Ahli Epidemiologi Hongkong : Antibodi Vaksin BionTech Lebih Kuat dari Sinovac

Internasional | 2021-06-20

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Vaksin Pfizer
HONGKONG, JALURINFO,- Penerima vaksin Covid-19 BionNTech ditemukan memiliki tingkat antibodi "substansial yang lebih kuat" daripada mereka yang menerima vaksin Sinovac, seperti dilaporkan South China Morning Post pada Sabtu (19/6), mengutip studi Hong Kong.

Sejumlah penerima vaksin Sinovac mungkin memerlukan dosis penguat ketiga, kata media itu, yang mengutip kepala peneliti, Professor Benjamin Cowling, ahli epidemiologi dari Universitas Hong Kong (HKU).

Studi yang ditugaskan pemerintah itu dilakukan sekolah kesehatan masyarakat HKU dan melibatkan pelacakan respons antibodi dari 1.000 orang penerima salah satu vaksin tersebut, lapor SouthChina MorningPost.

Baca juga: Jepang Hadapi Ancaman Lonjakan Covid-19 Dalam Waktu Dekat

Awal pekan ini, pejabat di Indonesia memperingatkan bahwa lebih dari 350 tenaga kesehatan terinfeksi Covid-19 meski telah menerima vaksin Sinovac dan puluhan lainnya dirawat di rumah sakit.




BERITA TERKAIT

Muncul Kasus Baru Covid-19 di Wuhan, China Akan Lakukan Pengujian Besar-besaran
14 Negara Afrika Ini Tolak Israel Masuk Keanggotaan Uni Afrika
AS Kembali Jatuhkan Sanksi untuk Kuba

Internasional

AS Kembali Jatuhkan Sanksi untuk Kuba

dibaca 4622 kali
Amerika Bayar Warganya Agar Mau Divaksin Covid-19

Internasional

Amerika Bayar Warganya Agar Mau Divaksin Covid-19

dibaca 4974 kali
Filipina Perpanjang Larangan Masuk dari Indonesia

Internasional

Filipina Perpanjang Larangan Masuk dari Indonesia

dibaca 4848 kali
Media AS Sebut Penanganan Covid Indonesia Sangat Buruk
Aksi Protes Tolak Wajib Vaksin Covid di Yunani Berujung Ricuh
Ada Apa? Kemenlu Tarik Semua Diplomat Indonesia dari Korea Utara.
Arab Saudi Minta Warga Negaranya di RI Pulang Akibat Lonjakan COVID-19
Xiaomi Menggila, Salip Posisi Apple Sebagai Vendor Kedua Terbesar di China

TERPOPULER

  1. Kisaran Harga Medali di Olimpiade Tokyo 2020 Bila Dijual

  2. Bermain 17 Menit Pemain Barcelona Ini Dipecat Lewat Surel

  3. Bos Arema FC Bakal Kucurkan Rp 1, 5 M Buat Atlet Peraih Medali Olimpiade Tokyo

  4. Soal Perubahan Warna Pesawat Kepresidenan, Begini Penjelasan Istana

  5. Dua Ruang Ini di Kampung Atlet Jadi Favorit Para Peserta Olimpiade Tokyo

  6. Ratusan Pasien Covid-19 di Makassar Jalani Isolasi di Atas Kapal Pelni

  7. Kronologi Sumbangan Rp 2 T Akidi Tio yang Bikin Geger dan Gaduh se-Indonesia

  8. Anak Akidi Tio Jadi Tersangka Bantuan Bohong Rp2 Triliun

  9. Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 Sampai 9 Agustus

  10. Kasus Korupsi RS Batua, Polda Sulsel Tetapkan 13 Tersangka

RELIGI

Mulai 10 Agustus 2021, Arab Saudi Izinkan Jemaah dari Luar Negaranya untuk Umrah

Nasihat Rasulullah kepada Ali soal Pentingnya Jaga Lisan

Saudi Beber Syarat-syarat Umrah untuk Jemaah Indonesia

Mulai 10 Agustus 2021, Arab Saudi Buka Umrah, Simak Syarat Wajib Bagi Jamaahnya

Arab Saudi Sampaikan Kabar Gembira soal Jemaah Haji, Sangat Melegakan

EKONOMI

  1. Imbas Pandemi Covid-19, Lion Air Group Rumahkan 8.000 Karyawan

  2. Triwulan Kedua Tahun 2021 Vale Indonesia (INCO) mencetak penjualan AS$185,7 juta

  3. Belanja Online Makin Meningkat, Ini Prediksi Bank Dunia Soal Nasib Toko Offline di RI

  4. Emas Antam Makin Anjlok, Berikut Harganya

  5. Menko Perekonomian: Usaha Mikro Kecil, Warung, Warteg dan PKL Bisa Daftar Bansos

  6. 8,8 Juta Pekerja Bakal Dapat Subsidi Gaji, Ini Rinciannya

  7. Anggaran Penanganan Covid dan PEN Meningkat Jadi Rp744,75 Triliun

  8. Garuda Terancam Berhenti Beroperasi, Serikat Karyawan Bersurat ke Jokowi

  9. Jokowi: Ekonomi Digital RI akan Jadi yang Terbesar di Asia Tenggara

  10. Jumlah Orang Kaya Indonesia Bertambah Banyak Selama Pandemi Corona

  11. Sampai dengan Juni 2021, Jasa Raharja Sulsel Telah Serahkan Santunan Kecelakaan sebesar Rp. 43 Milyar lebih

  12. Layanan Tarik Tunai ATM Mandiri Naik Hingga Rp20 Juta

Ahli Epidemiologi Hongkong : Antibodi Vaksin BionTech Lebih Kuat dari Sinovac

Internasional | 2021-06-20

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Vaksin Pfizer
Choose Language!
HONGKONG, JALURINFO,- Penerima vaksin Covid-19 BionNTech ditemukan memiliki tingkat antibodi "substansial yang lebih kuat" daripada mereka yang menerima vaksin Sinovac, seperti dilaporkan South China Morning Post pada Sabtu (19/6), mengutip studi Hong Kong.

Sejumlah penerima vaksin Sinovac mungkin memerlukan dosis penguat ketiga, kata media itu, yang mengutip kepala peneliti, Professor Benjamin Cowling, ahli epidemiologi dari Universitas Hong Kong (HKU).

Studi yang ditugaskan pemerintah itu dilakukan sekolah kesehatan masyarakat HKU dan melibatkan pelacakan respons antibodi dari 1.000 orang penerima salah satu vaksin tersebut, lapor SouthChina MorningPost.

Baca juga: Jepang Hadapi Ancaman Lonjakan Covid-19 Dalam Waktu Dekat


Awal pekan ini, pejabat di Indonesia memperingatkan bahwa lebih dari 350 tenaga kesehatan terinfeksi Covid-19 meski telah menerima vaksin Sinovac dan puluhan lainnya dirawat di rumah sakit.

Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

Terkait Covid-19

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020