Sperma Keluar Setelah Fajar akibat Seks Sebelum Fajar, Puasanya Sah?

Religi | 2020-05-05

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi
JINFONEWS.COM,- Berhubungan seksual merupakan kebutuhan alamiah manusia. Karenanya, Islam mensyariatkan aktivitas ini melalui pintu pernikahan. sebagaimana ia memberikan kebebasan bagi orang yang sudah menikah untuk melakukannya pada waktu dan dengan cara yang mereka kehendaki.Hanya saja, ada ketentuan khusus terkait hubungan seksual di bulan Ramadhan. Allah subhanahu wata’ala berfirman dalam Surat Al-Baqarah ayat 187:

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَى نِسَائِكُمْ هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُونَ أَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ فَالْآَنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ.

“Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan istri-istri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi ma'af kepadamu.

Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan Makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, Yaitu fajar. kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam.”

Baca juga: Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ayat di atas menegaskan kebolehan berhubungan badan di malam hari bulan Ramadhan, yaitu waktu antara terbenamnya matahari sampai terbitnya fajar. Sedangkan, setelah terbit fajar, seiring dimulainya waktu berpuasa, berhubungan badan menjadi haram. Sebab hal itu bisa membatalkan puasa, sebagaimana keluarnya sperma secara sengaja juga dapat membatalkan puasa.

Suami-istri yang batal puasanya karena hubungan badan wajib menggantinya di hari lain. Sedangkan bagi suami, di samping mengqadha, ia juga diwajibkan membayar kafarat yang sangat berat berupa memerdekakan budak mukminah. Jika tidak mampu, dia wajib berpuasa selama dua bulan berturut-turut.

Jika masih tidak mampu, ia wajib memberi makan enam puluh fakir miskin, setiap fakir miskin enam ons bahan makanan pokok. (Lihat: Musthafa al-Khin. dkk, Al-Fiqhul Manhaji ala Mazhabil Imam al-Syafi’i, Damaskus: Darul Qalam, 2005, juz 1, halaman 353).

Sperma Keluar Setelah Fajar akibat Seks Sebelum Fajar, Puasanya Sah?
Ilustrasi



BERITA TERKAIT

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah
Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial
Lantunan Shalawat Nabi oleh Ust Salman Amrillah di Muktamar NU Lampung
Pembacaan Ayat Suci Al-Quran oleh Qori Terbaik Salman Amrillah di Pembukaan Muktamar NU Lampung
Ditanya soal Berapa Bayaran Berdakwah, Ini Jawaban UAS
Peringatan Maulid, Bupati Ajak ASN dan Masyarakat Teladani Nabi Muhammad
Update Ibadah Umrah, Pemerintah Upayakan Tarif Ditekan
KB Islamiah Damai Peringati Nabi Muhammad SAW
Amran Mahmud Tutup Secara Resmi MTQ Tingkat Kabupaten Wajo
Kartunis Swedia yang Menggambar Nabi Muhammad Tewas Kecelakaan

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Sperma Keluar Setelah Fajar akibat Seks Sebelum Fajar, Puasanya Sah?

Religi | 2020-05-05

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

JINFONEWS.COM,- Berhubungan seksual merupakan kebutuhan alamiah manusia. Karenanya, Islam mensyariatkan aktivitas ini melalui pintu pernikahan. sebagaimana ia memberikan kebebasan bagi orang yang sudah menikah untuk melakukannya pada waktu dan dengan cara yang mereka kehendaki.Hanya saja, ada ketentuan khusus terkait hubungan seksual di bulan Ramadhan. Allah subhanahu wata’ala berfirman dalam Surat Al-Baqarah ayat 187:

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَى نِسَائِكُمْ هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُونَ أَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ فَالْآَنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ.

“Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan istri-istri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi ma'af kepadamu.

Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan Makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, Yaitu fajar. kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam.”

Baca juga: Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ayat di atas menegaskan kebolehan berhubungan badan di malam hari bulan Ramadhan, yaitu waktu antara terbenamnya matahari sampai terbitnya fajar. Sedangkan, setelah terbit fajar, seiring dimulainya waktu berpuasa, berhubungan badan menjadi haram. Sebab hal itu bisa membatalkan puasa, sebagaimana keluarnya sperma secara sengaja juga dapat membatalkan puasa.

Suami-istri yang batal puasanya karena hubungan badan wajib menggantinya di hari lain. Sedangkan bagi suami, di samping mengqadha, ia juga diwajibkan membayar kafarat yang sangat berat berupa memerdekakan budak mukminah. Jika tidak mampu, dia wajib berpuasa selama dua bulan berturut-turut.

Jika masih tidak mampu, ia wajib memberi makan enam puluh fakir miskin, setiap fakir miskin enam ons bahan makanan pokok. (Lihat: Musthafa al-Khin. dkk, Al-Fiqhul Manhaji ala Mazhabil Imam al-Syafi’i, Damaskus: Darul Qalam, 2005, juz 1, halaman 353).

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Sperma Keluar Setelah Fajar akibat Seks Sebelum Fajar, Puasanya Sah?
Ilustrasi

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020