Budidaya Ikan Nila dengan Teknologi Bioflok, Syamsul Rizal : Waktu Panen Lebih Singkat

Teknologi | 2020-07-15

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Budidaya ikan dengan teknologi Bioflok
PANGKEP, JALURINFO,- Budidaya ikan nila dengan teknologi bioflok menjadi salah satu alternatif lain yang dapat diterapkan para pembudidaya ikan saat ini. Teknologi Bioflok menjadi populer karena jika dibandingkan dengan sistem konvensional lainnya, sistem ini memiliki beberapa kelebihan. Bioflok lebih irit pakan dan masa panen lebih cepat.

Direktur PT Tonasa Tour & Travel (3T), Syamsul Rizal, mengungkapkan, pelaksanaan budidaya ikan nila teknologi bioflok ini merupakan salah satu program pengembangan unit bisnis 3T. Pelaksanaan program kegiatannya dimulai sejak bulan Maret 2020 sebagai pengelola. Dengan memanfaatkan bekas lahan tambang yang disulap sedemikian rupa untuk budidaya ikan nila, hanya saja uni menggunakan teknologi bioflok. Karena ada keunggulan tersendiri dibanding sistem KJA atau Keramba Jaring Apung.

Baca juga: Hubungkan Indonesia-Australia-AS, Indosat Bangun Kabel Bawah Laut 18.000 Km

”Teknologi bioflok yang sekarang kita budidayakan ini menggunakan wadah dari bak terpal dengan diameter 4 dan dapat diisi ikan sebanyak 1.000 ekor. Untuk saat ini, baru empat bak dan rencananya adalah 120 bak wadah yang akan kita siapkan,” ucapnya.

Keunggulan lain dari budidaya ikan teknologi bioflok ini, bisa menghemat waktu budidaya. Jika dengan keramba itu bisa sampai 6 bulan baru panen, sementara bioflok cukup 3 sampai 4 bulan sudah dapat dipanen dengan berat 4 ekor ikan nila perkilogramnya.




BERITA TERKAIT

NASA Jabarkan Perkembangan Stasiun Luar Angkasa Internasional
Begini Cara Tambah Alamat di Google Maps Lewat PC dan HP
Kiamat Sudah Dekat! Elon Musk Bangun Bahtera Nabi Nuh
Kisah Pria Lamongan Rakit Pesawat Sendiri, Belajar dari Alaska
Jokowi Optimistis Indonesia Bisa Jadi Raksasa Digital Setelah Cina-India
3 Minggu Lagi, WhatsApp Tak Bisa Dipakai Lagi di Handphone Ini
Facebook Down, Mark Zuckerberg Rugi Hampir Rp 100 Triliun
Pengguna Signal dan Telegram Melonjak Usai WhatsApp Down
WhatsApp, Instagram, dan Facebook Tumbang, Ini Kata Mark Zuckerberg
Daftar Wilayah yang Diselimuti Sinyal 5G di Indonesia

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Budidaya Ikan Nila dengan Teknologi Bioflok, Syamsul Rizal : Waktu Panen Lebih Singkat

Teknologi | 2020-07-15

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Budidaya ikan dengan teknologi Bioflok
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

PANGKEP, JALURINFO,- Budidaya ikan nila dengan teknologi bioflok menjadi salah satu alternatif lain yang dapat diterapkan para pembudidaya ikan saat ini. Teknologi Bioflok menjadi populer karena jika dibandingkan dengan sistem konvensional lainnya, sistem ini memiliki beberapa kelebihan. Bioflok lebih irit pakan dan masa panen lebih cepat.

Direktur PT Tonasa Tour & Travel (3T), Syamsul Rizal, mengungkapkan, pelaksanaan budidaya ikan nila teknologi bioflok ini merupakan salah satu program pengembangan unit bisnis 3T. Pelaksanaan program kegiatannya dimulai sejak bulan Maret 2020 sebagai pengelola. Dengan memanfaatkan bekas lahan tambang yang disulap sedemikian rupa untuk budidaya ikan nila, hanya saja uni menggunakan teknologi bioflok. Karena ada keunggulan tersendiri dibanding sistem KJA atau Keramba Jaring Apung.

Baca juga: Hubungkan Indonesia-Australia-AS, Indosat Bangun Kabel Bawah Laut 18.000 Km

”Teknologi bioflok yang sekarang kita budidayakan ini menggunakan wadah dari bak terpal dengan diameter 4 dan dapat diisi ikan sebanyak 1.000 ekor. Untuk saat ini, baru empat bak dan rencananya adalah 120 bak wadah yang akan kita siapkan,” ucapnya.

Keunggulan lain dari budidaya ikan teknologi bioflok ini, bisa menghemat waktu budidaya. Jika dengan keramba itu bisa sampai 6 bulan baru panen, sementara bioflok cukup 3 sampai 4 bulan sudah dapat dipanen dengan berat 4 ekor ikan nila perkilogramnya.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020