BPKH Persilakan Jamaah yang Batal Berangkat Haji Tarik Uangnya

Nasional | 2021-06-10

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keungan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu (kiri) saat mengikuti rapat dengan Komisi VIII DPR RI di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 24 Mei 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis
JAKARTA, JALURINFO,- Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) telah mempersiapkan dana untuk jemaah haji bagi yang ingin menarik setoran pelunasan biaya ibadah haji karena pembatalan keberangkatan haji pada 2021. Menurut Kepala BPKH Anggito Abimanyu, telah tersedia dana di bank yang likuid untuk digunakan pemberangkatan haji sebesar Rp 54 triliun.

Pernyataan Anggito tersebut menepis anggapan soal BPKH yang memiliki arus kas mini dan tidak mampu mengembalikan setoran pelunasan biaya ibadah haji. Bahkan, dana tersedia jika jemaah ingin mengambil kembali setoran awal dan setoran pelunasan biaya ibadah haji.

Baca juga: Pakar Hukum Sebut Kewenangan Jokowi Bisa Segera Akhiri Polemik TWK di KPK

“Dana tersebut lebih dari tiga kali biaya musim haji, serta dana yang sudah dipersiapkan untuk jamaah yang ingin mengambil kembali uangnya sudah lebih dari cukup,” kata Anggito, Kamis (10/6).

Anggito menjamin dana haji yang dikelola BPKH aman. Per Mei 2020, dana haji yang dikelola mencapai Rp 150 triliun. "Kami menyatakan tetap aman, tidak ada utang akomodasi ke Arab Saudi," ujar Anggito.




BERITA TERKAIT

Rilis WHO,  Covid-19 Varian Delta Bisa Sebabkan Lonjakan Kasus
Lonjakan Kasus Covid-19 di Indonesia jadi Sorotan Media Asing
Kasus Baru Covid-19 Nyaris Menyentuh 13 Ribu, 3 Provinsi Ini Penyumbang Terbanyak
Ingin Punya SIM A? Pastikan Bawa Sertifikat Mengemudi
Viral Matahari Terbit Dari Utara, Begini Penjelasan LAPAN
LSI: PDIP Beri Panggung Gerindra Jadi Partai Terbesar Jika Usung Prabowo Jadi Capres
93,06% Ruang Rawat Covid-19 di RSCM Telah Terisi
Tegakkan Protokol Kesehatan, DKI Memulai Operasi Pendisiplinan tanpa Kompromi
Habib Rizieq Bandingkan Perkaranya dengan Kerumunan McDonald`s
Anies Umumkan Jadwal Pembukaan Jakarta International Stadium

TERPOPULER

  1. Khawatir Masuknya Covid-19 Varian Baru, Pengurus Desak Munas VII Kadin di Kendari "Di Rem Mendadak".

  2. Menelusuri Jejak Pembunuhan Mayat Terbakar di Tompo Ladang Maros (part-2)

  3. Kasus Baru Covid-19 Nyaris Menyentuh 13 Ribu, 3 Provinsi Ini Penyumbang Terbanyak

  4. Menelusuri Jejak Pembunuhan Mayat Terbakar di Tompo Ladang Maros (1)

  5. Wujudkan Pangkep Hebat, Tim Unifa Hadiri Undangan Musrembang RPJMD Kabupaten Pangkep

  6. Indef: PPN Sembako Premium Berpotensi Mendorong Lonjakan Impor Pangan

  7. Arab Saudi Umumkan Skema Haji 2021, Kemenlu : Hanya Untuk yang Mukim

  8. Hasil SBMPTN 2021 Diumumkan Senin Lusa, Cek Jam dan Linknya di sini

  9. Pemerintah Arab Saudi: Haji 2021 Hanya 60 Ribu Orang, untuk Warga Lokal dan Ekspatriat

  10. Selain Sembako, Sektor Pendidikan juga Bakal Dikenai Pajak (PPN)

RELIGI

Arab Saudi Umumkan Skema Haji 2021, Kemenlu : Hanya Untuk yang Mukim

Terkait Haji, Yaqut: Kemenag Akan Fokus untuk Persiapan Haji Tahun Depan

Pemerintah Arab Saudi: Haji 2021 Hanya 60 Ribu Orang, untuk Warga Lokal dan Ekspatriat

Calon Jamaah Haji Ramai-ramai Tarik Setoran Pelunasan, Begini Komentar Kemenag

Isu Dana Haji Disalahgunakan, Muhadjir Datangi BPKH

EKONOMI

  1. Khawatir Masuknya Covid-19 Varian Baru, Pengurus Desak Munas VII Kadin di Kendari "Di Rem Mendadak".

  2. Indef: PPN Sembako Premium Berpotensi Mendorong Lonjakan Impor Pangan

  3. Selain Sembako, Sektor Pendidikan juga Bakal Dikenai Pajak (PPN)

  4. Terkait Rencana Pajak Sembako, Ekonom: Sebaiknya Hanya Berlaku di Retail Modern

  5. Garuda Sudah Pangkas Lebih 20 Persen Karyawannya Sejak Pandemi

  6. Pelaku UMKM Sebut Munas Kadin Berkah bagi Sultra

  7. Gali Potensi Pajak, Pemerintah Akan Gabung Data NIK dan NPWP

  8. Menkeu Akan Kenakan Pajak 35 Persen Untuk Pendapatan 5 Milyar

  9. Jelang Idul Fitri, ini Jumlah Uang Tunai yang Disiapkan BTN

  10. Penjelasan Sri Mulyani Soal Penyebab THR PNS Tak Dibayar Penuh Tahun Ini

  11. Tak Cuma PNS, Jokowi dan Anggota DPR Juga Dipastikan Dapat THR

  12. Tindaklanjuti Aduan Terkait Pembayaran THR, Kemnaker Bentuk Posko THR Keagamaan 2021

BPKH Persilakan Jamaah yang Batal Berangkat Haji Tarik Uangnya

Nasional | 2021-06-10

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keungan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu (kiri) saat mengikuti rapat dengan Komisi VIII DPR RI di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 24 Mei 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis
Choose Language!
JAKARTA, JALURINFO,- Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) telah mempersiapkan dana untuk jemaah haji bagi yang ingin menarik setoran pelunasan biaya ibadah haji karena pembatalan keberangkatan haji pada 2021. Menurut Kepala BPKH Anggito Abimanyu, telah tersedia dana di bank yang likuid untuk digunakan pemberangkatan haji sebesar Rp 54 triliun.

Pernyataan Anggito tersebut menepis anggapan soal BPKH yang memiliki arus kas mini dan tidak mampu mengembalikan setoran pelunasan biaya ibadah haji. Bahkan, dana tersedia jika jemaah ingin mengambil kembali setoran awal dan setoran pelunasan biaya ibadah haji.

Baca juga: Pakar Hukum Sebut Kewenangan Jokowi Bisa Segera Akhiri Polemik TWK di KPK

“Dana tersebut lebih dari tiga kali biaya musim haji, serta dana yang sudah dipersiapkan untuk jamaah yang ingin mengambil kembali uangnya sudah lebih dari cukup,” kata Anggito, Kamis (10/6).

Anggito menjamin dana haji yang dikelola BPKH aman. Per Mei 2020, dana haji yang dikelola mencapai Rp 150 triliun. "Kami menyatakan tetap aman, tidak ada utang akomodasi ke Arab Saudi," ujar Anggito.

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

Terkait Covid-19

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020