Klaster Kapurung Kian Liar

Berita Sul-Sel | 2020-05-09

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Hasil Rapid Test, Warga Bajo Makin Banyak Reaktif
JINFONEWS.COM,- Penyebaran virus Corona kian hari makin liar. Tadinya hanya dibawa satu orang yang baru pulang dari daerah transmisi lokal. Lalu, mengadakan acara dengan mengumpulkan keluarga besar dengan dalih syukuran menyambut bulan suci Ramadan.

Hanya saja, acara syukuran tersebut berubah menjadi kabar sedih, lantaran ternyata diikuti dengan penyebaran virus yang mematikan ratusan hingga ribuan orang saat ini.

Inilah yang terjadi di Kecamatan Bajo, saat ini.

Setelah satu keluarga di Kecamatan Bajo dinyatakan positif terinfeksi Corona. Gugus tugas Covid-19 Kabupaten Luwu terus melakukan tracing (penelusuran) kontak terhadap siapa saja yang hadir saat acara makan kapurung (makanan khas daerah Tana Luwu berbahan dasar sagu).

Ternyata data terbaru, tim menemukan sebanyak 15 orang warga Kecamatan Bajo, Kabupaten Luwu dinyatakan reaktif Covid-19. Ini sesuai hasil Rapid Test yang dilakukan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru Belopa.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

”Kita telah melakukan rapid tes terhadap 15 orang keluarga ABJ yang positif corona setelah makan kapurung di Parepare. Hasilnya semua positif,” Direktur RSUD Batara Guru Belopa, dr Daud Mustakim, Jumat (8/5/2020).

Kebijakan selanjutnya terhadap 15 warga Bajo ini diserahkan ke Satgas Corona. Mereka saat ini masih diisolasi di rumah. Sebab, tidak ada keluhan dari ke 15 orang tersebut.

Lanjut dr Daud, dari 15 orang tersebut, 4 diantaranya hasil swab-nya tercatat negatif.

Mereka adalah, kedua orang tua positif klaster kapurung, dan dua orang saudara lainnya.

Klaster Kapurung Kian Liar
Walikota Palopo, H.M Judas Amir, MH



BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman
Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial
Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Klaster Kapurung Kian Liar

Berita Sul-Sel | 2020-05-09

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Hasil Rapid Test, Warga Bajo Makin Banyak Reaktif
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

JINFONEWS.COM,- Penyebaran virus Corona kian hari makin liar. Tadinya hanya dibawa satu orang yang baru pulang dari daerah transmisi lokal. Lalu, mengadakan acara dengan mengumpulkan keluarga besar dengan dalih syukuran menyambut bulan suci Ramadan.

Hanya saja, acara syukuran tersebut berubah menjadi kabar sedih, lantaran ternyata diikuti dengan penyebaran virus yang mematikan ratusan hingga ribuan orang saat ini.

Inilah yang terjadi di Kecamatan Bajo, saat ini.

Setelah satu keluarga di Kecamatan Bajo dinyatakan positif terinfeksi Corona. Gugus tugas Covid-19 Kabupaten Luwu terus melakukan tracing (penelusuran) kontak terhadap siapa saja yang hadir saat acara makan kapurung (makanan khas daerah Tana Luwu berbahan dasar sagu).

Ternyata data terbaru, tim menemukan sebanyak 15 orang warga Kecamatan Bajo, Kabupaten Luwu dinyatakan reaktif Covid-19. Ini sesuai hasil Rapid Test yang dilakukan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru Belopa.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

”Kita telah melakukan rapid tes terhadap 15 orang keluarga ABJ yang positif corona setelah makan kapurung di Parepare. Hasilnya semua positif,” Direktur RSUD Batara Guru Belopa, dr Daud Mustakim, Jumat (8/5/2020).

Kebijakan selanjutnya terhadap 15 warga Bajo ini diserahkan ke Satgas Corona. Mereka saat ini masih diisolasi di rumah. Sebab, tidak ada keluhan dari ke 15 orang tersebut.

Lanjut dr Daud, dari 15 orang tersebut, 4 diantaranya hasil swab-nya tercatat negatif.

Mereka adalah, kedua orang tua positif klaster kapurung, dan dua orang saudara lainnya.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Klaster Kapurung Kian Liar
Walikota Palopo, H.M Judas Amir, MH

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020