Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Penanganan Covid-19 Capai Rp 25 Miliar, Ini Peruntukannya

Berita Sul-Sel | 2020-04-26

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ketua Tim Gugus Covid-19 Maros, Andi Davied.
JINFONEWS.COM,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Maros akhirnya kembali melakukan relokasi atau refocusing anggaran terkait penanganan dan pencegahan musibah wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sebesar Rp25,1 Miliar.

Angka tersebut naik setelah Pemda bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maros menggelar rapat terbatas yang membahas anggaran Covid-19 di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Rabu 22 April 2020. Sebelumnya anggaran Covid-19 hanya berkisar Rp13 Miliar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Maros, Andi Davied Syamsuddin, mengungkapkan jika pihaknya sendiri telah fokus dalam pergesaran anggaran yang berada di empat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diantaranya, Dinas Kesehatan, RSUD Salewangang, Dinas Sosial dan Badan Pengelola Keuangan dalam menghadapi wabah Covid-19.

“Jadi untuk sementara, yang sekarang ini ada Rp13 Miliar yang sudah ready, inikan ada tambahan sejumlah Rp12 Miliar, jadi total anggaran Rp 25 Miliar. Ini kita alokasikan nanti di mekanisme perubahan,” jelasnya, Rabu 22 April lalu.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Andi Davied yang juga merupakan Ketua Tim Gugus Percepatan Penanganan (TGP2) Covid-19 Maros itu merincikan dari total nilai anggaran sebesar Rp25.171.106.669, anggaran terbesar berada pada uraian Belanja Tidak Terduga (BTT) senilai Rp10 Miliar yang dikelola langsung oleh TGP2 Covid-19 Maros, dimana sebelum relokasi hanya senilai Rp2 Miliar.

“Untuk rekapan realokasi atau refocusing anggaran terkait Covid-19 di Maros, ada empat uraian inti pengaggaran dan yang terbesar di uraian BTT, sealnjutnya pada Dinkes Rp9,8 Miliar, Bantuan Sosial Rp5 Miliar dan Belanjar Modal untuk RSUD Salewangang Rp621 Juta,” bebernya.

Ia melanjutkan, alokasi anggaran yang bersifat dinamis tersebut diharapkan dapat mencover seluruh kegiatan pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Maros hingga tuntasnya wabah tersebut, termasuk dalam bantuan kepada masyarakat yang terkena PHK atas dampak wabah.

“Perlu kami sampaikan untuk menetapkan anggaran yang terdampak, kita harus memiliki dasar penganggaran, berapa sih jumlah masyarakat yang terdampak, ini yang perlu pendataan secara selektif, jangan sampai kita menetapkan warga yang tidak layak menerima kita masukan ke daftar yang menerima,” jelas Andi Davied.


Penanganan Covid-19 Capai Rp 25 Miliar, Ini Peruntukannya
Rumah Susun (Rusun) yang berlokasi di belakang Kantor Bupati Maros, tepatnya di belakang Kantor Pajak (KPP Pratama) Maros yang akan dikhususkan untuk mengisolasi pasien yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19



BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman
Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial
Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  4. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  5. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  6. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  7. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  8. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  9. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  10. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Penanganan Covid-19 Capai Rp 25 Miliar, Ini Peruntukannya

Berita Sul-Sel | 2020-04-26

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ketua Tim Gugus Covid-19 Maros, Andi Davied.
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

JINFONEWS.COM,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Maros akhirnya kembali melakukan relokasi atau refocusing anggaran terkait penanganan dan pencegahan musibah wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sebesar Rp25,1 Miliar.

Angka tersebut naik setelah Pemda bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maros menggelar rapat terbatas yang membahas anggaran Covid-19 di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Rabu 22 April 2020. Sebelumnya anggaran Covid-19 hanya berkisar Rp13 Miliar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Maros, Andi Davied Syamsuddin, mengungkapkan jika pihaknya sendiri telah fokus dalam pergesaran anggaran yang berada di empat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diantaranya, Dinas Kesehatan, RSUD Salewangang, Dinas Sosial dan Badan Pengelola Keuangan dalam menghadapi wabah Covid-19.

“Jadi untuk sementara, yang sekarang ini ada Rp13 Miliar yang sudah ready, inikan ada tambahan sejumlah Rp12 Miliar, jadi total anggaran Rp 25 Miliar. Ini kita alokasikan nanti di mekanisme perubahan,” jelasnya, Rabu 22 April lalu.


Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Andi Davied yang juga merupakan Ketua Tim Gugus Percepatan Penanganan (TGP2) Covid-19 Maros itu merincikan dari total nilai anggaran sebesar Rp25.171.106.669, anggaran terbesar berada pada uraian Belanja Tidak Terduga (BTT) senilai Rp10 Miliar yang dikelola langsung oleh TGP2 Covid-19 Maros, dimana sebelum relokasi hanya senilai Rp2 Miliar.

“Untuk rekapan realokasi atau refocusing anggaran terkait Covid-19 di Maros, ada empat uraian inti pengaggaran dan yang terbesar di uraian BTT, sealnjutnya pada Dinkes Rp9,8 Miliar, Bantuan Sosial Rp5 Miliar dan Belanjar Modal untuk RSUD Salewangang Rp621 Juta,” bebernya.

Ia melanjutkan, alokasi anggaran yang bersifat dinamis tersebut diharapkan dapat mencover seluruh kegiatan pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Maros hingga tuntasnya wabah tersebut, termasuk dalam bantuan kepada masyarakat yang terkena PHK atas dampak wabah.

“Perlu kami sampaikan untuk menetapkan anggaran yang terdampak, kita harus memiliki dasar penganggaran, berapa sih jumlah masyarakat yang terdampak, ini yang perlu pendataan secara selektif, jangan sampai kita menetapkan warga yang tidak layak menerima kita masukan ke daftar yang menerima,” jelas Andi Davied.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Penanganan Covid-19 Capai Rp 25 Miliar, Ini Peruntukannya
Rumah Susun (Rusun) yang berlokasi di belakang Kantor Bupati Maros, tepatnya di belakang Kantor Pajak (KPP Pratama) Maros yang akan dikhususkan untuk mengisolasi pasien yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020