BSU Sulawesi-Maluku Capai 427.410 Karyawan, Ini Cara Cek Kepesertaan

Pilih kategori | 2020-08-23

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi
MAKASSAR, JALURINFO,- Pemerintah telah menganggarkan Rp37,74 triliun untuk program Bantuan Subsidi Upah (BSU) 15,7 juta pekerja terdampak Covid-19 sejumlah Rp600 ribu per bulan per orang selama 4 bulan atau per orang akan mendapatkan Rp2,4 juta.

Salah satu tujuan program BSU ini adalah untuk meningkatkan daya beli masyarakat guna mendukung pemulihan ekonomi nasional, dan diharapkan setelah BSU cair dapat segera dibelanjakan oleh para pekerja yang menerima BSU untuk kebutuhan sehari-hari.

Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Toto Suharto, mengatakan bahwa sesuai Permenaker 14/2020 kriteria yang diterapkan bagi Calon Penerima Program Subsidi Upah ini, antara lain pekerja merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), masuk pada kategori pekerja Penerima Upah (PU), merupakan peserta BPJamsostek aktif sampai dengan Juni 2020, dan memiliki upah terakhir di bawah Rp5 juta sesuai data yang dilaporkan perusahaan dan tercatat pada BPJamsostek.

Baca juga: PBB Minta Palestina-Israel patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata

“46 Kantor Cabang BPJamsostek di Wilayah Sulawesi Maluku per 22 Agustus 2020 telah merekap data rekening pekerja sebanyak 427.410 rekening bank peserta dari target peserta aktif yang memenuhi kriteria per 30 Juni 2020 sekitar 568.640 pekerja” ungkap Toto Suharto, Minggu (23/8/2020).

Adapun data rekening bank pekerja yang telah divalidasi dari 8 propinsi sebagai berikut : Sulsel 185.766 Sulbar 23.254 Sultra 59.129 Sulteng 52.799 Gorontalo 13.376 Sulut 50.183 Maluku 25.863 dan Maluku Utara 16.842.

Kami mengimbau agar para HRD yang belum melengkapi rekening bank, segera melengkapi data rekening melalui aplikasi SMILE atau mengirimkan format excel kepada kami sebelum 31 Agustus 2020 mengingat data yg kami rekap baru 75%.

Pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahap pertama sekitar 7,5 juta rekening pekerja yang valid dari data yang masuk 13,6 juta sesuai informasi dari Kemenaker akan diumumkan pada tanggal 25 Agustus 2020.




BERITA TERKAIT

4 Alasan Ini Real Madrid Bisa Tumbangkan Barcelona di El Clasico
Banjir Warna Putih Susu Hebohkan Warga Sunter

Pilih kategori

Banjir Warna Putih Susu Hebohkan Warga Sunter

dibaca 11520 kali
Berkunjung ke Mamuju, Jokowi Instruksikan Percepat Pemulihan Pasca Gempa
5 Faktor yang Bisa Menyebabkan Pesawat Jatuh, Berikut Ulasannya
Bentrok FPI-Polisi,  Saksi Mata Beberkan Fakta di Lokasi Kejadian
Partai Masyumi Dideklarasikan, Ini Tanggapan Mahfud MD

Pilih kategori

Partai Masyumi Dideklarasikan, Ini Tanggapan Mahfud MD

dibaca 525635 kali
Oknum Perwira Polisi Tertembak Saat Kabur Bawa Sabu Seberat 16 Kg
Viral Antre Panjang, Ajukan Cerai di Pengadilan Agama

Pilih kategori

Viral Antre Panjang, Ajukan Cerai di Pengadilan Agama

dibaca 532382 kali
Kerja Tanpa Masker, Provost Polres Sanksi Fisik Ke anggota Polres Bantaeng
Dukungan tak Cukup, SMB Mundur dari Kontestasi Pilkada Torut

TERPOPULER

  1. Khawatir Masuknya Covid-19 Varian Baru, Pengurus Desak Munas VII Kadin di Kendari "Di Rem Mendadak".

  2. Menelusuri Jejak Pembunuhan Mayat Terbakar di Tompo Ladang Maros (part-2)

  3. Kasus Baru Covid-19 Nyaris Menyentuh 13 Ribu, 3 Provinsi Ini Penyumbang Terbanyak

  4. Menelusuri Jejak Pembunuhan Mayat Terbakar di Tompo Ladang Maros (1)

  5. Wujudkan Pangkep Hebat, Tim Unifa Hadiri Undangan Musrembang RPJMD Kabupaten Pangkep

  6. Indef: PPN Sembako Premium Berpotensi Mendorong Lonjakan Impor Pangan

  7. Arab Saudi Umumkan Skema Haji 2021, Kemenlu : Hanya Untuk yang Mukim

  8. Hasil SBMPTN 2021 Diumumkan Senin Lusa, Cek Jam dan Linknya di sini

  9. Pemerintah Arab Saudi: Haji 2021 Hanya 60 Ribu Orang, untuk Warga Lokal dan Ekspatriat

  10. Selain Sembako, Sektor Pendidikan juga Bakal Dikenai Pajak (PPN)

RELIGI

Arab Saudi Umumkan Skema Haji 2021, Kemenlu : Hanya Untuk yang Mukim

Terkait Haji, Yaqut: Kemenag Akan Fokus untuk Persiapan Haji Tahun Depan

Pemerintah Arab Saudi: Haji 2021 Hanya 60 Ribu Orang, untuk Warga Lokal dan Ekspatriat

