Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Bukan Rp 25.000, Ahli UGM Luruskan Informasi Biaya Tes GeNose

Teknologi | 2020-12-27

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Alat Pendeksi Covid-19, GeNose
YOGYAKARTA, JALURINFO,- Ketua tim pengembang GeNose, alat pendeteksi Covid-19 besutan para ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Kuwat Triyana meluruskan informasi soal biaya tes dengan alat yang kinerjanya berbasis sampel embusan napas itu.

Sebelumnya beredar informasi biaya tes dengan alat GeNose itu hanya sekitar Rp 15-25 ribu dan hasil tes juga sangat cepat, yakni sekitar 2 menit serta tidak memerlukan reagen atau bahan kimia lainnya.

“Estimasi saya biaya tes dengan GeNose itu mungkin sekitar Rp 60 ribuan,” ujar Kuwat kepada Tempo, Ahad, 27 Desember 2020. Harga itu, menurutnya, hasil breakdown terakhir secara rinci kebutuhan tes di setiap pengujian dengan alat itu.

Baca juga: Hubungkan Indonesia-Australia-AS, Indosat Bangun Kabel Bawah Laut 18.000 Km

Dari informasi yang diterima Kuwat, Rp 25 ribu itu hanya biaya bersih pengetesan. Padahal setiap pengetesan tentu membutuhkan kantong napas dengan alat penguncinya.

“Setiap 100 kali pengujian juga harus diganti alat penyaringnya atau heva filter yang harganya berkisar 15 ribu,” kata Kuwat.

Perkiraan Kuwat di lapangan, saat uji tes itu mulai diproduksi dan diedarkan massal menggandeng perusahaan yang bekerja sama, harga yang dihitung tak sekedar dari faktor penyediaan alat-alat utama saja. Akan ada ongkos seperti pengelolaan limbah, operator alat itu, hingga pengamanan penggunaan alat itu yang ia taksir Rp 25 ribu.




BERITA TERKAIT

NASA Jabarkan Perkembangan Stasiun Luar Angkasa Internasional
Begini Cara Tambah Alamat di Google Maps Lewat PC dan HP
Kiamat Sudah Dekat! Elon Musk Bangun Bahtera Nabi Nuh
Kisah Pria Lamongan Rakit Pesawat Sendiri, Belajar dari Alaska
Jokowi Optimistis Indonesia Bisa Jadi Raksasa Digital Setelah Cina-India
3 Minggu Lagi, WhatsApp Tak Bisa Dipakai Lagi di Handphone Ini
Facebook Down, Mark Zuckerberg Rugi Hampir Rp 100 Triliun
Pengguna Signal dan Telegram Melonjak Usai WhatsApp Down
WhatsApp, Instagram, dan Facebook Tumbang, Ini Kata Mark Zuckerberg
Daftar Wilayah yang Diselimuti Sinyal 5G di Indonesia

TERPOPULER

  1. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  2. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  3. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

  4. Presiden PSG Ngamuk Ancam Bunuh Staf Madrid

  5. Video Pengambilan Sumpah Jabatan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulsel

  6. Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

  7. Indonesia Dukung Resolusi PBB Soal Invasi Rusia ke Ukraina

  8. Penundaan Pemilu 2024 Disebut Berpotensi Lahirkan Pemimpin Otoriter

  9. DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

  10. Update Perang Rusia-Ukraina, Ukraina Laporkan 137 Kematian

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Bukan Rp 25.000, Ahli UGM Luruskan Informasi Biaya Tes GeNose

Teknologi | 2020-12-27

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Alat Pendeksi Covid-19, GeNose
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

YOGYAKARTA, JALURINFO,- Ketua tim pengembang GeNose, alat pendeteksi Covid-19 besutan para ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Kuwat Triyana meluruskan informasi soal biaya tes dengan alat yang kinerjanya berbasis sampel embusan napas itu.

Sebelumnya beredar informasi biaya tes dengan alat GeNose itu hanya sekitar Rp 15-25 ribu dan hasil tes juga sangat cepat, yakni sekitar 2 menit serta tidak memerlukan reagen atau bahan kimia lainnya.

“Estimasi saya biaya tes dengan GeNose itu mungkin sekitar Rp 60 ribuan,” ujar Kuwat kepada Tempo, Ahad, 27 Desember 2020. Harga itu, menurutnya, hasil breakdown terakhir secara rinci kebutuhan tes di setiap pengujian dengan alat itu.

Baca juga: Hubungkan Indonesia-Australia-AS, Indosat Bangun Kabel Bawah Laut 18.000 Km

Dari informasi yang diterima Kuwat, Rp 25 ribu itu hanya biaya bersih pengetesan. Padahal setiap pengetesan tentu membutuhkan kantong napas dengan alat penguncinya.

“Setiap 100 kali pengujian juga harus diganti alat penyaringnya atau heva filter yang harganya berkisar 15 ribu,” kata Kuwat.

Perkiraan Kuwat di lapangan, saat uji tes itu mulai diproduksi dan diedarkan massal menggandeng perusahaan yang bekerja sama, harga yang dihitung tak sekedar dari faktor penyediaan alat-alat utama saja. Akan ada ongkos seperti pengelolaan limbah, operator alat itu, hingga pengamanan penggunaan alat itu yang ia taksir Rp 25 ribu.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020