3 Partai Pengusung Berebut Kursi Kosong Wagub Sulsel

Politik & Pilkada | 2021-03-27

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi
MAKASSAR, JALURINFO,- Posisi Wakil Gubernur Sulsel bakal menjadi rebutan tiga partai pengusung Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) pada Pilkada 2018 lalu.

Saat itu, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman diusung 3 partai, yakni PDIP, PKS dan PAN. Kini, Andi Sudirman Sulaiman menggantikan Nurdin Abdullah yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap perizinan proyek infrastruktur di Sulsel.

Meski NA belum mendapatkan kepastian hukum tetap (inkrah), namun figur yang layak menjadi wakil gubernur mendampingi Andi Sudirman Sulaiman (ASS) disisa masa jabatan mulai mewacana.

Berdasarkan isu yang berkembang, PDIP telah mempersiapkan tiga kadernya untuk mendampingi ASS, yakni Ketua Fraksi PDIP DPRD Sulsel, Andi Ansyari Mangkona, Rudi Pieter Goni (anggota DPRD Sulsel Fraksi PDIP) dan Ikbal Arifin (Aktivis 98 dan Ketua OKK DPD PDIP Sulsel).

Sementara itu, PAN Sulsel sudah mempersiapkan dua nama, yakni Ketua DPW PAN Sulsel yang juga menjabat Anggota DPR RI, Ashabul Kahfi dan Anggota DPRD Sulsel Fraksi PAN Muhammad Irfan AB juga digadang-gadang mengisi posisi Wakil Gubernur penggantian antar waktu hingga masa bakti 2023.

Sedangkan PKS, dikabarkan akan mengusulkan nama Ketua DPW PKS Sulsel, Amri Arsyid dan mantan Ketua DPW PKS Surya Darma.

Baca juga: Surya Paloh Ungkap NasDem Siapkan 3 Kandidat Capres 2024

Ketua DPD PAN Sulsel, Ashabul Kahfi mengaku belum membahas siapa yang akan menjadi Wakil Gubernur Sulsel.

“Kita belum bicara wakil. Yang pasti, kami di PAN tetap berkomitmen mendorong pemerintahan yang bersih dan peningkatan kualitas hidup rakyat,” ucap Ashabul Kahfi.

Saya sudah meminta agar fraksi PAN di DPRD Sulsel mengawal stabilitas pemerintahan, supaya pelayanan publik tetap berjalan sebagaimana mestinya,” lanjutnya.

Sebagai partai pengusung, ia berharap NA bisa membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah. “Namun, jika terbukti bisa jadi pelajaran bagi semua,” terangnya.

Ketua DPW PKS, Amri Arsyid, mengaku semua partai pengusung akan duduk bersama membicarakan hal tersebut. “Sebagai partai pengusung akan duduk bersama,” singkatnya.

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Dr. Hasrullah, mengatakan, partai sudah menyiapkan kader handal yang layak mengisi posisi Wagub.




BERITA TERKAIT

Bertemu Pendukungnya di Makassar, Anies: Jangan
Jelang Uji Kelayakan dan Kepatutan, Dua Kandidat Ketua Demokrat Sulsel Perang Opini
Jelang Musda Demokrat, Dua Kandidat Saling Klaim Kantongi Dukungan
NH Deklarasikan Diri Maju Pilgub Sulsel, Begini Kata Pengamat
Tak Terima Diberhentikan dari Partai, Kader Gerindra Gugat Prabowo Rp 501 M
Tak Ingin Kehilangan Waktu, IAS Gemakan “AHY Presiden, IAS Gubernur”
Di Ultahnya, Gubernur Ganjar Pakai Songkok Bone dan Lipa Sabbe -Ganjar:  Saya dengan Pak Amran Sudah Berteman Sejak Lama
Elektabilitas Airlangga masih Rendah, Golkar Tetap Optimistis Usung Jadi Capres
HUT ke-57 Partai Golkar, Airlangga Minta Kader Makin Kompak dan Solid
NH Siapkan Kejutan Jelang Pilgub Sulsel 2024 Mendatang

Politik & Pilkada

NH Siapkan Kejutan Jelang Pilgub Sulsel 2024 Mendatang

dibaca 62252 kali

TERPOPULER

  1. Rudal Termonuklir Rusia Mengamuk, 50 Jendral Ukraina Jadi Korban

  2. VIDEO Canggih, Misil Anti Pesawat Rusia Berbelok-belok Mengikuti Target dan Dorrr!

  3. VIDEO Bak Kembang Api, Begini Sistem Kerja Roket Ganda Uragan Rusia

  4. VIDEO Negara-negara Arab Deklarasikan Dukungan untuk Rusia

  5. VIDEO Beginilah Nasib Tentara Ukraina yang Ditangkap Rusia

  6. VIDEO Tank Rusia Sembunyi Dibalik Semak, Lalu Hancurkan Tank dan Benteng Ukraina

  7. VIDEO Ukraina Semakin Terancam, Tentara Bayaran Georgia Tiba di Donbas

  8. VIDEO Kondisi Rumah sakit Manakarra Mamuju saat Gempa siang hari ini

  9. VIDEO Detik-detik Peluncuran rudal TOS-1 di posisi dekat Avdiivka oleh Tentara Rusia

  10. Kondisi Polda Sulbar setelah Dilanda Gempa Bermagnitudo: 5.8

RELIGI

VIDEO Pemkab Solo Luncurkan Program Solo Mengaji

Menag Terbitkan Aturan Pengeras Suara, Ini Respons MUI

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh Ajak Masyarakat Ramaikan Pengajian

