Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Arab Saudi Tolak Normalisasi Hubungan dengan Israel

Internasional | 2020-08-21

© Disediakan oleh Jalurinfo.com PM Israel Netanyahu dan Raja Salman. REUTERS
MAKASSAR, JALURINFO,- Pemerintah Arab Saudi menegaskan, bahwa tidak akan menormalisasi hubungan dengan Israel seperti langkah tetangganya Uni Emirat Arab (UEA).

Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Faisal bin Farhan mengatakan, tak ada hubungan diplomatik dengan Israel sampai negara itu menandatangani perjanjian damai dengan Palestina yang diakui oleh dunia internasional.

“Perdamaian harus dicapai dengan Palestina,” kata Faisal, saat berkunjung ke Jerman, dikutip dari AFP, Kamis (20/8/2020).

Faisal menyatakan, bahwa Saudi tetap berkomitmen untuk berdamai dengan Israel berdasarkan Prakarsa Perdamaian Arab 2002. Menurutnya, perjanjian damai yang diakui internasional merupakan syarat utama untuk menormalisasi hubungan dengan Israel.

Baca juga: Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

“Setelah itu tercapai, semua hal menjadi mungkin,” ujarnya.

Sebelumnya pada Kamis pekan lalu, UEA dan Israel sepakat menormalisasi hubungan setelah ditengahi oleh Amerika Serikat (AS). UEA menjadi negara Arab ketiga yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel setelah Mesir dan Yordania.

Sebagai imbalannya, Israel berjanji menangguhkan pencaplokan Tepi Barat, Palestina, namun Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut rencana itu masih ada meskipun dilakukan dalam jangka panjang.

Presiden AS Donald Trump dalam cuitannya memuji kesepakatan kedua pihak dan menyebutnya sebagai perjanjian perdamaian bersejarah antara dua sahabat besar.

Mendamaikan Israel dengan negara-negara Arab merupakan bagian dari strategi Trump di Timur Tengah untuk mencegah dominasi Iran di kawasan.




BERITA TERKAIT

VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia
VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia
VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina
VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas
VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia
Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya
Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah
Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

Internasional

Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

dibaca 16875 kali
Indonesia Dukung Resolusi PBB Soal Invasi Rusia ke Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina, Ukraina Laporkan 137 Kematian

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  4. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  5. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  6. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  7. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  8. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  9. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

  10. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Arab Saudi Tolak Normalisasi Hubungan dengan Israel

Internasional | 2020-08-21

© Disediakan oleh Jalurinfo.com PM Israel Netanyahu dan Raja Salman. REUTERS
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO,- Pemerintah Arab Saudi menegaskan, bahwa tidak akan menormalisasi hubungan dengan Israel seperti langkah tetangganya Uni Emirat Arab (UEA).

Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Faisal bin Farhan mengatakan, tak ada hubungan diplomatik dengan Israel sampai negara itu menandatangani perjanjian damai dengan Palestina yang diakui oleh dunia internasional.

“Perdamaian harus dicapai dengan Palestina,” kata Faisal, saat berkunjung ke Jerman, dikutip dari AFP, Kamis (20/8/2020).

Faisal menyatakan, bahwa Saudi tetap berkomitmen untuk berdamai dengan Israel berdasarkan Prakarsa Perdamaian Arab 2002. Menurutnya, perjanjian damai yang diakui internasional merupakan syarat utama untuk menormalisasi hubungan dengan Israel.

Baca juga: Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

“Setelah itu tercapai, semua hal menjadi mungkin,” ujarnya.

Sebelumnya pada Kamis pekan lalu, UEA dan Israel sepakat menormalisasi hubungan setelah ditengahi oleh Amerika Serikat (AS). UEA menjadi negara Arab ketiga yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel setelah Mesir dan Yordania.

Sebagai imbalannya, Israel berjanji menangguhkan pencaplokan Tepi Barat, Palestina, namun Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut rencana itu masih ada meskipun dilakukan dalam jangka panjang.

Presiden AS Donald Trump dalam cuitannya memuji kesepakatan kedua pihak dan menyebutnya sebagai perjanjian perdamaian bersejarah antara dua sahabat besar.

Mendamaikan Israel dengan negara-negara Arab merupakan bagian dari strategi Trump di Timur Tengah untuk mencegah dominasi Iran di kawasan.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020