×

DATA COVID-19 DI INDONESIA

Update terakhir: 17 Januari 2021, 17:000 WITA

TERKONFIRMASI

907.929

+11.287 Kasus

Dirawat 145,482

Sembuh 736.460

Meninggal 25.987

Berita Terpopuler Hari Ini: Kepala Dinas Sosial Pasangkayu Sulbar, Meninggal Dunia di Tenda Pengungsian Respon Cepat PT Pertamina Berikan Bantuan Korban Gempa di Sulawesi Barat Ini Jumlah Korban Meninggal Akibat Gempa di Sulbar Buka Keran Ekspor 2021, Biji Mete Sultra Pasok Pasar Vietnam Danyon Brimob Parepare Berangkatkan Tim SAR Bantu Korban Gempa di Sulbar PMI Sulsel Terjunkan Relawan dan Bantuan Kemanusiaan ke Sulbar Ponpes An-Nur Tompobulu Terima Santri/Santriwati Baru dan Pindahan TA 2021-2022, Berikut Profil dan Pendaftaran Via WA Bisa Dilakukan di Sini. Jokowi Tetapkan Nilai Tunjangan PNS untuk 4 Jabatan Fungsional Rekor Lagi! Tambah 11.557, Kasus Corona di RI 14 Januari Jadi 869.600 Ini Wasiat Syech Ali Jaber Soal Keutamaan Membaca Surah Al-Mulk
Landscape for All Languages

Geger! Dua Kakek di Bua, Luwu Baku Parang, Satu Tewas Mengenaskan

Berita Sul-Sel | 2021-01-11

© Disediakan oleh Jalurinfo.com POLISI dari Polsek Bua, Desa Puty, Kec. Bua, Kab. Luwu mengamankan lokasi kejadian pembunuhan di areal persawahan di Dusun Labokke, Sabtu 9 Januari 2021
LUWU, JALURINFO,- Masyarakat di Dusun Labokke, Desa Puty, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu geger.

Ini terjadi, adanya cekcok dua kakek di areal persawahan di Dusun Labokke, Sabtu 9 Januari 2021. Duel pun tidak terelakkan. SA (63), warga Dusun Labokke tewas di tangan RP (60).

SA tewas di tempat, lantaran menderita luka parah akibat terke- na sabetan parang tajam milik RP di bagian leher dan wajah. Kata warga sekitar, kepala dan badan nyaris putus.

Wartawan berusaha mencari informasi lebih dalam dengan mendatangi rumah duka di Dusun Labokke, Ahad 10 Januari 2021.

Dari pihak keluarga korban SA, dalam hal ini anak almarhum belum mau berkomentar akan kepergian orang tuanya SA. Korban diketahui meninggalkan seorang anak dan tiga cucu.

Tak mendapat informasi lebih jelas, lalu, mengarah ke rumah Kepala Dusun (kadus), Ismail.

Kadus yang ditemui di rumahnya mengungkapkan, jika ia sangat tidak percaya dengan kejadian dilingkungannya.

Ia menceritakan, waktu kejadian, ia juga sedang berada di sawah.

Baca juga: Agenda Pelantikan Danny-Fatma Belum Jelas, Pj Wali Kota Makassar: Itu Kewenangan Gubernur

Kadus Ismail mengungkapkan, kalau peristiwa berdarah ini diduga terjadi lantaran adanya cek-cok soal batas pematang sawah antara korban dan pelaku.

Dimana pelaku tak terima tanah miliknya diklaim oleh korban saat kegiatan pengerukan pencetakan sawah.

“Di lokasi kejadian kan sedang ada alat ekskavator bekerja mencetak sawah. Nah, tanah pelaku diklaimnya diserobot korban. Di situ cekcok mulai, dan mungkin juga sudah saling emosi mi, sehingga terjadi pemarangan,” kata Kadus Ismail.




BERITA TERKAIT

Pesta Rambu Tuka di Batu Lembang Torut, Banyak Tak Patuhi Protkes
Kebijakan Pj Wali Kota Beri Kelonggaran Aktivitas Masa Covid-19 Disorot IDI Makassar
Apakah Sulsel Juga Akan PSBB? Gubernur: Kita Harus Pikir Matang-Matang
Rumah Sakit di Toraja tak Mampu Lagi Tampung Pasien Covid-19
Gubernur Sulsel dan  Bupati Sidrap Naik Helikopter Pantau Potensi Banjir
Kapan Vaksinasi Covid-19 di Sulsel Mulai? Ini Penjelasan Gubernur
Pengurus dan Jamaah Sinergi, Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nurul Ittihad Kalukuang
Vaksin Tiba di Makassar, Gubernur Hingga Kadiskes Masuk Daftar Orang Pertama Divaksin
Lama Mengabdi, Guru Honorer Bulukumba Minta Jokowi Diangkat PNS tanpa Syarat
Survey PollingKita, AIA Geser Posisi Amran Sulaiman

