Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkot Parepare Terapkan Sanksi Warga Tak Pakai Masker

Berita Sul-Sel | 2020-09-01

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Pemerintah Kota Parepare memasang papan pengumuman yang dibentangkan saat memasuki batas kota Parepare
PAREPARE, JALURINFO,- Pemerintah Kota Parepare mulai memberlakukan sanksi bagi masyarakat dan pelaku usaha yang tidak disiplin protokol kesehatan, termasuk penggunaan masker.

Bahkan, Pemerintah Kota Parepare telah memasang papan pengumuman yang dibentangkan saat memasuki batas kota Parepare. Pada papan pengumuman itu terpampang jelas kalimat penegas bertuliskan “Selamat datang di Kota Parepare, Anda memasuki wilayah wajib menggunakan masker”.

Penegasan itu sesuai denga. Peraturan Wali Kota Parepare Nomor 31 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kota Parepare yang telah diterbitkan.

Perwali ini ditandatangani Wali Kota Parepare, Taufan Pawe pada 24 Agustus 2020, efektif berlaku 30 hari kalender sejak diundangkan atau efektif pada 24 September 2020, mendatang.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Dalam Pasal 9 Perwali ini mengatur tentang sanksi. Sanksi berupa denda administratif itu dikenakan bagi perorangan, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yang melanggar protokol kesehatan. Besaran dendanya mulai Rp50 ribu sampai Rp1 juta.

Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Parepare, Suriani mengatakan, sanksi denda administratif bagi perorangan itu sebesar Rp50 ribu per pelanggaran.

“Dalam hal denda administratif tidak dapat dipenuhi maka diganti dengan kerja sosial selama 3 jam pada tempat yang ditentukan oleh Gugus Tugas,” ungkap Suriani.

Sementara bagi pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yang melanggar protokol kesehatan sanksinya berjenjang.

Pertama, kata Suriani, berupa teguran lisan atau teguran tertulis. Dalam hal 3 hari setelah teguran lisan atau tertulis telah diberikan tetapi tidak diindahkan, Suriani mengingatkan, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum akan dikenakan denda administratif.




BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman
Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial
Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  3. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  4. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  5. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  6. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  7. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  8. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

  9. Presiden PSG Ngamuk Ancam Bunuh Staf Madrid

  10. Video Pengambilan Sumpah Jabatan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulsel

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkot Parepare Terapkan Sanksi Warga Tak Pakai Masker

Berita Sul-Sel | 2020-09-01

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Pemerintah Kota Parepare memasang papan pengumuman yang dibentangkan saat memasuki batas kota Parepare
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

PAREPARE, JALURINFO,- Pemerintah Kota Parepare mulai memberlakukan sanksi bagi masyarakat dan pelaku usaha yang tidak disiplin protokol kesehatan, termasuk penggunaan masker.

Bahkan, Pemerintah Kota Parepare telah memasang papan pengumuman yang dibentangkan saat memasuki batas kota Parepare. Pada papan pengumuman itu terpampang jelas kalimat penegas bertuliskan “Selamat datang di Kota Parepare, Anda memasuki wilayah wajib menggunakan masker”.

Penegasan itu sesuai denga. Peraturan Wali Kota Parepare Nomor 31 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kota Parepare yang telah diterbitkan.

Perwali ini ditandatangani Wali Kota Parepare, Taufan Pawe pada 24 Agustus 2020, efektif berlaku 30 hari kalender sejak diundangkan atau efektif pada 24 September 2020, mendatang.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Dalam Pasal 9 Perwali ini mengatur tentang sanksi. Sanksi berupa denda administratif itu dikenakan bagi perorangan, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yang melanggar protokol kesehatan. Besaran dendanya mulai Rp50 ribu sampai Rp1 juta.

Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Parepare, Suriani mengatakan, sanksi denda administratif bagi perorangan itu sebesar Rp50 ribu per pelanggaran.

“Dalam hal denda administratif tidak dapat dipenuhi maka diganti dengan kerja sosial selama 3 jam pada tempat yang ditentukan oleh Gugus Tugas,” ungkap Suriani.

Sementara bagi pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yang melanggar protokol kesehatan sanksinya berjenjang.

Pertama, kata Suriani, berupa teguran lisan atau teguran tertulis. Dalam hal 3 hari setelah teguran lisan atau tertulis telah diberikan tetapi tidak diindahkan, Suriani mengingatkan, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum akan dikenakan denda administratif.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020