×

DATA COVID-19 DI INDONESIA

Update terakhir: 17 Januari 2021, 17:000 WITA

TERKONFIRMASI

907.929

+11.287 Kasus

Dirawat 145,482

Sembuh 736.460

Meninggal 25.987

Berita Terpopuler Hari Ini: Kepala Dinas Sosial Pasangkayu Sulbar, Meninggal Dunia di Tenda Pengungsian Respon Cepat PT Pertamina Berikan Bantuan Korban Gempa di Sulawesi Barat Ini Jumlah Korban Meninggal Akibat Gempa di Sulbar Buka Keran Ekspor 2021, Biji Mete Sultra Pasok Pasar Vietnam Danyon Brimob Parepare Berangkatkan Tim SAR Bantu Korban Gempa di Sulbar PMI Sulsel Terjunkan Relawan dan Bantuan Kemanusiaan ke Sulbar Ponpes An-Nur Tompobulu Terima Santri/Santriwati Baru dan Pindahan TA 2021-2022, Berikut Profil dan Pendaftaran Via WA Bisa Dilakukan di Sini. Jokowi Tetapkan Nilai Tunjangan PNS untuk 4 Jabatan Fungsional Rekor Lagi! Tambah 11.557, Kasus Corona di RI 14 Januari Jadi 869.600 Ini Wasiat Syech Ali Jaber Soal Keutamaan Membaca Surah Al-Mulk
Landscape for All Languages

BPOM Sebut Efikasi Vaksin Sinovac Sebesar 65,3 Persen, Rachland: Mohon Data Ini Jangan Diabaikan

Nasional | 2021-01-12

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Politisi Partai Demokrat, Rachland Nashidik
JAKARTA, JALURINFO,- Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) telah menerbitkan izin penggunaan darurat (EUA) untuk CoronaVac sebagai vaksin Covid-19 produksi perusahaan Sinovac.

Kemudian, terkait efikasi vaksin Covid-19 Sinovac, Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan pada uji klinik fase 3 di Bandung menunjukkan tingkat efikasi sebesar 65,3 persen.

"Hasil analisis terhadap efikasi vaksin sinovac dan uji klinik di bandung menunjukkan efikasi sebesar 65,3 persen," kata Penny seperti dikutip dari Antara.

Baca juga: Kecewa Gugatannya Ditolak, Rizal Ramli: MK Lebih Mendengar Suara Kekuasaan

Menanggapi hal ini, Politisi Partai Demokrat, Rachland Nashidik mengatakan besaran efikasi tersebut menunjukkan bahwa vaksin Sinovac dengan nilai terendah. Untuk itu, lanjutnya, data yang ada ini jangan sampai diabaikan.

Tanggapan tersebut disampaikan Rachland Nashidik melalui akun Twitter pribadinya @RachlanNashidik pada Senin, 11 Januari 2021.




BERITA TERKAIT

Ini Jumlah Korban Meninggal Akibat Gempa di Sulbar
Rekor Lagi! Tambah 11.557, Kasus Corona di RI 14 Januari Jadi 869.600
Syekh Ali Jaber Tutup Usia

Nasional

Syekh Ali Jaber Tutup Usia

dibaca 1990 kali
4 Gejala Covid-19 Ini Indikasi Miliki Kekebalan Tubuh Lebih Tahan Lama
Dukung Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19, Lanal Kendari Panen Raya Ribuan Ikan Putih Di Konawe
Update Corona RI 13 Januari, Kasus Baru Melonjak 11.278, Kematian Bertambah 306 Orang
KAMI Beri Warning, Din Syamsuddin: Kekacauan Hampir di Semua Bidang, Ada Upaya Mengubah Pancasila
Teka-teki Calon Kapolri Pengganti Idham Azis Terjawab
Daftar Tokoh yang Disuntik Vaksin Covid-19 Perdana Bareng Jokowi
Satgas: Peningkatan Kasus Bukan Karena Varian Baru Virus Corona

