dinas Kementerian Perhubungan di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (16/12/2020). (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
JAKARTA, JALURINFO.COM - Negara berencana membeli ratusan ribu unit kendaraan listrik untuk dipakai di instansi pemerintahan mulai tahun ini hingga 2030. Pembelian ini tujuannya membantu mengejar target total produksi kendaraan listrik di dalam negeri.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menjelaskan pemerintah menetapkan target produksi kendaraan listrik sebanyak 400 ribu unit mobil dan 1,76 juta unit motor pada 2025, kemudian meningkat menjadi 600 ribu unit mobil dan 2,45 juta unit motor pada 2030.

Baca juga: Produsen Ini Klaim Temukan Teknologi Isi Ulang Daya Listrik yang Lebih Cepat dari Isi Bensin

"Bersamaan dengan hal tersebut, untuk mempercepat popularisasi penggunaan EV [electric vehicle], pemerintah akan menetapkan peraturan tentang road map pembelian EV di instansi pemerintahan," kata Agus dalam seminar online Investor Daily Summit 2021, Rabu (14/7).




BERITA TERKAIT

Ini Cara Mudah untuk Membuat Long Screenshot di Android
Ini Tanda-tanda WhatsApp Kamu Diblokir

Teknologi

Ini Tanda-tanda WhatsApp Kamu Diblokir

dibaca 41031 kali
Ini Cara Mengganti Background Zoom dengan Mudah dan Cepat
Ini Cara Melacak Nomor HP dengan Mudah

Teknologi

Ini Cara Melacak Nomor HP dengan Mudah

dibaca 42538 kali
Jepang Cetak Rekor Transmisi Data, Bisa Transfer 10.000 Film HD dalam 1 Detik
Peneliti NICT di Jepang Berhasil Pecahkan Rekor Kecepatan Internet
Ini Trik Menemukan Lokasi Seseorang Melalui WhatsApp Tanpa Diketahui
Ilmuwan Sebut Analisis Sampel Bulan Bisa Ubah Sejarah dan Evolusi Planet di Tata Surya
Kenali Ciri-ciri WhatsApp yang Sudah Diblokir

Teknologi

Kenali Ciri-ciri WhatsApp yang Sudah Diblokir

dibaca 199970 kali
Mesin Pencari Google Peringatkan agar Pengguna Jangan Mudah Percaya dengan Hasil Pencariannya

TERPOPULER

  1. Kisaran Harga Medali di Olimpiade Tokyo 2020 Bila Dijual

  2. Bermain 17 Menit Pemain Barcelona Ini Dipecat Lewat Surel

  3. Bos Arema FC Bakal Kucurkan Rp 1, 5 M Buat Atlet Peraih Medali Olimpiade Tokyo

  4. Soal Perubahan Warna Pesawat Kepresidenan, Begini Penjelasan Istana

  5. Dua Ruang Ini di Kampung Atlet Jadi Favorit Para Peserta Olimpiade Tokyo

  6. Ratusan Pasien Covid-19 di Makassar Jalani Isolasi di Atas Kapal Pelni

  7. Kronologi Sumbangan Rp 2 T Akidi Tio yang Bikin Geger dan Gaduh se-Indonesia

  8. Anak Akidi Tio Jadi Tersangka Bantuan Bohong Rp2 Triliun

  9. Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 Sampai 9 Agustus

  10. Kasus Korupsi RS Batua, Polda Sulsel Tetapkan 13 Tersangka

RELIGI

Mulai 10 Agustus 2021, Arab Saudi Izinkan Jemaah dari Luar Negaranya untuk Umrah

Nasihat Rasulullah kepada Ali soal Pentingnya Jaga Lisan

Saudi Beber Syarat-syarat Umrah untuk Jemaah Indonesia

Mulai 10 Agustus 2021, Arab Saudi Buka Umrah, Simak Syarat Wajib Bagi Jamaahnya

Arab Saudi Sampaikan Kabar Gembira soal Jemaah Haji, Sangat Melegakan

EKONOMI

  1. Imbas Pandemi Covid-19, Lion Air Group Rumahkan 8.000 Karyawan

  2. Triwulan Kedua Tahun 2021 Vale Indonesia (INCO) mencetak penjualan AS$185,7 juta

  3. Belanja Online Makin Meningkat, Ini Prediksi Bank Dunia Soal Nasib Toko Offline di RI

  4. Emas Antam Makin Anjlok, Berikut Harganya

  5. Menko Perekonomian: Usaha Mikro Kecil, Warung, Warteg dan PKL Bisa Daftar Bansos

  6. 8,8 Juta Pekerja Bakal Dapat Subsidi Gaji, Ini Rinciannya

  7. Anggaran Penanganan Covid dan PEN Meningkat Jadi Rp744,75 Triliun

  8. Garuda Terancam Berhenti Beroperasi, Serikat Karyawan Bersurat ke Jokowi

  9. Jokowi: Ekonomi Digital RI akan Jadi yang Terbesar di Asia Tenggara

  10. Jumlah Orang Kaya Indonesia Bertambah Banyak Selama Pandemi Corona

  11. Sampai dengan Juni 2021, Jasa Raharja Sulsel Telah Serahkan Santunan Kecelakaan sebesar Rp. 43 Milyar lebih

  12. Layanan Tarik Tunai ATM Mandiri Naik Hingga Rp20 Juta

Hingga 2030, Pemerintah Akan Beli 500 Ribu Kendaraan Listrik

Teknologi | 2021-07-17

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Budi Karya Sumadi menunjukkan mobil listrik saat diluncurkan sebagai kendaraan dinas Kementerian Perhubungan di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (16/12/2020). (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Choose Language!
JAKARTA, JALURINFO.COM - Negara berencana membeli ratusan ribu unit kendaraan listrik untuk dipakai di instansi pemerintahan mulai tahun ini hingga 2030. Pembelian ini tujuannya membantu mengejar target total produksi kendaraan listrik di dalam negeri.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menjelaskan pemerintah menetapkan target produksi kendaraan listrik sebanyak 400 ribu unit mobil dan 1,76 juta unit motor pada 2025, kemudian meningkat menjadi 600 ribu unit mobil dan 2,45 juta unit motor pada 2030.

Baca juga: Produsen Ini Klaim Temukan Teknologi Isi Ulang Daya Listrik yang Lebih Cepat dari Isi Bensin


"Bersamaan dengan hal tersebut, untuk mempercepat popularisasi penggunaan EV [electric vehicle], pemerintah akan menetapkan peraturan tentang road map pembelian EV di instansi pemerintahan," kata Agus dalam seminar online Investor Daily Summit 2021, Rabu (14/7).

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

Terkait Covid-19

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020