Filipina Perpanjang Larangan Masuk dari Indonesia

Internasional | 2021-07-30

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Warga menunggu tumpangan di halte angkutan umum di Quezon City, Metro Manila, Filipina.
JAKARTA, JALURINFO.COM - Filipina telah memperpanjang penerapan larangan masuk warga atau pelancong dari 10 negara, termasuk Indonesia, hingga 15 Agustus mendatang, Jumat (30/7). Langkah itu diambil sebagai bagian dari penanggulangan pandemi Covid-19.

Selain Indonesia, daftar negara yang masuk dalam larangan masuk Filipina adalah India, Pakistan, Nepal, Sri Lanka, Bangladesh, Oman, Uni Emirat Arab (UEA), Malaysia, dan Thailand. Kendati demikian, penumpang yang transit melalui salah satu negara tersebut masih diizinkan masuk ke Filipina.

Baca juga: Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

Larangan masuk bagi negara-negara terkait sengaja diterapkan Filipina untuk mencegah penyebaran Covid-19 varian Delta. Varian yang pertama kali terdeteksi di India itu diketahui lebih cepat menular. Pada 16 Juli lalu, Filipina melaporkan kasus penularan lokal pertama varian Delta di negaranya.




BERITA TERKAIT

VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia
VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia
VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina
VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas
VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia
Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya
Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah
Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

Internasional

Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

dibaca 17270 kali
Indonesia Dukung Resolusi PBB Soal Invasi Rusia ke Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina, Ukraina Laporkan 137 Kematian

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Filipina Perpanjang Larangan Masuk dari Indonesia

Internasional | 2021-07-30

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Warga menunggu tumpangan di halte angkutan umum di Quezon City, Metro Manila, Filipina.
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

JAKARTA, JALURINFO.COM - Filipina telah memperpanjang penerapan larangan masuk warga atau pelancong dari 10 negara, termasuk Indonesia, hingga 15 Agustus mendatang, Jumat (30/7). Langkah itu diambil sebagai bagian dari penanggulangan pandemi Covid-19.

Selain Indonesia, daftar negara yang masuk dalam larangan masuk Filipina adalah India, Pakistan, Nepal, Sri Lanka, Bangladesh, Oman, Uni Emirat Arab (UEA), Malaysia, dan Thailand. Kendati demikian, penumpang yang transit melalui salah satu negara tersebut masih diizinkan masuk ke Filipina.

Baca juga: Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

Larangan masuk bagi negara-negara terkait sengaja diterapkan Filipina untuk mencegah penyebaran Covid-19 varian Delta. Varian yang pertama kali terdeteksi di India itu diketahui lebih cepat menular. Pada 16 Juli lalu, Filipina melaporkan kasus penularan lokal pertama varian Delta di negaranya.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020