TERPOPULER

  1. Kepala Dinas Sosial Pasangkayu Sulbar, Meninggal Dunia di Tenda Pengungsian

  2. Jokowi Tetapkan Nilai Tunjangan PNS untuk 4 Jabatan Fungsional

  3. Dukung Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19, Lanal Kendari Panen Raya Ribuan Ikan Putih Di Konawe

  4. Pekan Ketiga Februari 2021, IKA SMA 1 Kendari Akan Gelar MUBES

  5. BPOM Sebut Efikasi Vaksin Sinovac Sebesar 65,3 Persen, Rachland: Mohon Data Ini Jangan Diabaikan

  6. Kesaksian Warga saat Sriwijaya Air Jatuh

  7. Misi Hujan Buatan, Cina Terbangkan Drone Berukuran Besar

  8. Selamat dari Maut, Mantan Qoriah Ini Batal Naik Pesawat Sriwijaya Air yang Jatuh

  9. Pria Ini Menangis Histeris, Istri dan 3 Anaknya Jadi Penumpang Sriwijaya Air SJ-182

  10. Kabel dan Serpihan Ditemukan Petugas di Pulau Laki, Diduga Milik Sriwijaya Air yang Jatuh

RELIGI

Ini Wasiat Syech Ali Jaber Soal Keutamaan Membaca Surah Al-Mulk

Terapkan Kebijakan Baru, Pengguna WhatsApp Beralih ke Telegram atau Signal?

Bersikap Baik atau Benar, Mana yang Lebih Utama?

Ingin Selamat Dunia Akhirat, Ini 3 Penyakit Hati yang Wajib Dihindari

Cara Bergaul Rasulullah SAW dengan Para Sahabat

EKONOMI

  1. Utang Pemerintah Tembus Rp 6.000 Triliun, Ini Penjelasan Menkeu Sri Mulyani

  2. Buka Keran Ekspor 2021, Biji Mete Sultra Pasok Pasar Vietnam

  3. Jokowi Tetapkan Nilai Tunjangan PNS untuk 4 Jabatan Fungsional

  4. Jualan Pot Bunga saat Pandemi, Ibu Ini dapat Omset Jutaan Rupiah per Bulan

  5. Menguat Hingga 8 Persen, Saham Tesla Lampaui Facebook

  6. Abaikan Protokol Keesehatan , FMPK Minta Kadin Sultra Tunda Tahapan Muswil

  7. SC Musprov Kadin Sultra : Malu Kita, Masa pengusaha besar untuk menjadi ketua Kadin uang Rp 500 juta dipersoalkan

  8. Bos Alibaba Jack Ma Dikabarkan `Menghilang` Setelah Mengkritik Pemerintah China

  9. Gandeng PMI, Sandiaga Uno Akan Kembangkan Wisata Kemanusiaan di Indonesia

  10. Kabar Gembira! PPPK Juga akan Dapat Dana Pensiun

  11. Di Tengah Pandemi Covid-19, Harta Para Milyarder Melejit Tajam

  12. Utang Pemerintah Nyaris Tembus Rp 6.000 Triliun, Begini Penjelasan Sri Mulyani

BPOM Sebut Efikasi Vaksin Sinovac Sebesar 65,3 Persen, Rachland: Mohon Data Ini Jangan Diabaikan

Nasional | 2021-01-12

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Politisi Partai Demokrat, Rachland Nashidik
JAKARTA, JALURINFO,- Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) telah menerbitkan izin penggunaan darurat (EUA) untuk CoronaVac sebagai vaksin Covid-19 produksi perusahaan Sinovac.

Kemudian, terkait efikasi vaksin Covid-19 Sinovac, Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan pada uji klinik fase 3 di Bandung menunjukkan tingkat efikasi sebesar 65,3 persen.

"Hasil analisis terhadap efikasi vaksin sinovac dan uji klinik di bandung menunjukkan efikasi sebesar 65,3 persen," kata Penny seperti dikutip dari Antara.

Baca juga: Kecewa Gugatannya Ditolak, Rizal Ramli: MK Lebih Mendengar Suara Kekuasaan

Menanggapi hal ini, Politisi Partai Demokrat, Rachland Nashidik mengatakan besaran efikasi tersebut menunjukkan bahwa vaksin Sinovac dengan nilai terendah. Untuk itu, lanjutnya, data yang ada ini jangan sampai diabaikan.

Tanggapan tersebut disampaikan Rachland Nashidik melalui akun Twitter pribadinya @RachlanNashidik pada Senin, 11 Januari 2021.

Berita Terkait

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

JANGAN LEWATKAN

Berita Sul-Sel

Terkait Covid-19

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020