Cegah Makanan dan Obat Ilegal, BBPOM dan Ketua TP PKK Barru Edukasi Warga

Berita Sul-Sel | 2020-07-29

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Sulsel melaksanakan sosialisasi pemberdayaan masyarakat melalui komunikasi informasi, terkait obat-obat tradisional, kosmetik dan pangan
BARRU, JALURINFO,- Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Sulsel melaksanakan sosialisasi pemberdayaan masyarakat melalui komunikasi informasi, terkait obat-obat tradisional, kosmetik dan pangan. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula PKG Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, secara khusus menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, drg Hj Hasnah Syam MARS.

Ketua TP PKK Barru yang juga anggota DPR RI, drg Hasnah Syam memang membidangi masalah kesehatan di DPR RI dan dinilai sangat tepat untuk dihadirkan. Selain punya kedekatan emosional dengan warga Barru, juga kapasitas yang dimiliki untuk bersama memberikan edukasi kepada warga. Ketua TP PKK Barru di depan warganya menyampaikan jika kegiatan seperti ini sangat penting untuk diikuti warga, karena bisa memahami persoalan yang terkait dengan obat-obatan, kosmetik, maupun makanan.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Pasalnya, warga hanya tahu tahu mengkonsumsi, tapi tidak mengetahui dampak yang ditimbulkan. “Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat, dimana melalui sosialisasi seperti ini, bisa memberikan informasi kepada masyarakat tentang produk obat, obat tradisional, kosmetik, pangan yang aman dikonsumsi dan digunakan,” kata Hasnah Syam kepada warga.

Ia menambahkan, masih banyak masyarakat belum memahami bagaimana cara mengosumsi dan menggunakan produk obat, obat tradisional, kosmetik, dan pangan yang aman. Karena itu, sosialisasi ini diharapkan bisa membantu warga. Sebelum menutup sambutannya, drg Hasnah Syam juga menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat yang dinilainya punya kepatuhan terhadap standar protokol kesehatan mengenai Covid-19. Terbukti, Barru masuk kategori rendah mengenai penularan virus itu di Indonesia.




BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman
Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial
Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Cegah Makanan dan Obat Ilegal, BBPOM dan Ketua TP PKK Barru Edukasi Warga

Berita Sul-Sel | 2020-07-29

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Sulsel melaksanakan sosialisasi pemberdayaan masyarakat melalui komunikasi informasi, terkait obat-obat tradisional, kosmetik dan pangan
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

BARRU, JALURINFO,- Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Sulsel melaksanakan sosialisasi pemberdayaan masyarakat melalui komunikasi informasi, terkait obat-obat tradisional, kosmetik dan pangan. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula PKG Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, secara khusus menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, drg Hj Hasnah Syam MARS.

Ketua TP PKK Barru yang juga anggota DPR RI, drg Hasnah Syam memang membidangi masalah kesehatan di DPR RI dan dinilai sangat tepat untuk dihadirkan. Selain punya kedekatan emosional dengan warga Barru, juga kapasitas yang dimiliki untuk bersama memberikan edukasi kepada warga. Ketua TP PKK Barru di depan warganya menyampaikan jika kegiatan seperti ini sangat penting untuk diikuti warga, karena bisa memahami persoalan yang terkait dengan obat-obatan, kosmetik, maupun makanan.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Pasalnya, warga hanya tahu tahu mengkonsumsi, tapi tidak mengetahui dampak yang ditimbulkan. “Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat, dimana melalui sosialisasi seperti ini, bisa memberikan informasi kepada masyarakat tentang produk obat, obat tradisional, kosmetik, pangan yang aman dikonsumsi dan digunakan,” kata Hasnah Syam kepada warga.

Ia menambahkan, masih banyak masyarakat belum memahami bagaimana cara mengosumsi dan menggunakan produk obat, obat tradisional, kosmetik, dan pangan yang aman. Karena itu, sosialisasi ini diharapkan bisa membantu warga. Sebelum menutup sambutannya, drg Hasnah Syam juga menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat yang dinilainya punya kepatuhan terhadap standar protokol kesehatan mengenai Covid-19. Terbukti, Barru masuk kategori rendah mengenai penularan virus itu di Indonesia.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020