Pecahnya Dukungan Kader Parpol & Calon Kandidat yang Semakin Dinamis di Pilkada

Politik & Pilkada | 2020-05-13

© Disediakan oleh Jalurinfo.com ILustrasi
JINFONEWS.COM,- Perbedaan dukungan politik di internal partai kerap terjadi jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Potensi pecahnya dukungan kader dipicu karena arah dukungan partai yang berbeda.

Seperti yang terjadi di internal Partai NasDem Bulukumba. Sejumlah kader memutuskan hengkang dari partai besutan Surya Paloh tersebut.

Sekadar diketahui, arah dukungan Partai NasDem di Pilkada Bulukumba lebih condong ke kader NasDem lainnya, Arum Spink yang akan mendampingi Ketua DPC PPP Bulukumba, Askar HL.

Sementara ada kader yang tetap mendukung Ketua DPC NasDem Bulukumba, Tomy Satria Yulianto yang juga akan maju di Pilkada berpasangan dengan Andi Makkasau.

Pecahnya dukungan kader parpol juga diprediksi terjadi di tubuh Partai Gerindra Maros. Pasalnya, Ketua DPC Gerindra Maros, Muhammad Ilyas Cika memastikan maju di Pilkada Maros melalui jalur perseorangan lantaran tak mendapat rekomendasi partai besutan Prabowo Subianto tersebut.

Baca juga: Surya Paloh Ungkap NasDem Siapkan 3 Kandidat Capres 2024

Sekretaris DPD NasDem Bulukumba, Imran mengatakan, sudah ada tiga kader yang memilih meninggalkan Partai NasDem. Mereka yakni, Wakil Ketua NasDem Bulukumba, Juharta, Syamsul Bahri Majjaga dan Suardi.

“Ia ada tiga kader yang mengundurkan diri. Mereka semua telah memasukan surat penguduran dirinya,” kata Imran.

Menurut Imran, pengunduran tiga kader itu dengan berbagai alasan. “Kalau Syamsul Bahri Majja dan Juharta katanya ingin fokus mengurus usaha. Kalau Suardi ada tiga alasanya yang saya baca, dia fokus ibadah, usaha dan fokus untuk memenangkan Tomy Satria,” ujarnya.

Yang pasti kata Imran, apapun yang menjadi keputusan partai itu harus diikuti. Termasuk soal dukungan. “Jadi kalau kita bicara partai, siapapun yang diusung oleh partai maka kader harus ikut dengan putusan itu,” tuturnya.

Pecahnya Dukungan Kader Parpol & Calon Kandidat yang Semakin Dinamis di Pilkada
Beberapa Calon Kandidat yang ingin maju di Pilkada Makassar



BERITA TERKAIT

Bertemu Pendukungnya di Makassar, Anies: Jangan
Jelang Uji Kelayakan dan Kepatutan, Dua Kandidat Ketua Demokrat Sulsel Perang Opini
Jelang Musda Demokrat, Dua Kandidat Saling Klaim Kantongi Dukungan
NH Deklarasikan Diri Maju Pilgub Sulsel, Begini Kata Pengamat
Tak Terima Diberhentikan dari Partai, Kader Gerindra Gugat Prabowo Rp 501 M
Tak Ingin Kehilangan Waktu, IAS Gemakan “AHY Presiden, IAS Gubernur”
Di Ultahnya, Gubernur Ganjar Pakai Songkok Bone dan Lipa Sabbe -Ganjar:  Saya dengan Pak Amran Sudah Berteman Sejak Lama
Elektabilitas Airlangga masih Rendah, Golkar Tetap Optimistis Usung Jadi Capres
HUT ke-57 Partai Golkar, Airlangga Minta Kader Makin Kompak dan Solid
NH Siapkan Kejutan Jelang Pilgub Sulsel 2024 Mendatang

Politik & Pilkada

NH Siapkan Kejutan Jelang Pilgub Sulsel 2024 Mendatang

dibaca 62455 kali

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Pecahnya Dukungan Kader Parpol & Calon Kandidat yang Semakin Dinamis di Pilkada

Politik & Pilkada | 2020-05-13

© Disediakan oleh Jalurinfo.com ILustrasi
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

JINFONEWS.COM,- Perbedaan dukungan politik di internal partai kerap terjadi jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Potensi pecahnya dukungan kader dipicu karena arah dukungan partai yang berbeda.

Seperti yang terjadi di internal Partai NasDem Bulukumba. Sejumlah kader memutuskan hengkang dari partai besutan Surya Paloh tersebut.

Sekadar diketahui, arah dukungan Partai NasDem di Pilkada Bulukumba lebih condong ke kader NasDem lainnya, Arum Spink yang akan mendampingi Ketua DPC PPP Bulukumba, Askar HL.

Sementara ada kader yang tetap mendukung Ketua DPC NasDem Bulukumba, Tomy Satria Yulianto yang juga akan maju di Pilkada berpasangan dengan Andi Makkasau.

Pecahnya dukungan kader parpol juga diprediksi terjadi di tubuh Partai Gerindra Maros. Pasalnya, Ketua DPC Gerindra Maros, Muhammad Ilyas Cika memastikan maju di Pilkada Maros melalui jalur perseorangan lantaran tak mendapat rekomendasi partai besutan Prabowo Subianto tersebut.

Baca juga: Surya Paloh Ungkap NasDem Siapkan 3 Kandidat Capres 2024

Sekretaris DPD NasDem Bulukumba, Imran mengatakan, sudah ada tiga kader yang memilih meninggalkan Partai NasDem. Mereka yakni, Wakil Ketua NasDem Bulukumba, Juharta, Syamsul Bahri Majjaga dan Suardi.

“Ia ada tiga kader yang mengundurkan diri. Mereka semua telah memasukan surat penguduran dirinya,” kata Imran.

Menurut Imran, pengunduran tiga kader itu dengan berbagai alasan. “Kalau Syamsul Bahri Majja dan Juharta katanya ingin fokus mengurus usaha. Kalau Suardi ada tiga alasanya yang saya baca, dia fokus ibadah, usaha dan fokus untuk memenangkan Tomy Satria,” ujarnya.

Yang pasti kata Imran, apapun yang menjadi keputusan partai itu harus diikuti. Termasuk soal dukungan. “Jadi kalau kita bicara partai, siapapun yang diusung oleh partai maka kader harus ikut dengan putusan itu,” tuturnya.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Pecahnya Dukungan Kader Parpol & Calon Kandidat yang Semakin Dinamis di Pilkada
Beberapa Calon Kandidat yang ingin maju di Pilkada Makassar

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020