Banjir Luwu, Tiga Kecamatan Terdampak, Satu Rumah Hanyut, Banyak Warga Mengungsi

Berita Sul-Sel | 2020-07-10

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Banjir datang sekira pukul 16.00 Wita. Sejumlah desa yang ada di Kecamatan Suli Barat juga terendam banjir. Didiuga banjir kali ini terparah selama tahun 2020.
BELOPA, JALURINFO,- Tiga kecamatan di Luwu kembali diterjang banjir. Yakni, Kecamatan Suli, Suli Barat, dan Bajo. Dalam peristiwa itu satu rumah warga hanyut terbawa arus.

Banjir kali ini dianggap paling parah, banyak rumah, dan areal pertanian terendam.

Hujan dengan intensitas yang tinggi terjadi sejak, Rabu malam 8 Juli 2020 hingga Kamis sore kemarin, mengakibatkan Kecamatan Suli terendam banjir bahkan ada yang ketinggianya mencapai 1,5 meter.

Banjir datang sekira pukul 16.00 Wita. Sejumlah desa yang ada di Kecamatan Suli Barat juga terendam banjir. Didiuga banjir kali ini terparah selama tahun 2020. Dimana selama tahun ini wilayah Kabupaten Luwu, sudah terendam banjir selama 6 kali.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Akibat banjir mengakibatkan kemacetan sepanjang 5 km. Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak (SBj) bergerak cepat menuju titik banjir dan mengevakuasi langsung masyarakat yang terjebak banjir di rumahnya.

“Banjir setinggi 1.5 m merendam Rumah Bapak Abdullah (75), dengan perahu karet kami evakuasi korban ke tempat yang lebih tinggi dan aman. Korban pada saat dievakuasi sedang sakit keras,” ucap SBj saat berada di lokasi banjir Suli.

Saat wawancara bersama awak media, SBj menyebut banjir bandang kali ini lebih parah ketimbang banjir 5 Juni 2020 lalu. “Banjir bandang kali ini sangat parah, poros trans Sulawesi di lokasi banjir masih terdapat beberapa titik gorong-gorong yang memungkinkan tersumbat, ini sangat berbahaya, kami menghimbau warga sekitar untuk tetap waspada,” jelasnya.

Selain itu, Sbj meminta agar warga yang ada dibantaran sungai untuk waspada. “Saya himbau warga untuk berhati-hati dengan cuaca saat ini, karena terlihat hampir tiap hari hujan, makanya tingkatkan kewaspadaan,” urainya.




BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman
Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial
Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Banjir Luwu, Tiga Kecamatan Terdampak, Satu Rumah Hanyut, Banyak Warga Mengungsi

Berita Sul-Sel | 2020-07-10

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Banjir datang sekira pukul 16.00 Wita. Sejumlah desa yang ada di Kecamatan Suli Barat juga terendam banjir. Didiuga banjir kali ini terparah selama tahun 2020.
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

BELOPA, JALURINFO,- Tiga kecamatan di Luwu kembali diterjang banjir. Yakni, Kecamatan Suli, Suli Barat, dan Bajo. Dalam peristiwa itu satu rumah warga hanyut terbawa arus.

Banjir kali ini dianggap paling parah, banyak rumah, dan areal pertanian terendam.

Hujan dengan intensitas yang tinggi terjadi sejak, Rabu malam 8 Juli 2020 hingga Kamis sore kemarin, mengakibatkan Kecamatan Suli terendam banjir bahkan ada yang ketinggianya mencapai 1,5 meter.

Banjir datang sekira pukul 16.00 Wita. Sejumlah desa yang ada di Kecamatan Suli Barat juga terendam banjir. Didiuga banjir kali ini terparah selama tahun 2020. Dimana selama tahun ini wilayah Kabupaten Luwu, sudah terendam banjir selama 6 kali.

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Akibat banjir mengakibatkan kemacetan sepanjang 5 km. Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak (SBj) bergerak cepat menuju titik banjir dan mengevakuasi langsung masyarakat yang terjebak banjir di rumahnya.

“Banjir setinggi 1.5 m merendam Rumah Bapak Abdullah (75), dengan perahu karet kami evakuasi korban ke tempat yang lebih tinggi dan aman. Korban pada saat dievakuasi sedang sakit keras,” ucap SBj saat berada di lokasi banjir Suli.

Saat wawancara bersama awak media, SBj menyebut banjir bandang kali ini lebih parah ketimbang banjir 5 Juni 2020 lalu. “Banjir bandang kali ini sangat parah, poros trans Sulawesi di lokasi banjir masih terdapat beberapa titik gorong-gorong yang memungkinkan tersumbat, ini sangat berbahaya, kami menghimbau warga sekitar untuk tetap waspada,” jelasnya.

Selain itu, Sbj meminta agar warga yang ada dibantaran sungai untuk waspada. “Saya himbau warga untuk berhati-hati dengan cuaca saat ini, karena terlihat hampir tiap hari hujan, makanya tingkatkan kewaspadaan,” urainya.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020