Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Jika Wabah Tak Kunjung Usai Menkeu Minta Kita Siap Dengan Skenario Terburuk

Ekonomi | 2020-05-07

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Menteri Keuangan Republik Indonesi, Sri Mulyani Indrawati
JINFONEWS.COM,- Pertumbuhan ekonomi bakal semakin sulit, karena tiga bulan ke depan Indonesia, masih akan berjibaku menghadapi wabah virus corona.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2020 hanya 2,97 persen. Capaian ini jauh di bawah target di kisaran 4,5-4,6 persen.

Dalam kondisi tersebut, pemerintah menyiapkan skenario terburuk. Di mana ekonomi RI bisa berada di angka minus 0,4 persen.

Baca juga: Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

“Anjloknya pertumbuhan ekonomi kemungkinan berlanjut di kuartal II dan III, sehingga kemungkinan masuk skenario sangat berat bisa terjadi. Dari 2,3 persen turun lagi menjadi minus 0,4 persen,” ujar Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dalam rapat virtual dengan DPR, Rabu (6/05) malam.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengungkapkan, pelemahan daya beli atau tingkat konsumsi rumah tangga menjadi penyebab utama melambatnya pertumbuhan ekonomi nasional.

Kondisi tersebut, sejalan adanya pelaksanaan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di beberapa daerah. Apalagi menurut wanita yang akrab disapa Ani itu, pemberlakuan PSBB mulai diperluas.

Jika Wabah Tak Kunjung Usai Menkeu Minta Kita Siap Dengan Skenario Terburuk
Bank Indonesia



BERITA TERKAIT

Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng
Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto
Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T
Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang
IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung
VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri
Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya
Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara
Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030
Respon Jubir Erick Thohir Soal Garuda Bakal Diganti Pelita Air

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  4. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  5. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  6. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  7. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  8. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  9. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  10. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Jika Wabah Tak Kunjung Usai Menkeu Minta Kita Siap Dengan Skenario Terburuk

Ekonomi | 2020-05-07

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Menteri Keuangan Republik Indonesi, Sri Mulyani Indrawati
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

JINFONEWS.COM,- Pertumbuhan ekonomi bakal semakin sulit, karena tiga bulan ke depan Indonesia, masih akan berjibaku menghadapi wabah virus corona.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2020 hanya 2,97 persen. Capaian ini jauh di bawah target di kisaran 4,5-4,6 persen.

Dalam kondisi tersebut, pemerintah menyiapkan skenario terburuk. Di mana ekonomi RI bisa berada di angka minus 0,4 persen.

Baca juga: Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

“Anjloknya pertumbuhan ekonomi kemungkinan berlanjut di kuartal II dan III, sehingga kemungkinan masuk skenario sangat berat bisa terjadi. Dari 2,3 persen turun lagi menjadi minus 0,4 persen,” ujar Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dalam rapat virtual dengan DPR, Rabu (6/05) malam.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengungkapkan, pelemahan daya beli atau tingkat konsumsi rumah tangga menjadi penyebab utama melambatnya pertumbuhan ekonomi nasional.

Kondisi tersebut, sejalan adanya pelaksanaan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di beberapa daerah. Apalagi menurut wanita yang akrab disapa Ani itu, pemberlakuan PSBB mulai diperluas.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jika Wabah Tak Kunjung Usai Menkeu Minta Kita Siap Dengan Skenario Terburuk
Bank Indonesia

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020