Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

BPK Ungkap Kekosongan Kas Sekwan DPRD Sulsel

Olahraga | 2021-06-08

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Plt Kepala Inspektorat Sulsel, Sulkaf S Latief
MAKASSAR, JALURINFO,- Kas Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel mengalami ketekoran. Ini setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulsel mengungkap adanya kekosongan kas di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut.

Tak tanggung-tanggung ketekoran kas di angka Rp1,7 miliar. Pemprov Sulsel sendiri memberi waktu kepada Sekretariat DPRD Sulsel untuk mengembalikan uang negara yang tidak bisa dipertanggungjawabkan ke kas daerah Pemprov Sulsel.

Baca juga: Presiden PSG Ngamuk Ancam Bunuh Staf Madrid

Plt Kepala Inspektorat Sulsel, Sulkaf S Latief mengatakan, di Sekretariat DPRD Sulsel, ada beberapa sumber temuan diantaranya panjar perjalanan dinas sebanyak Rp214 juta, yang telah dikembalikan Rp176 juta. Kemudian temuan penggunaan atas sisa belanja Rp1,119 miliar telah dikembalikan Rp123 juta, serta pembayaran honor Rp466 juta belum terbayarkan.

“Totalnya itu Rp1,7 miliar. Yang sudah dibayar Rp300 juta, jadi sisa Rp1,4 miliar lebih anggaran yang harus dikembalikan oleh Sekretariat DPRD,” bebernya.

Untuk pengembalian yang dibelanjakan untuk pembayaran gaji honorer kata SUlkaf perlu dikomunikasikan dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kata Sulkaf Sekwan memberikan gaji honorer sebelum hari raya Idulfitri tahun 2020.

“Ada honorer yang diberikan belum resmi dia punya surat-surat semua tapi karena alasan mau lebaran kah, Covid-19 lah dipercepat dibayar. Inipun honor ini kalau memang BPK tidak mau terima (alasan), sudah dikomunikasikan mereka harus kembalikan dan sudah bersedia,” jelasnya.




BERITA TERKAIT

Manfaat Olahraga 10 Menit Setiap Hari bagi Usia 40 Tahun ke Atas
Indonesia Cukur Timor Leste, Pemain Papua Jadi Pahlawan
Persiapan Hadapi Timor Leste, STY Panggil 27 Pemain
Usai Kontrak Di Juventus Berakhir, Kemana Dybala Akan Berlabuh?
Ditanya Deddy Corbuzier Kebiasaan Buruk Pemain Timnas Indonesia, Shin Tae Yong Jawab Ini
Seberapa Besar Peluang Mesut Ozil Gabung RANS Cilegon? Ini Menurut Data Transfermarkt
Ini Pemain Asing yang Dikabarkan Bergabung ke PSM Makassar Musim Ini
Ferdinand Sinaga dan Joop Gall Tiba di Makassar
Shin Tae Yong Makin Populer di Medsos Usai Piala AFF 2020
PSM Makassar Umumkan 11 Pemain Baru Jelang Putaran Kedua Liga 1 2021

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  3. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  4. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  5. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  6. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  7. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  8. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

  9. Presiden PSG Ngamuk Ancam Bunuh Staf Madrid

  10. Video Pengambilan Sumpah Jabatan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulsel

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

BPK Ungkap Kekosongan Kas Sekwan DPRD Sulsel

Olahraga | 2021-06-08

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Plt Kepala Inspektorat Sulsel, Sulkaf S Latief
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO,- Kas Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel mengalami ketekoran. Ini setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulsel mengungkap adanya kekosongan kas di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut.

Tak tanggung-tanggung ketekoran kas di angka Rp1,7 miliar. Pemprov Sulsel sendiri memberi waktu kepada Sekretariat DPRD Sulsel untuk mengembalikan uang negara yang tidak bisa dipertanggungjawabkan ke kas daerah Pemprov Sulsel.

Baca juga: Presiden PSG Ngamuk Ancam Bunuh Staf Madrid

Plt Kepala Inspektorat Sulsel, Sulkaf S Latief mengatakan, di Sekretariat DPRD Sulsel, ada beberapa sumber temuan diantaranya panjar perjalanan dinas sebanyak Rp214 juta, yang telah dikembalikan Rp176 juta. Kemudian temuan penggunaan atas sisa belanja Rp1,119 miliar telah dikembalikan Rp123 juta, serta pembayaran honor Rp466 juta belum terbayarkan.

“Totalnya itu Rp1,7 miliar. Yang sudah dibayar Rp300 juta, jadi sisa Rp1,4 miliar lebih anggaran yang harus dikembalikan oleh Sekretariat DPRD,” bebernya.

Untuk pengembalian yang dibelanjakan untuk pembayaran gaji honorer kata SUlkaf perlu dikomunikasikan dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kata Sulkaf Sekwan memberikan gaji honorer sebelum hari raya Idulfitri tahun 2020.

“Ada honorer yang diberikan belum resmi dia punya surat-surat semua tapi karena alasan mau lebaran kah, Covid-19 lah dipercepat dibayar. Inipun honor ini kalau memang BPK tidak mau terima (alasan), sudah dikomunikasikan mereka harus kembalikan dan sudah bersedia,” jelasnya.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020