Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Masifkan Tracing Kontak

Berita Sul-Sel | 2020-05-11

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Gubernur Sulsel saat diterima Wali Kota Palopo, HM Judas Amir bersama pimpinan forkopimda Kota Palopo di gedung PLUT UKM Kota Palopo, Ahad pagi 10 Mei 2020.
JINFONEWS.COM,- Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menargetkan Provinsi Sulsel menjadi daerah yang pertama deklarasi bebas Corona akhir Mei ini. Hal itu didasarkan angka kesembuhan pasien Covid-19 Sulsel tertinggi secara nasional.

Salah satu caranya, dengan melakukan deteksi tracing (penelusuran) kontak terhadap para pasien positif Covid-19. Cara ini perlu masif dilakukan disetiap daerah, untuk mewujudkan zero case.

Hal itu, disampaikan saat melakukan kunjungan ke Kota Palopo, dan sejumlah daerah di Luwu Raya dan Toraja dalam rangka pemantauan penanganan Covid-19. Ini dilakukan demi mempercepat penyelesaian kasus Corona di Sulsel khususnya.

Setelah dari Makassar, lalu ke Barru, Enrekang, Tana Toraja, Toraja Utara, dilanjutkan menyasar seluruh wilayah di Luwu Raya. Saat singgah di setiap daerah, gubernur juga menyerahkan bantuan APD, alat Rapid, masker, dan hand sanitizer.

“Ini adalah bantuan dari para donasi yang tergerak untuk membantu Pemprov Sulsel dan tim gugus,” kata Gubernur Sulsel saat diterima Wali Kota Palopo, HM Judas Amir bersama pimpinan forkopimda Kota Palopo di gedung PLUT UKM yang digunakan sebagai Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Palopo, Ahad pagi 10 Mei 2020.

Di kesempatan itu, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menekankan kembali, Pemprov Sulsel menargetkan penyelesaian kasus Covid-19 bisa selesai di akhir Mei 2020 ini.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Adapun langkah-langkah yang dilakukan memutus rantai penyebaran Covid-19 yakni, penyehatan yang sudah terkena Corona, lalu, tidak menularkan. “Kita ada program wisata Corona. Jadi biar tidak terkesan ekstrim seperti isolasi, tetapi ini ditempatkan di hotel-hotel yang dampak positifnya banyak bagi kesembuhan pasien,” ujar Gubernur. Selanjutnya, gubernur juga menekankan masifkan lakukan tracing (penelusuran) kontak dengan orang-orang yang menyebarkan virus tanpa dia sadari. “Ini yang biasa kita kenal dengan istilah Orang Tanpa Gejala (OTG). Ini perlu kita masifkan. Dengan siapa dia berinteraksi dan kemana saja,” sebutnya.

Dengan pandemi Corona yang melanda saat ini, berdampak pada banyak hal. Diantaranya pemotongan DAU hingga 50 persen, serta mandeknya perekonomian. Banyak proyek kita yang terkendala anggaran. Untuk itu, kita harus fokus penyelesaian Covid-19 ini segera, agar bisa kembali action. “Kita bersyukur di Luwu Raya, perekonomian masih berkembang sedikit jika dibandingkan dengan daerah yang semi lockdown. Di akhir acara, gubernur mengatakan, kalau Corona bukan sesuatu yang harus kita takuti, yang membuat kita steres.

Lantaran stres banyak orang panik dan meninggal. Untuk itu, cari orang yang menyebarkan, masifkan tracing kontak agar daerah tetap clear.

Adapun bantuan yang diserahkan ke Pemkot Palopo diantaranya, alat Rapid Test 160 unit, APD full 5 set, APD 180 set, masker 3M 40 lembar, masker N-95 sebanyak 40 lembar, masker bedah 400 lembar, hand sanitizer semprot 10 botol, hand sanitizer jeriken sebanyak 4 jeriken, sabun cuci tangan 7 botol, face shield 30 unit, alkohol swab 1 dos, blood lancets 2 dus, dan sarung tangan 5 dus.