Berita Sul-Sel

Survey PollingKita, AIA Geser Posisi Amran Sulaiman

dibaca 2411 kali

TERPOPULER

  1. Kepala Dinas Sosial Pasangkayu Sulbar, Meninggal Dunia di Tenda Pengungsian

  2. Jokowi Tetapkan Nilai Tunjangan PNS untuk 4 Jabatan Fungsional

  3. Dukung Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19, Lanal Kendari Panen Raya Ribuan Ikan Putih Di Konawe

  4. Pekan Ketiga Februari 2021, IKA SMA 1 Kendari Akan Gelar MUBES

  5. BPOM Sebut Efikasi Vaksin Sinovac Sebesar 65,3 Persen, Rachland: Mohon Data Ini Jangan Diabaikan

  6. Kesaksian Warga saat Sriwijaya Air Jatuh

  7. Misi Hujan Buatan, Cina Terbangkan Drone Berukuran Besar

  8. Selamat dari Maut, Mantan Qoriah Ini Batal Naik Pesawat Sriwijaya Air yang Jatuh

  9. Pria Ini Menangis Histeris, Istri dan 3 Anaknya Jadi Penumpang Sriwijaya Air SJ-182

  10. Kabel dan Serpihan Ditemukan Petugas di Pulau Laki, Diduga Milik Sriwijaya Air yang Jatuh

RELIGI

Ini Wasiat Syech Ali Jaber Soal Keutamaan Membaca Surah Al-Mulk

Terapkan Kebijakan Baru, Pengguna WhatsApp Beralih ke Telegram atau Signal?

Bersikap Baik atau Benar, Mana yang Lebih Utama?

Ingin Selamat Dunia Akhirat, Ini 3 Penyakit Hati yang Wajib Dihindari

Cara Bergaul Rasulullah SAW dengan Para Sahabat

EKONOMI

  1. Utang Pemerintah Tembus Rp 6.000 Triliun, Ini Penjelasan Menkeu Sri Mulyani

  2. Buka Keran Ekspor 2021, Biji Mete Sultra Pasok Pasar Vietnam

  3. Jokowi Tetapkan Nilai Tunjangan PNS untuk 4 Jabatan Fungsional

  4. Jualan Pot Bunga saat Pandemi, Ibu Ini dapat Omset Jutaan Rupiah per Bulan

  5. Menguat Hingga 8 Persen, Saham Tesla Lampaui Facebook

  6. Abaikan Protokol Keesehatan , FMPK Minta Kadin Sultra Tunda Tahapan Muswil

  7. SC Musprov Kadin Sultra : Malu Kita, Masa pengusaha besar untuk menjadi ketua Kadin uang Rp 500 juta dipersoalkan

  8. Bos Alibaba Jack Ma Dikabarkan `Menghilang` Setelah Mengkritik Pemerintah China

  9. Gandeng PMI, Sandiaga Uno Akan Kembangkan Wisata Kemanusiaan di Indonesia

  10. Kabar Gembira! PPPK Juga akan Dapat Dana Pensiun

  11. Di Tengah Pandemi Covid-19, Harta Para Milyarder Melejit Tajam

  12. Utang Pemerintah Nyaris Tembus Rp 6.000 Triliun, Begini Penjelasan Sri Mulyani

Geger! Dua Kakek di Bua, Luwu Baku Parang, Satu Tewas Mengenaskan

Berita Sul-Sel | 2021-01-11

© Disediakan oleh Jalurinfo.com POLISI dari Polsek Bua, Desa Puty, Kec. Bua, Kab. Luwu mengamankan lokasi kejadian pembunuhan di areal persawahan di Dusun Labokke, Sabtu 9 Januari 2021
LUWU, JALURINFO,- Masyarakat di Dusun Labokke, Desa Puty, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu geger.

Ini terjadi, adanya cekcok dua kakek di areal persawahan di Dusun Labokke, Sabtu 9 Januari 2021. Duel pun tidak terelakkan. SA (63), warga Dusun Labokke tewas di tangan RP (60).

SA tewas di tempat, lantaran menderita luka parah akibat terke- na sabetan parang tajam milik RP di bagian leher dan wajah. Kata warga sekitar, kepala dan badan nyaris putus.

Wartawan berusaha mencari informasi lebih dalam dengan mendatangi rumah duka di Dusun Labokke, Ahad 10 Januari 2021.

Dari pihak keluarga korban SA, dalam hal ini anak almarhum belum mau berkomentar akan kepergian orang tuanya SA. Korban diketahui meninggalkan seorang anak dan tiga cucu.

Tak mendapat informasi lebih jelas, lalu, mengarah ke rumah Kepala Dusun (kadus), Ismail.

Kadus yang ditemui di rumahnya mengungkapkan, jika ia sangat tidak percaya dengan kejadian dilingkungannya.

Ia menceritakan, waktu kejadian, ia juga sedang berada di sawah.

Baca juga: Agenda Pelantikan Danny-Fatma Belum Jelas, Pj Wali Kota Makassar: Itu Kewenangan Gubernur

Kadus Ismail mengungkapkan, kalau peristiwa berdarah ini diduga terjadi lantaran adanya cek-cok soal batas pematang sawah antara korban dan pelaku.

Dimana pelaku tak terima tanah miliknya diklaim oleh korban saat kegiatan pengerukan pencetakan sawah.

“Di lokasi kejadian kan sedang ada alat ekskavator bekerja mencetak sawah. Nah, tanah pelaku diklaimnya diserobot korban. Di situ cekcok mulai, dan mungkin juga sudah saling emosi mi, sehingga terjadi pemarangan,” kata Kadus Ismail.

Berita Terkait

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

JANGAN LEWATKAN

Berita Sul-Sel

Terkait Covid-19

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020