Calon Jamaah Haji Ramai-ramai Tarik Setoran Pelunasan, Begini Komentar Kemenag

Isu Dana Haji Disalahgunakan, Muhadjir Datangi BPKH

EKONOMI

  1. Khawatir Masuknya Covid-19 Varian Baru, Pengurus Desak Munas VII Kadin di Kendari "Di Rem Mendadak".

  2. Indef: PPN Sembako Premium Berpotensi Mendorong Lonjakan Impor Pangan

  3. Selain Sembako, Sektor Pendidikan juga Bakal Dikenai Pajak (PPN)

  4. Terkait Rencana Pajak Sembako, Ekonom: Sebaiknya Hanya Berlaku di Retail Modern

  5. Garuda Sudah Pangkas Lebih 20 Persen Karyawannya Sejak Pandemi

  6. Pelaku UMKM Sebut Munas Kadin Berkah bagi Sultra

  7. Gali Potensi Pajak, Pemerintah Akan Gabung Data NIK dan NPWP

  8. Menkeu Akan Kenakan Pajak 35 Persen Untuk Pendapatan 5 Milyar

  9. Jelang Idul Fitri, ini Jumlah Uang Tunai yang Disiapkan BTN

  10. Penjelasan Sri Mulyani Soal Penyebab THR PNS Tak Dibayar Penuh Tahun Ini

  11. Tak Cuma PNS, Jokowi dan Anggota DPR Juga Dipastikan Dapat THR

  12. Tindaklanjuti Aduan Terkait Pembayaran THR, Kemnaker Bentuk Posko THR Keagamaan 2021

BSU Sulawesi-Maluku Capai 427.410 Karyawan, Ini Cara Cek Kepesertaan

Pilih kategori | 2020-08-23

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi
Choose Language!
MAKASSAR, JALURINFO,- Pemerintah telah menganggarkan Rp37,74 triliun untuk program Bantuan Subsidi Upah (BSU) 15,7 juta pekerja terdampak Covid-19 sejumlah Rp600 ribu per bulan per orang selama 4 bulan atau per orang akan mendapatkan Rp2,4 juta.

Salah satu tujuan program BSU ini adalah untuk meningkatkan daya beli masyarakat guna mendukung pemulihan ekonomi nasional, dan diharapkan setelah BSU cair dapat segera dibelanjakan oleh para pekerja yang menerima BSU untuk kebutuhan sehari-hari.

Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Toto Suharto, mengatakan bahwa sesuai Permenaker 14/2020 kriteria yang diterapkan bagi Calon Penerima Program Subsidi Upah ini, antara lain pekerja merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), masuk pada kategori pekerja Penerima Upah (PU), merupakan peserta BPJamsostek aktif sampai dengan Juni 2020, dan memiliki upah terakhir di bawah Rp5 juta sesuai data yang dilaporkan perusahaan dan tercatat pada BPJamsostek.

Baca juga: PBB Minta Palestina-Israel patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata

“46 Kantor Cabang BPJamsostek di Wilayah Sulawesi Maluku per 22 Agustus 2020 telah merekap data rekening pekerja sebanyak 427.410 rekening bank peserta dari target peserta aktif yang memenuhi kriteria per 30 Juni 2020 sekitar 568.640 pekerja” ungkap Toto Suharto, Minggu (23/8/2020).

Adapun data rekening bank pekerja yang telah divalidasi dari 8 propinsi sebagai berikut : Sulsel 185.766 Sulbar 23.254 Sultra 59.129 Sulteng 52.799 Gorontalo 13.376 Sulut 50.183 Maluku 25.863 dan Maluku Utara 16.842.

Kami mengimbau agar para HRD yang belum melengkapi rekening bank, segera melengkapi data rekening melalui aplikasi SMILE atau mengirimkan format excel kepada kami sebelum 31 Agustus 2020 mengingat data yg kami rekap baru 75%.

Pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahap pertama sekitar 7,5 juta rekening pekerja yang valid dari data yang masuk 13,6 juta sesuai informasi dari Kemenaker akan diumumkan pada tanggal 25 Agustus 2020.

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

Terkait Covid-19

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020