PSBB Makassar Dilonggarkan, Berkah atau Musibah?

Berita Sul-Sel | 2020-05-15

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Foto ilustrasi PSBB Makassar
JINFONEWS.COM,- Tugas berat menghadang Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar yang baru, Prof Yusran Yusuf. Salah satunya yakni menangani penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19.

Saat ini, Makassar tengah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II. Hanya saja, Prof Yusran berkeinginan untuk merevisi Perwali Makassar Nomor 22 Tahun 2020 mengenai pelaksanaan PSBB. Diantaranya aktivitas warga dilonggarkan.

Namun, jika berkaca pada pemberlakukan PSBB tahap I yang cukup ketat, masih banyak warga yang melanggar, jumlah pasien positif juga meningkat. Hingga saat ini, jumlah kasus positif terjangkit Covid-19 di Makassar mencapai 516 orang, 225 diantaranya sembuh dan 37 orang meninggal dunia.

Prof Yusran mengatakan, aktivitas yang dimaksud adalah aktivitas perekonomian. Ia harus memastikan bahwa perekonomian tetap berjalan. Pasalnya kata dia, ekonomi warga juga harus utama dalam menjaga kesehatan.

“Ada beberapa memang yang harus diperbaiki, ya tentu tujuannya memberi sedikit kelonggaran, terutama pada aktivitas ekonomi warga. Tapi tentu saja tetap harus sejalan dengan protokol kesehatan selama masa pandemi ini,” terang Yusran.

Yusran mempertegas jika aktivitas di luar rumah boleh saja dilakukan asal satu tujuan dengan tetap menjaga jarak dan memakai masker. “Yang sehat sebenarnya bisa beraktivitas, yang penting ikuti protokol kesehatan,” ujarnya. Yusran yakin, dengan memassifkan rapid tes secara massal di penjuru Kota Makassar, maka dengan cara itu pihaknya mudah memetakan warga yang sehat dan yang masih membutuhkan pengawasan.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

“Sehingga asumsi seperti Ojol (ojek online), juru parkir, minimal mereka yang banyak berinteraksi dengan orang, itu sudah dipastikan mereka sudah di rapid dan sudah bisa beraktivitas seperti biasa,” terangnya.

“Intinya sebenarnya, filosofi penanganan Covid-19 ibaratnya, kalau ada lumbung yang ada tikusnya, tikusnya yang diambil, bukan lumbungnya yang dibakar,” sambungnya.

Yusran menambahkan, langkah lain yang akan dilakukan ialah mengefektifkan peran lurah dan camat dengan bantuan Babinsa serta Babinmas di wilayah masing-masing.

Yusran berdalih, dalam penerapan pelonggaran PSBB ini tentu didukung dengan model pengawasan yang dibuat lebih ketat.

Di antara aturan itu seperti tetap memperhatikan protokol kesehatan pada semua aktivitas ekonomi. Di antaranya harus tetap mengenakan masker, menghindari kerumunan dan menjaga jarak aman atau physical distancing, dan rajin cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.

PSBB Makassar Dilonggarkan, Berkah atau Musibah?
Hal yang dilarang dan tidak selama PSBB



BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman
Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial
Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

PSBB Makassar Dilonggarkan, Berkah atau Musibah?

Berita Sul-Sel | 2020-05-15

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Foto ilustrasi PSBB Makassar
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

JINFONEWS.COM,- Tugas berat menghadang Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar yang baru, Prof Yusran Yusuf. Salah satunya yakni menangani penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19.

Saat ini, Makassar tengah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II. Hanya saja, Prof Yusran berkeinginan untuk merevisi Perwali Makassar Nomor 22 Tahun 2020 mengenai pelaksanaan PSBB. Diantaranya aktivitas warga dilonggarkan.

Namun, jika berkaca pada pemberlakukan PSBB tahap I yang cukup ketat, masih banyak warga yang melanggar, jumlah pasien positif juga meningkat. Hingga saat ini, jumlah kasus positif terjangkit Covid-19 di Makassar mencapai 516 orang, 225 diantaranya sembuh dan 37 orang meninggal dunia.

Prof Yusran mengatakan, aktivitas yang dimaksud adalah aktivitas perekonomian. Ia harus memastikan bahwa perekonomian tetap berjalan. Pasalnya kata dia, ekonomi warga juga harus utama dalam menjaga kesehatan.

“Ada beberapa memang yang harus diperbaiki, ya tentu tujuannya memberi sedikit kelonggaran, terutama pada aktivitas ekonomi warga. Tapi tentu saja tetap harus sejalan dengan protokol kesehatan selama masa pandemi ini,” terang Yusran.

Yusran mempertegas jika aktivitas di luar rumah boleh saja dilakukan asal satu tujuan dengan tetap menjaga jarak dan memakai masker. “Yang sehat sebenarnya bisa beraktivitas, yang penting ikuti protokol kesehatan,” ujarnya. Yusran yakin, dengan memassifkan rapid tes secara massal di penjuru Kota Makassar, maka dengan cara itu pihaknya mudah memetakan warga yang sehat dan yang masih membutuhkan pengawasan.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

“Sehingga asumsi seperti Ojol (ojek online), juru parkir, minimal mereka yang banyak berinteraksi dengan orang, itu sudah dipastikan mereka sudah di rapid dan sudah bisa beraktivitas seperti biasa,” terangnya.

“Intinya sebenarnya, filosofi penanganan Covid-19 ibaratnya, kalau ada lumbung yang ada tikusnya, tikusnya yang diambil, bukan lumbungnya yang dibakar,” sambungnya.

Yusran menambahkan, langkah lain yang akan dilakukan ialah mengefektifkan peran lurah dan camat dengan bantuan Babinsa serta Babinmas di wilayah masing-masing.

Yusran berdalih, dalam penerapan pelonggaran PSBB ini tentu didukung dengan model pengawasan yang dibuat lebih ketat.

Di antara aturan itu seperti tetap memperhatikan protokol kesehatan pada semua aktivitas ekonomi. Di antaranya harus tetap mengenakan masker, menghindari kerumunan dan menjaga jarak aman atau physical distancing, dan rajin cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


PSBB Makassar Dilonggarkan, Berkah atau Musibah?
Hal yang dilarang dan tidak selama PSBB

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020