Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Begini Respon Komisi I Soal Protes China pada Indonesia di Natuna Utara

Internasional | 2021-12-04

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Anggota Komisi I DPR, Dave Laksono
KEPULAUAN RIAU, JALURINFO,- Komisi I DPR RI merespons protes Pemerintah China yang meminta Indonesia menghentikan kegiatan pengeboran minyak dan gas alam di lepas pantai Laut China Selatan.

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Golkar, Dave Akbarshah Fikarno, menyebutkan bahwa drilling yang dilakukan Indonesia berada dalam wilayah kedaulatan NKRI. Karenanya, pemerintah tidak perlu khawatir soal protes tersebut.

“Pemerintah tidak perlu khawatir akan hal tersebut, karena yang di-drill adalah wilayah kedaulatan NKRI. Kita wajib mengelola seluruh alam kita dengan bertanggung jawab demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Kita jangan mundur, tetap lakukan drilling tersebut,” ucapnya, Jumat (3/12).

Baca juga: Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

Dukungan juga disampaikan Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PAN, Ahmad Riski Sadig. Ia menilai Pemerintah China tidak boleh melakukan klaim sepihak atas Laut China Selatan.




BERITA TERKAIT

VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia
VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia
VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina
VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas
VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia
Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya
Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah
Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

Internasional

Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

dibaca 16875 kali
Indonesia Dukung Resolusi PBB Soal Invasi Rusia ke Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina, Ukraina Laporkan 137 Kematian

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  4. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  5. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  6. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  7. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  8. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  9. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

  10. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Begini Respon Komisi I Soal Protes China pada Indonesia di Natuna Utara

Internasional | 2021-12-04

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Anggota Komisi I DPR, Dave Laksono
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

KEPULAUAN RIAU, JALURINFO,- Komisi I DPR RI merespons protes Pemerintah China yang meminta Indonesia menghentikan kegiatan pengeboran minyak dan gas alam di lepas pantai Laut China Selatan.

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Golkar, Dave Akbarshah Fikarno, menyebutkan bahwa drilling yang dilakukan Indonesia berada dalam wilayah kedaulatan NKRI. Karenanya, pemerintah tidak perlu khawatir soal protes tersebut.

“Pemerintah tidak perlu khawatir akan hal tersebut, karena yang di-drill adalah wilayah kedaulatan NKRI. Kita wajib mengelola seluruh alam kita dengan bertanggung jawab demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Kita jangan mundur, tetap lakukan drilling tersebut,” ucapnya, Jumat (3/12).

Baca juga: Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

Dukungan juga disampaikan Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PAN, Ahmad Riski Sadig. Ia menilai Pemerintah China tidak boleh melakukan klaim sepihak atas Laut China Selatan.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020