Menag Pastikan Tidak Ada Pemberhentian Umrah

Cendekiawan Muslim Sebut Pentingnya Bimbingan Keagamaan Bagi Generasi Muda Hadapi Bahaya Media Sosial

EKONOMI

  1. Tahu-Tempe Langka, Ini Penjelasan Menteri pertanian

  2. Cek Harga Emas dan UBS Hari Ini di Pegadaian, Senin, 14 Februari 2022

  3. Bappenas Heran Tukang Las Rel Kereta Cepat Didatangkan dari China

  4. Penghasil Sawit Terbesar tapi Minyak Goreng Langkah, KPPU Bakal Interogasi Pengusaha Minyak Goreng

  5. Minyak Goreng Langkah, Rizal Ramli Semprot Airlangga Hartarto

  6. Anggota DPR Kaget Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Jadi Rp 113,9 T

  7. Target KUR BRI Enrekang 429 Milyar Dominan Buat Petani Bawang

  8. IMB Tak Lagi Berlaku, Begini Syarat Mengurus Persetujuan Izin Bangunan Gedung

  9. VIDEO: Didukung 537 Personil, Ini Partisipasi Yodya Karya Wilayah Makassar dalam Membangun Negeri

  10. Produk China Tak Tergantikan, Amerika Pun Tak Berdaya Membendungnya

  11. Ini Daftar Komoditas Ekspor Unggulan Indonesia Sawit hingga Batu Bara

  12. Diprediksi Naik 8 Kali Lipat, Begini Nilai Ekonomi Digital Indonesia di Tahun 2030

3 Partai Pengusung Berebut Kursi Kosong Wagub Sulsel

Politik & Pilkada | 2021-03-27

© Disediakan oleh Jalurinfo.com Ilustrasi
Choose Language!

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini

MAKASSAR, JALURINFO,- Posisi Wakil Gubernur Sulsel bakal menjadi rebutan tiga partai pengusung Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) pada Pilkada 2018 lalu.

Saat itu, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman diusung 3 partai, yakni PDIP, PKS dan PAN. Kini, Andi Sudirman Sulaiman menggantikan Nurdin Abdullah yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap perizinan proyek infrastruktur di Sulsel.

Meski NA belum mendapatkan kepastian hukum tetap (inkrah), namun figur yang layak menjadi wakil gubernur mendampingi Andi Sudirman Sulaiman (ASS) disisa masa jabatan mulai mewacana.

Berdasarkan isu yang berkembang, PDIP telah mempersiapkan tiga kadernya untuk mendampingi ASS, yakni Ketua Fraksi PDIP DPRD Sulsel, Andi Ansyari Mangkona, Rudi Pieter Goni (anggota DPRD Sulsel Fraksi PDIP) dan Ikbal Arifin (Aktivis 98 dan Ketua OKK DPD PDIP Sulsel).

Sementara itu, PAN Sulsel sudah mempersiapkan dua nama, yakni Ketua DPW PAN Sulsel yang juga menjabat Anggota DPR RI, Ashabul Kahfi dan Anggota DPRD Sulsel Fraksi PAN Muhammad Irfan AB juga digadang-gadang mengisi posisi Wakil Gubernur penggantian antar waktu hingga masa bakti 2023.

Sedangkan PKS, dikabarkan akan mengusulkan nama Ketua DPW PKS Sulsel, Amri Arsyid dan mantan Ketua DPW PKS Surya Darma.

Baca juga: Surya Paloh Ungkap NasDem Siapkan 3 Kandidat Capres 2024

Ketua DPD PAN Sulsel, Ashabul Kahfi mengaku belum membahas siapa yang akan menjadi Wakil Gubernur Sulsel.

“Kita belum bicara wakil. Yang pasti, kami di PAN tetap berkomitmen mendorong pemerintahan yang bersih dan peningkatan kualitas hidup rakyat,” ucap Ashabul Kahfi.

Saya sudah meminta agar fraksi PAN di DPRD Sulsel mengawal stabilitas pemerintahan, supaya pelayanan publik tetap berjalan sebagaimana mestinya,” lanjutnya.

Sebagai partai pengusung, ia berharap NA bisa membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah. “Namun, jika terbukti bisa jadi pelajaran bagi semua,” terangnya.

Ketua DPW PKS, Amri Arsyid, mengaku semua partai pengusung akan duduk bersama membicarakan hal tersebut. “Sebagai partai pengusung akan duduk bersama,” singkatnya.

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Dr. Hasrullah, mengatakan, partai sudah menyiapkan kader handal yang layak mengisi posisi Wagub.

Kirim berita, video & pengaduan terkait layanan publik di sini


Jangan Lewatkan:

TERPOPULER HARI INI

KOLEKSI VIDEO POPULER

PT. JALUR INFO NUSANTARA

Jalur Informasi Independen & Terpercaya

Copyright 2020