Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Amerika Minta India Batalkan Pembelian S-400 Rusia, Jika Tidak...

Internasional | 2021-12-10

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi S-400 Rusia (Foto : Wikipedia)
JALURINFO,- Amerika Serikat (AS) pada Rabu (8/12), mendesak India agar tidak melanjutkan pembelian sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia. Sejauh ini, India masih melanjutkan pembelian sistem rudal darat-ke-udara jarak jauh tersebut.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan, Pemerintah AS belum membuat keputusan untuk memberikan sanksi terhadap India di bawah Undang-Undang Melawan Musuh Amerika Melalui Sanksi, atau CAATSA, sehubungan dengan transaksi tersebut. Undang-undang ini menjatuhkan sanksi ekonomi kepada entitas yang membeli senjata dari industri pertahanan Rusia.

Baca juga: Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

"Kami terus mendesak semua negara, termasuk India, untuk menghindari transaksi untuk sistem senjata Rusia," kata juru bicara itu, dilansir Anadolu Agency, Kamis (9/12).

New Delhi dan Moskow menandatangani kesepakatan senilai 5,5 miliar dolar AS untuk sistem pertahanan rudal S-400 pada 2018. Langkah ini membuka kemungkinan sanksi AS bagi India.




BERITA TERKAIT

Indonesia Dukung Resolusi PBB Soal Invasi Rusia ke Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina, Ukraina Laporkan 137 Kematian
Serba Canggih, Ini Aneka Kendaraan Militer Rusia yang Dipakai untuk Perang.
Pasukan Rusia Rebut Pembangkit Nuklir Chernobyl

Internasional

Pasukan Rusia Rebut Pembangkit Nuklir Chernobyl

dibaca 8342 kali
Putin tandatangani dekret yang akui dua
Joe Biden dan Vladimir Putin Diminta Bertemu Lagi

Internasional

Joe Biden dan Vladimir Putin Diminta Bertemu Lagi

dibaca 8092 kali
AS Klaim Rusia akan Serang Ukraina Besok, Presiden Ukraina Seru Warga Kibarkan Bendera dan Putar Lagu Kebangsaan
Eskalasi Ketegangan Makin Meningkat, Ukraina Minta Bertemu Rusia dalam Tenggat 48 Jam
Terkait Ketegangan Rusia dan Ukraina, Putin Sebut Proposal Macron `Realistis`
Rusia Siagakan Rudal S-400 di Belarus, Ukraina Tak Gentar

TERPOPULER

  1. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

  2. Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

  3. Menlu Ukraina Sebut Agresi Militer Rusia Hingga Negaranya Menyerah

  4. Presiden PSG Ngamuk Ancam Bunuh Staf Madrid

  5. Video Pengambilan Sumpah Jabatan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulsel

  6. Kapal Kargo Tenggelam, Angkut Ribuan Mobil Mewah

  7. Indonesia Dukung Resolusi PBB Soal Invasi Rusia ke Ukraina

  8. Penundaan Pemilu 2024 Disebut Berpotensi Lahirkan Pemimpin Otoriter

  9. DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

  10. Update Perang Rusia-Ukraina, Ukraina Laporkan 137 Kematian

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Amerika Minta India Batalkan Pembelian S-400 Rusia, Jika Tidak...

Internasional | 2021-12-10

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi S-400 Rusia (Foto : Wikipedia)
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

JALURINFO,- Amerika Serikat (AS) pada Rabu (8/12), mendesak India agar tidak melanjutkan pembelian sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia. Sejauh ini, India masih melanjutkan pembelian sistem rudal darat-ke-udara jarak jauh tersebut.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan, Pemerintah AS belum membuat keputusan untuk memberikan sanksi terhadap India di bawah Undang-Undang Melawan Musuh Amerika Melalui Sanksi, atau CAATSA, sehubungan dengan transaksi tersebut. Undang-undang ini menjatuhkan sanksi ekonomi kepada entitas yang membeli senjata dari industri pertahanan Rusia.

Baca juga: Rusia diembargo Beberapa Negara, Apa itu Embargo? Begini Penjelasannya

"Kami terus mendesak semua negara, termasuk India, untuk menghindari transaksi untuk sistem senjata Rusia," kata juru bicara itu, dilansir Anadolu Agency, Kamis (9/12).

New Delhi dan Moskow menandatangani kesepakatan senilai 5,5 miliar dolar AS untuk sistem pertahanan rudal S-400 pada 2018. Langkah ini membuka kemungkinan sanksi AS bagi India.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020