UKW Penting untuk para Wartawan yang Profesional

Berita Sul-Sel | 2020-02-28

© Disediakan oleh Jalurinfo.com

UKW PENTING!


Proses peningkatan dan pengakuan kualitas wartawan diuji di sini.  Sebanyak 20 peserta mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Parigi Moutong. Mereka "dikanalisasi" melewati pintu ujian untuk mendapat sertifikat kompetensi dari  PWI-Dewan Pers.


UKW ini dilaksanakan 27 hingga 28 Februari 2020 oleh PWI Sulawesi Tengah disponsori Pemkab Parigi Moutong. Tim asesor terdiri Nurcholis (Media Group, Jakarta), Suherlan (Pikiran Rakyat, Bandung), Taufan Pamungkas (RRI Jakarta) dan penulis, FAJAR Group, Makassar).


Kompetensi adalah modal yang melekat pada diri wartawan yang dioperasionalkan saat bertugas. Kompetensi ini akan menjadi ukuran kenyamanan interaksi- relasional bagi nara sumber saat wartawan melalukan wawancara, sekaligus menjadi alat pengukur kinerja oleh perusahaan tempat mereka bekerja setelah berita termuat atau tersiarkan.


Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Wartawan yang kompeten direfleksikan mampu menghsilkan berita yang baik, berkualitas, patuh pada kode etik jurnalistik, nyaman bagi nara sumber dan menyenangkan di kehidupan sosialnya.


Jadi bagaimanakah kompetensi itu? Gambarannya bisa diumpamakan empat sisi yang terdiri pengetahuan, keterampilan, penguasaan terhadap aturan-aturan dan pengalaman kerja.

Bagi wartawan, keempat kemampuan ini merupakan pekerjaan sehari-hari yang telah dikuasai dan digauli secara sosial.


Pada UKW, jawaban kemampuan itu dijabarkan dan dinilai dalam  bentuk unjuk kerja atau key performance indicator (KPI). Cara ini selaras dengan standar penilaian wartawan di bagian SDM pada perusahaan pers. Itu sebabnya UKW menjadi penting sebagai standar kerja yang bisa dinilai.


UKW Penting untuk para Wartawan yang Profesional



BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman
Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial
Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  4. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  5. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  6. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  7. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  8. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  9. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

  10. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

UKW Penting untuk para Wartawan yang Profesional

Berita Sul-Sel | 2020-02-28

© Disediakan oleh Jalurinfo.com
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

UKW PENTING!


Proses peningkatan dan pengakuan kualitas wartawan diuji di sini.  Sebanyak 20 peserta mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Parigi Moutong. Mereka "dikanalisasi" melewati pintu ujian untuk mendapat sertifikat kompetensi dari  PWI-Dewan Pers.


UKW ini dilaksanakan 27 hingga 28 Februari 2020 oleh PWI Sulawesi Tengah disponsori Pemkab Parigi Moutong. Tim asesor terdiri Nurcholis (Media Group, Jakarta), Suherlan (Pikiran Rakyat, Bandung), Taufan Pamungkas (RRI Jakarta) dan penulis, FAJAR Group, Makassar).


Kompetensi adalah modal yang melekat pada diri wartawan yang dioperasionalkan saat bertugas. Kompetensi ini akan menjadi ukuran kenyamanan interaksi- relasional bagi nara sumber saat wartawan melalukan wawancara, sekaligus menjadi alat pengukur kinerja oleh perusahaan tempat mereka bekerja setelah berita termuat atau tersiarkan.



Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Wartawan yang kompeten direfleksikan mampu menghsilkan berita yang baik, berkualitas, patuh pada kode etik jurnalistik, nyaman bagi nara sumber dan menyenangkan di kehidupan sosialnya.


Jadi bagaimanakah kompetensi itu? Gambarannya bisa diumpamakan empat sisi yang terdiri pengetahuan, keterampilan, penguasaan terhadap aturan-aturan dan pengalaman kerja.

Bagi wartawan, keempat kemampuan ini merupakan pekerjaan sehari-hari yang telah dikuasai dan digauli secara sosial.


Pada UKW, jawaban kemampuan itu dijabarkan dan dinilai dalam  bentuk unjuk kerja atau key performance indicator (KPI). Cara ini selaras dengan standar penilaian wartawan di bagian SDM pada perusahaan pers. Itu sebabnya UKW menjadi penting sebagai standar kerja yang bisa dinilai.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


UKW Penting untuk para Wartawan yang Profesional

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020