Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Dua Alumni Peternakan Unhas Lolos Program Bertani Untuk Negeri dari Japfa Foundation

Berita Sul-Sel | 2020-09-27

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Dua alumni Fakultas Peternakan Unhas, Waode Nurmayani dan Wahyu Jaelani S lolos pada program Bertani Untuk Negeri yang diselenggarakan Japfa Foundation. Tampak peserta program ini foto bersama.
MAKASSAR, JALURINFO,- Dua alumni baru tahun 2020 Fakultas Peternakan Unhas berhasil lolos mengikuti program Bertani Untuk Negeri yang diselenggarakan Japfa Foundation. Kedua mahasiswa tersebut adalah Wahyu Jaelani S dan Waode Nurmayani.

Bertani untuk Negeri yang merupakan program yang mempertemukan anak muda dengan petani dan peternak untuk bekerja bersama-sama mengembangkan sektor pertanian di Indonesia. Program ini menjaring anak muda yang memiliki passion dengan bidang pertanian, dan mau belajar bersama petani untuk meningkatkan produktivitas.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Melalui wawancara pada Jumat (25/9/2020), Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fapet Unhas, Prof. Dr. Ir. Jasmal A. Syamsu, M. Si., menjelaskan bahwa program ini sangat ketat. Terdapat 466 orang dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia yang lolos seleksi berkas.

“Setelah melewati berbagai rangkaian seleksi, akhirnya ditetapkan 16 orang yang akan mengikuti program, dua diantaranya dari Unhas. Ini menunjukkan alumni Unhas memiliki daya saing yang tinggi. Hanya ada tiga universitas termasuk Unhas yang meloloskan dua alumninya. Perguruan tinggi lainnya hanya meloloskan satu orang alumni saja,” jelas Prof Jasmal.




BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman
Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial
Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  3. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  4. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  5. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  6. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  7. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  8. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

  9. Presiden PSG Ngamuk Ancam Bunuh Staf Madrid

  10. Video Pengambilan Sumpah Jabatan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulsel

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Dua Alumni Peternakan Unhas Lolos Program Bertani Untuk Negeri dari Japfa Foundation

Berita Sul-Sel | 2020-09-27

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Dua alumni Fakultas Peternakan Unhas, Waode Nurmayani dan Wahyu Jaelani S lolos pada program Bertani Untuk Negeri yang diselenggarakan Japfa Foundation. Tampak peserta program ini foto bersama.
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO,- Dua alumni baru tahun 2020 Fakultas Peternakan Unhas berhasil lolos mengikuti program Bertani Untuk Negeri yang diselenggarakan Japfa Foundation. Kedua mahasiswa tersebut adalah Wahyu Jaelani S dan Waode Nurmayani.

Bertani untuk Negeri yang merupakan program yang mempertemukan anak muda dengan petani dan peternak untuk bekerja bersama-sama mengembangkan sektor pertanian di Indonesia. Program ini menjaring anak muda yang memiliki passion dengan bidang pertanian, dan mau belajar bersama petani untuk meningkatkan produktivitas.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Melalui wawancara pada Jumat (25/9/2020), Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fapet Unhas, Prof. Dr. Ir. Jasmal A. Syamsu, M. Si., menjelaskan bahwa program ini sangat ketat. Terdapat 466 orang dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia yang lolos seleksi berkas.

“Setelah melewati berbagai rangkaian seleksi, akhirnya ditetapkan 16 orang yang akan mengikuti program, dua diantaranya dari Unhas. Ini menunjukkan alumni Unhas memiliki daya saing yang tinggi. Hanya ada tiga universitas termasuk Unhas yang meloloskan dua alumninya. Perguruan tinggi lainnya hanya meloloskan satu orang alumni saja,” jelas Prof Jasmal.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020