Jalurinfo.com, media siber nasional terverifikasi Dewan Pers dengan No. Reg: 827/DP-Verifikasi/K/XI/2021

Akibat Bom Ikan, Dua Nelayan Ini Meregang Nyawa di Tengah Laut

Berita Sul-Sel | 2020-08-24

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi
PANGKEP, JALURINFO,- Nahas menimpa dua bersaudara Ilham (27) dan Mahmud (15). Dua nelayan ini ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di tempat kejadian, dengan kondisi menderita luka parah akibat ledakan bom ikan di sekitar wilayah perairan Kabupaten Barru.

Nelayan asal pulau Karanrang, Desa Mattiro Bulu, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Pangkep ini meregang nyawa ditengah laut sekitar pukul 10.30 Wita, Sabtu (22/8).

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Kabar duka ini pertama kali diterima ayah korban bernama Side. Ia menerima telepon dari seseorang yang mengaku warga Barru. Penelepon ini menyatakan ada orang yang meninggal dunia di atas perahu jolloro akibat bahan peledak (handak).

Informasi ini membuat Side dan keluarganya di Pulau Karanrang syok. Ia tidak menduga kalau kedua putranya menemui ajal dengan cara mengenaskan akibat bom ikan. Sejak Jumat, keduanya disebutkan meninggalkan pulau Karanrang untuk pergi mencari ikan di perairan Barru.

“Kedua anak saya ini tulang punggung dalam keluarga. Mereka pengganti saya mencari nafkah. Biasanya mencari ikan sampai di laut jauh dan sampai ke perairan Barru. Keduanya menggunakan jolloro dan beberapa alat tangkap seperti yang sering digunakan nelayan lain,” tutur Side dengan nada sedih.




BERITA TERKAIT

DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman
Kemenkumham Sulsel: 50 WBP Narkotika Lapas Palopo Ikuti Rehabilitasi Sosial
Ditreskrimsus Polda Sulsel Sebut Tersangka Kasus RS Fatimah Makassar Ada 10 Orang
Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Drastis, Ancaman PPKM Level III di Depan Mata
Sketsa-sketsa<br><br>TITIK TERANG DI STADION BAROMBONG<br>Catatan : Syamsu Nur
Tak Vaksin Booster, Polisi Terancam Kena Saksi Internal
Pejabat di Pusaran Kasus BPNT, Ditreskrimsus Polda Sulsel: Kalau Salah, Sikat!
Update Covid-19 di Makassar: Tembus 298 Kasus, Manggala Tertinggi
Plt Gubernur Kembali Lepas 1.000 Nakes Mobile Vaksinator Secara Bertahap
Jelang Muktamar, LIDMI Audiensi dengan KPU Kota Makassar, Ketua KPU : Siap Kolaborasi

TERPOPULER

  1. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  2. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  3. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  4. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  5. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  6. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  7. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  8. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  9. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

  10. VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

Akibat Bom Ikan, Dua Nelayan Ini Meregang Nyawa di Tengah Laut

Berita Sul-Sel | 2020-08-24

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

PANGKEP, JALURINFO,- Nahas menimpa dua bersaudara Ilham (27) dan Mahmud (15). Dua nelayan ini ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di tempat kejadian, dengan kondisi menderita luka parah akibat ledakan bom ikan di sekitar wilayah perairan Kabupaten Barru.

Nelayan asal pulau Karanrang, Desa Mattiro Bulu, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Pangkep ini meregang nyawa ditengah laut sekitar pukul 10.30 Wita, Sabtu (22/8).

Baca juga: DPRD Sulsel Desak Istana Segera Lantik Andi Sudirman Sulaiman

Kabar duka ini pertama kali diterima ayah korban bernama Side. Ia menerima telepon dari seseorang yang mengaku warga Barru. Penelepon ini menyatakan ada orang yang meninggal dunia di atas perahu jolloro akibat bahan peledak (handak).

Informasi ini membuat Side dan keluarganya di Pulau Karanrang syok. Ia tidak menduga kalau kedua putranya menemui ajal dengan cara mengenaskan akibat bom ikan. Sejak Jumat, keduanya disebutkan meninggalkan pulau Karanrang untuk pergi mencari ikan di perairan Barru.

“Kedua anak saya ini tulang punggung dalam keluarga. Mereka pengganti saya mencari nafkah. Biasanya mencari ikan sampai di laut jauh dan sampai ke perairan Barru. Keduanya menggunakan jolloro dan beberapa alat tangkap seperti yang sering digunakan nelayan lain,” tutur Side dengan nada sedih.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020