Masifkan Tracing Kontak
Data Pantauan Covid-19 LURA - TORAJA per 10 Mei



BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman
Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial
Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  4. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  5. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  6. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  7. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  8. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  9. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  10. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Masifkan Tracing Kontak

Berita Sul-Sel | 2020-05-11

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Gubernur Sulsel saat diterima Wali Kota Palopo, HM Judas Amir bersama pimpinan forkopimda Kota Palopo di gedung PLUT UKM Kota Palopo, Ahad pagi 10 Mei 2020.
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

JINFONEWS.COM,- Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menargetkan Provinsi Sulsel menjadi daerah yang pertama deklarasi bebas Corona akhir Mei ini. Hal itu didasarkan angka kesembuhan pasien Covid-19 Sulsel tertinggi secara nasional.

Salah satu caranya, dengan melakukan deteksi tracing (penelusuran) kontak terhadap para pasien positif Covid-19. Cara ini perlu masif dilakukan disetiap daerah, untuk mewujudkan zero case.

Hal itu, disampaikan saat melakukan kunjungan ke Kota Palopo, dan sejumlah daerah di Luwu Raya dan Toraja dalam rangka pemantauan penanganan Covid-19. Ini dilakukan demi mempercepat penyelesaian kasus Corona di Sulsel khususnya.

Setelah dari Makassar, lalu ke Barru, Enrekang, Tana Toraja, Toraja Utara, dilanjutkan menyasar seluruh wilayah di Luwu Raya. Saat singgah di setiap daerah, gubernur juga menyerahkan bantuan APD, alat Rapid, masker, dan hand sanitizer.

“Ini adalah bantuan dari para donasi yang tergerak untuk membantu Pemprov Sulsel dan tim gugus,” kata Gubernur Sulsel saat diterima Wali Kota Palopo, HM Judas Amir bersama pimpinan forkopimda Kota Palopo di gedung PLUT UKM yang digunakan sebagai Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Palopo, Ahad pagi 10 Mei 2020.

Di kesempatan itu, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menekankan kembali, Pemprov Sulsel menargetkan penyelesaian kasus Covid-19 bisa selesai di akhir Mei 2020 ini.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Adapun langkah-langkah yang dilakukan memutus rantai penyebaran Covid-19 yakni, penyehatan yang sudah terkena Corona, lalu, tidak menularkan. “Kita ada program wisata Corona. Jadi biar tidak terkesan ekstrim seperti isolasi, tetapi ini ditempatkan di hotel-hotel yang dampak positifnya banyak bagi kesembuhan pasien,” ujar Gubernur. Selanjutnya, gubernur juga menekankan masifkan lakukan tracing (penelusuran) kontak dengan orang-orang yang menyebarkan virus tanpa dia sadari. “Ini yang biasa kita kenal dengan istilah Orang Tanpa Gejala (OTG). Ini perlu kita masifkan. Dengan siapa dia berinteraksi dan kemana saja,” sebutnya.

Dengan pandemi Corona yang melanda saat ini, berdampak pada banyak hal. Diantaranya pemotongan DAU hingga 50 persen, serta mandeknya perekonomian. Banyak proyek kita yang terkendala anggaran. Untuk itu, kita harus fokus penyelesaian Covid-19 ini segera, agar bisa kembali action. “Kita bersyukur di Luwu Raya, perekonomian masih berkembang sedikit jika dibandingkan dengan daerah yang semi lockdown. Di akhir acara, gubernur mengatakan, kalau Corona bukan sesuatu yang harus kita takuti, yang membuat kita steres.

Lantaran stres banyak orang panik dan meninggal. Untuk itu, cari orang yang menyebarkan, masifkan tracing kontak agar daerah tetap clear.

Adapun bantuan yang diserahkan ke Pemkot Palopo diantaranya, alat Rapid Test 160 unit, APD full 5 set, APD 180 set, masker 3M 40 lembar, masker N-95 sebanyak 40 lembar, masker bedah 400 lembar, hand sanitizer semprot 10 botol, hand sanitizer jeriken sebanyak 4 jeriken, sabun cuci tangan 7 botol, face shield 30 unit, alkohol swab 1 dos, blood lancets 2 dus, dan sarung tangan 5 dus.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Masifkan Tracing Kontak
Data Pantauan Covid-19 LURA - TORAJA per 10 Mei

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020